Hari ini, episode terakhir serial Falcon and Winter Soldier akan dirilis. Serial Falcon and Winter Soldier sendiri hanya memiliki 6 episode, sehingga menjadikannya sebagai serial paling pendek di MCU. Walau menyisakan satu episode tersisa, ada banyak misteri besar yang belum terjawab. Salah satunya adalah tentang siapa sosok sebenarnya dari Power Broker. Tapi Geeks, banyak spekulasi yang menyebutkan bahwa Sharon Carter sebenarnya adalah Power Broker. Spekulasi tersebut juga disertai dengan banyak bukti yang semakin memperkuat spekulasi tersebut. Apa saja? Simak di bawah ini Geeks.

Judul Episode Power Broker

Episode ketiga serial Falcon and Winter Soldier berjudul Power Broker. Judul tersebut tentu saja mengungkap plot di episode ketiganya, di mana sosok Power Broker akan muncul. Menariknya, kita diperlihatkan dengan kemunculan Sharon Carter yang secara kebetulan menyelamatkan nyawa Sam dan Bucky. Maka kemudian sangat masuk akal jika sosok Power Broker sebenarnya adalah Sharon Carter. Sebelum episode ketiga, nama Power Broker sendiri sudah disebutkan oleh Flag Smasher di episode kedua saat Karli dan pengikutnya melarikan diri dari anak buah Power Broker yang dikirim dari Madripoor. Hal tersebut memperkuat spekulasi bahwa Sharon Carter adalah Power Broker.

Mengalahkan Selby

Berbicara tentang kemunculan kembali Sharon Carter di MCU, Carter pernah melakukan penyelamatan terhadap Sam dan Bucky. Saat mencari informasi tentang serum Super Soldier, Zemo membawa Sam dan Bucky ke seseorang bernama Selby. Selby sendiri merupakan seorang kriminal di Madripoor dan merupakan rekan Power Broker. Namun setelah penyamaran Sam dan Bucky terbongkar, Selby lantas memerintahkan anak buahnya untuk membunuh mereka. Namun kemudian Selby ditembak oleh seseorang yang kemungkinan besar adalah Sharon Carter.

Carter memang mengatakan bahwa ia menyelamatkan Sam dan Bucky, tetapi bagaimana Carter dapat mengetahui Sam dan Bucky pergi untuk menemui Selby? Kemungkinan besar karena Carter merupakan Power Broker, ia selalu mengawasi pergerakan Avengers di Madripoor. Ketika Selby memerintahkan anak buahnya untuk membunuh Sam dan Bucky, Carter sadar bahwa Sam dan Bucky akan menang dan Selby akan diinterograsi tentang siapa sosok Power Broker. Nah sebelum Selby membocorkan identitas Power Broker, Carter memilih untuk membunuh Selby.

Sam dan Bucky Ketahui Perubahan Sharon Carter

Setelah keluar dari CIA, Sharon kembali ke MCU dengan sifatnya yang jauh lebih gelap. Sekarang, Sharon Carter jelas telah kehilangan kepercayaannya dengan segala hal yang diperjuangkan Steve Rogers. Jika statusnya sebagai orang paling dicari di Amerika benar, maka tidak mengherankan jika Sharon Carter menjadi berubah, apalagi setelah ia sempat menjalin hubungan dengan Steve Rogers namun kemudian Steve Rogers malah menjalin hubungan kembali dengan bibi buyutnya, Peggy Carter. Perubahan sikap Sharon Carter mungkin tidak terlalu mengejutkan, dan perubahan tersebut dapat membawanya ke sisi jahat. Sam dan Bucky sendiri sama-sama memperhatikan perbedaan Sharon Carter, dengan mengatakan bahwa mantan Steve yang terakhir “agak buruk”.

Power Broker memiliki koneksi dengan CIA

Petunjuk penting lainnya datang ketika Sam, Bucky, Zemo, dan Sharon akhirnya menyusul Dr. Nagel di dalam laboratoriumnya. Anehnya, Sharon adalah satu-satunya orang yang memutuskan untuk berada di luar dan berjaga. Dengan para pembunuh yang berada di luar sana, penjagaan yang dilakukan Sharon Carter terbukti tepat. Tapi mungkin saja Sharon Carter tidak masuk bertemu Dr. Nagel karena Carter takut jika Dr. Nagel akan mengenalinya sebagai Power Broker, dan Nagel membocorkan rahasia besarnya kepada Sam dan Bucky.

Nagel pun mengklaim bahwa ia telah dipekerjakan oleh CIA untuk membuat ulang formula serum Super Soldier klasik. Setelah Blip, hanya Power Broker yang bersedia mendanai penelitian Nagel. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana seorang penjahat kelas kakap di Madripoor tahu tentang aktivitas rahasia Nagel, kecuali ia memiliki koneksi dengan CIA? Sharon Carter mungkin sudah tahu tentang Nagel selama bertahun-tahun, dan mencari Nagel untul memanfaatkannya.

Sang “Masalah”

Petunjuk terbesar lainnya adalah datang setelah Sharon Carter membantu Sam, Bucky, dan Zemo di sebuah terminal peti kemas. Setelah kejadian itu, Sharon ditunggu oleh seseorang dan masuk ke sebuah mobil. Menariknya, Sharon mengatakan bahwa “Kita memiliki masalah besar … Sebenarnya ada beberapa masalah besar.” Jelas apa yang dikatakan oleh Sharon Carter mengacu pada Sam dan Bucky. Sharon tidak sepenuhnya jujur kepada teman lamanya tersebut. Sam dan Bucky mungkin telah membuat Sharon Carter mengalami masalah di Madripoor. Tetapi yang menjadi pertanyaan adalah mengapa Sam dan Bucky menjadi masalah? Apakah Sam dan Wilson menganggu bisnisnya? Jika benar, maka dapat dipastikan Sharon Carter adalah Power Broker.

Memiliki Kontrol Satelite

Dalam episode keempat, Sharon menawarkan Sam untuk memata-matai Flag Smasher, dan memberi tahu Falcon bahwa dia masih memiliki beberapa akses ke satelit CIA. Jika Sharon Carter dianggap sebagai musuh negara, maka tidak mungkin Carter memiliki hak akses untuk menggunakan sistem CIA tersebut. Carter mungkin berbohong saat ia mengungkapkan kepada Sam dan Bucky bahwa ia merupakan wanita yang dicari di AS, atau satelit yang Carter gunakan untuk melacak lokasi Karli tidak ada hubunganya dengan CIA, tetapi itu merupakan alatnya sendiri yang digunakan saat menjadi Power Broker.

Avatar
Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.