Perkembangan Luffy sebagai karakter utama di One Piece telah berlangsung cukup lama. Sekarang dia menjadi karakter yang cukup kuat dan berani untuk menantang Kaido bertarung. Meskipun sekarang Luffy kalah untuk yang kedua kalinya, namun Luffy masih belum kalah sepenuhnya dan masih ingin bangkit untuk mengalahkan Kaido sesuai janjinya kepada semua orang.

Jika kembali mengingat perjuangan Luffy untuk menjadi kuat, tentu kalian akan mengingat momen di Enies Lobby. Saat itu kelompok Topi Jerami bertarung melawan Cp 9 demi menyelamatkan Robin. Momen pertarungan itu menjadi salah satu momen kebangkitan kekuatan Luffy yang luar biasa. Saat itu dia bertarung melawan Rob Lucci yang merupakan anggota terkuat dari Cp 9.

Pertarungan Luffy dan Lucci membuat si manusia karet dipaksa menuju batas kekuatannya saat itu. Luffy hampir kalah berkali-kali saat melawan Lucci, namun dia bisa bertahan hingga akhirnya menang karena menggunakan teknik Gear yang baru saja dia kuasai. Teknik Gear memang merupakan teknik bertarung Luffy yang mengandalkan perubahan tubuh Luffy untuk menjadi kuat.

Gear Second menjadi teknik yang sering digunakan Luffy karena dia bisa bergerak lebih lentur dan cepat dari pada biasanya. Itulah sebabnya dia bisa menghindari serangan Lucci dan bisa menyerangnya dalam waktu yang hampir bersamaan. Namun ternyata kekuatan itu juga datang dengan membawa resiko yang cukup mematikan. Bahkan bisa jadi karena terlalu sering menggunakan Gear Second, Luffy mungkin akan segera tewas di masa depan.

Gear Second merupakan sebuah teknik yang bisa membuat Luffy mengalirkan darahnya sangat cepat ke sekujur tubuhnya. Dia bisa menggunakan teknik ini karena dia adalah manusia karet yang juga memiliki organ dalam elastis. Namun menurut Lucci, teknik ini merupakan sebuah jurus yang cukup berbahaya karena bisa membahayakan tubuh penggunanya.

Meskipun Luffy memiliki organ tubuh yang elastis, namun jika dia memaksakan menggunakan teknik ini terus menerus akan memiliki dampak yang cukup mengerikan. Bisa jadi kelak jantung atau pembuluh darah Luffy tidak akan kuat menerima kerusakan karena sering menggunakan teknik Gear Second. Sebab saat mengalirkan darah dengan sangat cepat, Luffy bisa saja mengenai jantungnya dan mengalami penyakit yang cukup luar biasa. Bahkan jika dia kehabisan tenaga sewaktu-waktu di tengah-tengah pertarungan, maka teknik ini akan memakan energi kehidupannya secara perlahan. Itulah sebabnya Luffy bisa jadi akan mengurangi jatah umurnya jika terus menerus menggunakan jurus ini.

Meskipun ini hanya sebuah hipotesa Lucci saja, namun nampaknya itu benar adanya. Sehingga bisa jadi Luffy harus bisa mengatasi hal itu di masa yang akan datang. Sebab jika dia tidak segera menemukan solusi yang sesuai, bisa jadi dia akan mati bahkan sebelum bisa menemukan One Piece. Perjalanan kelompok Topi Jerami masih cukup panjang, masih banyak pertarungan yang masih akan Luffy hadapi di masa yang akan datang.

Kekalahan Luffy atas Kaido menjadi bukti bahwa Luffy memerlukan teknik baru yang bisa menyaingi lawan seperti Kaido. Dia juga harus bisa mengatasi kelemahannya karena dampak penggunaan Gear Second yang berlebihan. Meskipun di pihak Topi Jerami ada Chopper yang merupakan dokter terpintar hingga sekarang, dia mungkin akan kesulitan mengobati Luffy jika penyakitnya sudah terlalu parah. Dari Enies Lobby hingga sekarang, Luffy telah cukup sering menggunakan teknik Gear Second dan masih belum ada yang  menyadari efek samping dari teknik itu termasuk Luffy. Oleh sebab itu semoga kelak Luffy dan kawan bisa menemukan solusi yang sesuai jika memang teknik ini benar-benar berbahaya bagi kesehatan sang kapten.

Avatar
Restu is a general trouble maker of Greenscene.co.id, he's operate on movie review and original content with some reporting job. He think that he is Tony Stark, with semi-bald head.