Kematian di dunia komik adalah sesuatu yang tak terhindarkan, tanpa terkecuali di DC Universe. Berbagai kematian yang ada di semesta DC biasanya memang sengaja penulis suguhkan untuk membuat kisahnya makin menarik. Baik yang menimpa supervillain atau superhero sekalipun, umumnya DC mempunyai batasan untuk menyajikan kematian yang ‘ramah keluarga’. Tentunya dengan meminimalisir visual yang brutal dan penuh darah. Namun, hal tersebut ternyata tidak berlaku kepada sejumlah superhero yang kematiannya sangat mengenaskan. Berikut ini lima superhero yang mengalami kematian paling brutal di DC Comics.

BACA JUGA: Terlalu Kuat, DC Bunuh Karakter ini!

Ch’p

Meskipun Ch’p bukan karakter utama di DC Universe, tetapi dia adalah salah satu anggota Green Lantern Corps sekaligus sahabat bagi Hal Jordan. Dia adalah seekor alien tupai yang berasal dari planet hewan dan mempunyai penampilan yang menggemaskan. Namun, seperti yang kita tahu, semua Green Lantern pada dasarnya lemah terhadap warna kuning, seperti Ch’p yang lemah terhadap truk berwarna kuning. Di komik Green Lantern: Mosaic #2, Ch’p menghadapi kematiannya dengan sangat mengenaskan. Di mana dia tertabrak oleh truk kuning yang langsung melindasnya seperti agar-agar.

Blue Beetle

Di DC Comics, sebenarnya ada lebih dari satu karakter yang menjadi Blue Beetle. Namun, di antara semuanya Ted Kord adalah Blue Beetle pertama yang menjadi superhero dengan kekuatan alien scarab-nya. Meskipun dia sangat berjasa bagi dunia superhero dan Bumi secara keseluruhan, sayangnya dia harus mati dengan cara brutal di kisah Infinite Crisis. Peristiwa mengerikan ini terjadi saat Kord menolak ajakan kerja sama supervillain Maxwell Lord. Sesaat setelah Kord mengatakan “membusuklah di neraka,” Maxwell langsung menembak kepalanya, membuat otak dan darahnya berceceran di satu halaman penuh.

BACA JUGA: Deretan Film Superhero Baru Non Marvel & DC!

Flash

Seperti yang kita tahu, Flash Barry Allen adalah salah satu superhero ikonik di DC Universe dan merupakan bagian dari Justice League. Namun, hal tersebut tidak menghentikan penulis DC untuk membuat kematiannya sangat mengenaskan. Kematiannya ini terjadi saat Flash berhadapan dengan supervillain kosmik Anti-Monitor di kisah Crisis of Infinity Earth. Saat Anti-Monitor menembakan canon anti materi ke Bumi, Flash berusaha untuk menghentikannya. Flash berlari secepat mungkin sampai dia berubah menjadi tengkorak, kemudian menjadi debu, dan akhirnya hanya menyisakan kostumnya saja.

1
2