Dalam pertempuran skala besar seperti yang terjadi di Onigashima dalam arc Wano Country One Piece, jatuhnya korban jiwa menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan. Dengan kata lain, kematian pasti akan terjadi baik dari pihak musuh atau pihak aliansi. Seperti yang Geeks ketahui, arc Wano menjadi arc yang paling penting dan paling besar saat ini di seri One Piece.

Selain menghadirkan fakta-fakta menarik, dalam arc ini juga Oda Sensei menyuguhkan berbagai kejadian yang luar biasa mulai dari kematian sampai pertempuran epik. Pertempuran yang terjadi di arc ini terjadi karena pihak aliansi mencoba untuk menghancurkan kekuasaan Kaido serta Orochi. Berikut adalah deretan karakter yang tewas secara tragis di arc Wano.

Yasuie

Tonoyasu alias Yasuie tewas akibat eksekusi mati oleh Shogun Wano yang jahat, Kurozumi Orochi. Hal ini terjadi di babak kedua arc Wano Country. Kematian Yasuie benar-benar membuat seluruh penduduk di wilayah Rasetsu bersedih. Para penduduk di sana menganggapnya sebagai pahlawan bagi para kaum miskin. Dia juga yang memimpin gerakan pemberontakan di wilayah Wano.

Akibat dari kejadian tersebut, kekacauan sempat terjadi di wilayah Rasetsu di mana Zoro berusaha mengejar Orochi. Namun, beruntung saat itu Kyoshiro berhasil menahan serangan Zoro. Sanji juga melakukan hal yang sama, yang mana dia kemudian terhalang oleh sosok X-Drake. Kematian Yasuie menjadi salah satu kematian yang paling tragis sekaligus memilukan di arc ini.

Ashura Doji

Ashura Doji merupakan salah satu dari sembilan anggota Red Scabbards, yang merupakan bawahan dari Kozuki Oden. Dia juga merupakan salah satu yang terkuat di kelompok tersebut, yang mana Kaido sendiri mengakui kekuatannya. Bahkan, Kaido pun meminta dia untuk bergabung dengan kelompok bajak laut Beast. Namun, tentunya Ashura Doji menolak hal tersebut.

Ashura Doji tewas saat dia mengorbankan dirinya demi melindungi rekan-rekannya, dari sosok Kozuki Oden palsu yang Kanjuo ciptakan. Sosok Kozuki Oden tersebut ternyata memegang sebuah peledak yang berbahaya. Tidak ingin rekannya tewas atau terluka, Ashura Doji kemudian mengorbankan dirinya untuk mendorong jatuh Kozuki Oden palsu tersebut. Meskipun begitu, sebagian fans sendiri berspekulasi bahwa Ashura Doji masih hidup.

Kurozumi Kanjuro

Kanjuro pada awalnya adalah bagian dari Red Scabbards, sebelum kemudian rahasia besarnya terbongkar bahwa sebenarnya dia adalah pengkhianat yang menjadi mata-mata bagi Orochi. Kanjuro menyamar selama 20 tahun untuk terus memberikan informasi terhadap Orochi dan Kaido. Dan faktanya, dia ternyata merupakan seseorang yang menjadi bagian dari klan Kurozumi.

Kanjuro sendiri tewas dalam pertarungan yang terjadi antara dia dan Kikunojo serta Kinemon. Yang menjadi momen tragis sekaligus menyedihkan adalah bagaimana Kiku tidak tega untuk menghabisi nyawa dari rekannya tersebut. Justru Kiku yang harus terluka parah akibat serangan epik dari sang pengkhianat. Mata-mata Orochi ini akhirnya tewas setelah Kinemon yang menghabisi nyawanya. Meskipun begitu, di momen terakhirnya dia sempat mengerahkan semua kekuatannya untuk menggambar monster api Kazenbo.

BACA JUGA: Marvel: 7 Armor Terlemah Sepanjang Masa!

Kurozumi Orochi

Orochi merupakan mantan Shogun dan penguasa dari negara Wano. Pada 20 tahun yang lalu, istri dari Kozuki Oden, Kozuki Toki, mengutuk sosok Orochi. Toki kemudian mengatakan kepada sang Shogun jika ada 9 bayangan akan muncul di bawah sinar bulan dan membunuhnya 20 tahun kemudian. Dia sendiri mengartikan hal tersebut sebagai para pasukan Oden yang akan membunuhnya, yaitu Red Scabbard.

Orochi sendiri tewas dalam sebuah momen yang cukup mengharukan, di mana dia bertemu dengan Hiyori. Orochi yang berubah ke form Zoannya kemudian tewas setelah terkena tebasan pedang Denjiro. Sebelumnya, sang mantan Shogun tersebut sudah beberapa kali terkena tebasan di bagian kepalanya. Selain oleh Kaido, para Red Scabbards pun sempat menebas kepalanya, namun dia kembali bangkit. Tetapi, saat Denjiro yang menebas kepala terakhir sang mantan Shogun dalam form Zoannya, besar kemungkinan dia tewas.

Kozuki Oden

Meskipun sebenarnya kematian Kozuki Oden terjadi pada 20 tahun sebelumnya, namun kematiannya tersebut yang menjadi pemicu serangan yang besar-besaran di Onigashima. Seperti yang kita ketahui dalam kilas baliknya, Oden merupakan seorang samurai yang sempat ikut berlayar bersama Whitebeard dan kelompok bajak laut Roger.

Saat Oden kembali ke Wano, dia harus menerima fakta bahwa wilayahnya sudah menjadi kekuasaan Kaido dan Orochi. Dia pun berusaha merebut kembali kekuasaan tersebut, yang mana upayanya gagal. Akhirnya, Oden harus menerima hukuman mati yang terjadi di depan penduduk Wano. Yang ironis adalah selama beberapa waktu, para penduduk Wano menganggap ayah dari Momonosuke sebagai sosok yang bodoh tanpa mengetahui bahwa semua tingkah bodoh tersebut dia lakukan untuk melindungi para penduduk Wano.

Kozuki Toki

Sama halnya seperti Oden, kematian Toki sendiri sebenarnya terjadi pada 20 tahun yang lalu sebelum dia mengirimkan Momonosuke ke masa depan. Toki merupakan istri dari Kozuki Oden, yang berasal dari 800 tahun yang lalu. Berkat buat iblis yang dia miliki, yang membuatnya bisa melakukan perjalanan waktu ke masa depan, istri dari Oden tersebut pun tiba di abad ketika dia bertemu dengan Oden dan kemudian melahirkan Momonosuke dan Hiyori.

Namun, keberadaanya dan kondisinya saat ini masih misterius. Di hari ketika Oden tewas akibat eksekusi mati Kaido dan Orochi, Kozuki Toki sempat membaca surat yang Oden tinggalkan. Sebenarnya, status dari karkaternya sendiri masih banyak yang meragukannya. Sebagian fans meyakini bahwa dia sudah tewas, namun sebagian besar fans lainnya berpikir sebaliknya. sebagian fans meyakini bahwa ibu dari Momonosuke tersebut belum tewas melainkan menghilang. Sebelum menghilang, dia pun sempat menyampaikan sebuah ramalan tentang apa yang terjadi pada masa yang akan datang.

Bos CP-0 di One Piece

Keterlibatan dari CP-0 di pertempuran Onigashima sebenarnya banyak mengejutkan para fans. Mereka tidak menduga jika organisasi pemerintah tersebut memiliki koneksi dengan Kaido. Sebagian dari CP-0 sendiri pergi ke Onigashima kemungkinan untuk memenuhi undangan pesta makan yang Kaido adakan. Namun, entah bagaimana caranya mereka pun sepertinya sudah menduga bahwa akan terjadi penyerangan ke Onigashima.

Pada awalnya, CP-0 sama sekali tidak ikut campur dalam pertempuran ini. Mereka hanya mengawasi jalannya pertempuran, sampai kemudian mereka mendapatkan perintah dari Rob Lucci. Pertama, mereka ingin Nico Robin tertangkap. Kedua, mereka harus berhasil membunuh Luffy. Meskipun CP-0 menyadari resiko menggangu pertarungan Kaido, salah satu dari mereka akhirnya mau tidak mau menjalankan perintah tersebut. Dan seperti yang muncul dalam chapter sebelumnya, Kaido pun menghajar sang bos CP-0 karena menggangu pertarungannya dengan Luffy.

Kurozumi Higurashi di One Piece

Higurashi adalah salah satu keluarga Kurozumi yang muncul saat flashback Kozuki Oden di arc Wano Country. Dia merupakan pemilik dari buah iblis Mane Mane no Mi dan juga menjadi sosok penting bagi Orochi. Dialah yang membantu Orochi untuk mendapatkan kekuasaan di Wano. Hal ini Higurashi lakukan bersama sosok Kurozumi lainnya, yaitu Kurozumi Semimaru. Buah iblis tersebut terbukti menjadi salah satu faktor penting dalam kekalahan Kozuki Oden.

Kozuki Oden harus tertipu oleh trik Higurashi yang menyamar menjadi Kozuki Momonosuke. Dia menyangka bahwa Momonosuke ada di lokasi pertarungannya dengan Kaido. Oden pun akhirnya harus teralihkan perhatiannya dan kalah. Ironisnya, hal tersebut justru membuat Kaido marah kepada Higurashi karena menganggap pertarungan tersebut. Akibatnya, Kaido pun menghabisi nyawa Higurashi dan buah iblisnya kembali seperti semula.

Kurozumi Semimaru di One Piece

Bari Bari no Mi merupakan buah iblis bertipe Paramecia yang membuat penggunanya bisa membuat sebuah pelindung (barrier), dan membuatnya menjadi Barrier Human atau manusia pelindung. Bartolomeo adalah karakter yang pertama kali munculĀ  dan menggunakan kemampuan ini. Namun, sebelum Bartolomeo, buah iblis tersebut sempat menjadi milik Kurozumi Semimaru.

Kekuatan utama dari buah iblis ini adalah penggunanya bisa membuat sebuah pelindung yang tidak terlihat, meskipun kemudian pelindungnya bisa lebih ditebalkan lagi sehingga akhirnya orang-orang bisa melihat pelindung tersebut. Semimaru sendiri menggunakan kekuatan buah iblis tersebut ketika dia melindungi Orochi dari serangan pedang Oden. Sayangnya, tidak ada informasi bagaimana Semimaru tewas dan bagaimana Bartolomeo mendapatkan buah iblis ini.

Kematian dari para karakter di atas menjadi bukti seberapa besar arc Wano Country. Arc yang menurut Oda menjadi alur cerita yang paling besar ini sepertinya memberikan dampak yang besar terhadap serinya. Meskipun begitu, kematian dari para karakter ini memberikan kesan dramatis terhadap ceritanya. Dan di sisi lain, beberapa kematian juga menjadi pemicu atas terjadinya perubahan besar.