John Walker selalu menganggap dirinya sendiri sebagai sosok pahlawan sejati. Walker adalah orang pertama yang dianugerahi tiga Mendali Kehormatan, sehingga Walker yakin bahwa dia bisa melakukan pekerjaan Captain America. Sayangnya, dia terbukti kurang bisa mengendalikan diri dan jauh dari sifat-sifat Steve Rogers. Sebagai Captain America, Walker bahkan membunuh seorang pria dengan darah dingin, dan dalam serial Falcon & Winter Soldier episode kelima, dia harus menghadapi konsekuensi yang dilakukan.

Walker menyebabkan insiden besar yang menodai perisai Captain America. Perisai tersebut ia gunakan sebagai senjata pembunuh. Pada akhirnya, Sam dan Bucky memaksa Walker untuk melepaskan perisai tersebut dan secara simbolis mengambil gelar Captain America dari Walker. Tidak lama kemudian, insiden yang dilakukan Walker didengar oleh pemerintah Amerika Serikat sehingga pada akhirnya Walker harus menjalani sidang. Beruntung pemerintah Amerika Serikat hanya menasehatinya, dan Walker tidak diadili atas tindakannya.

Setelah mendapatkan penolakan untuk menjadi Captain America, Walker sepertinya akan bergerak seorang diri. Dalam post-credit scene episode kelima, Walker masih berniat untuk menjadi Captain America. Walker tampak menempa perisai Captain America baru. Bahkan pola warna dan bintangnya hampir sama dengan pola di perisai Captain America lama. Tapi pastinya Geeks, perisai Walker tidak sekuat perisai Steve Rogers. Pasalnya, Walker tidak mungkin mendapatkan Vibranium dari Wakanda, karena kita tahu pasukan Wakanda akan melindungi Vibranium dengan ketat dan Walker tidak akan bisa mendapatkannya.

Namun setelah Walker menjadi seorang Super Soldier, tentunya perisai yang ia buat akan menjadi senjata berbahaya. Kita pun sudah mengetahui bahwa perisai itu akan Walker gunakan untuk membalaskan dendamnya terhadap Flag Smasher. Dengan warna perisai yang Walker buat, ia masih menganggap bahwa dirinya adalah Captain America yang sah. Dalam komik, Walker akhirnya menggunakan identitas U.S Agent, tapi skema warna yang digunakan pada kostumnya berbeda dengan Captain America. Besar kemungkinan di MCU, Walker masih belum menjadi U.S Agent.

Walker menolak keputusan pemerintah Amerika Serikat yang mencopot gelarnya, juga keputusan Bucky dan Sam yang mengambil perisai Captain America. Jadi pada akhirnya Walker memilih untuk menjadi seorang vigilante dan melanggar Sokovia Accords, seperti yang dilakukan Steve Rogers. Tapi motif John Walker sangat berbeda dengan Steve Rogers. Steve Rogers tidak bisa berhenti menjadi pahlawan hanya karena dia tidak bisa menahan diri. Steve Rogers pernah mengatakan bahwa “Jika saya melihat sebuah situasi yang salah. Saya tidak bisa mengabaikannya. Terkadang saya berharap saya bisa.”

Sementara untuk John Walker sangat berbeda. Saat melakukan percakapan dengan orang tua Lemar, Walker terbukti hanya termotivasi oleh rasa balas dendam. Dia tidak dapat menerima sosok wanita yang membunuh Battlestar masih hidup saat ini. Walker adalah gambaran terbalik dari sosok Steve Rogers dan tentunya akan sangat berbahaya jika ia masih terus menjadi Captain America.

Avatar
Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.