Seri Dragon Ball sudah menjadi salah satu seri anime terbesar dan paling populer. Bahkan, seri ini juga menjadi salah satu seri yang memperkenalkan industri anime dan manga kepada para penggemar baru. Selama lebih dari tiga dekade berjalan, Akira Toriyama masih mampu untuk terus membuat para fans terkesan dengan jalan cerita yang dihadirkan.

Salah satu elemen menarik yang muncul di seri ini adalah pertarungan antara satu karakter dengan karakter lainnya. Biasanya karakter yang bertarung akan memperjuangkan apa yang menurut mereka benar. Ada banyak pertarungan-pertarungan epik yang muncul di franchise ini, namun ada juga beberapa pertarungan yang justru bisa dibilang terlalu bertele-tele sehingga menjadi sebuah pertarungan yang panjang.

Goku vs Beerus

Kemunculan sosok Lord Beerus, sang dewa penghancur dari Universe 7, di awal seri Dragon Ball Super memperkenalkan konsep baru kepada para fans. Serinya mulai memperkenalkan berbagai makhluk luar angkasa yang memiliki kekuatan luar biasa. Selain itu, kita juga diperkenalkan dengan konsep transformasi baru milik Goku yaitu Super Saiyan God.

Pertarungan ini menjadi sangat signifikan karena pertaruhannya cukup besar, di mana jika Goku gagal mengalahkan Beerus maka bumi yang jadi taruhannya. Pertarungan melawan Beerus terasa jauh lebih berat dan sulit dibandingkan pertarungan yang dialami oleh Goku sebelumnya, yang mana inilah yang menjadi awal diperkenalkannya Super Saiyan God. Sayangnya, setelah bertarung cukup lama, Goku tetap harus kalah.

Future Trunks vs Perfect Cell

Future Trunks merupakan salah satu tambahan baru dalam seri Dragon Ball. Namun, dengan cepat karakternya menjadi salah satu karakter yang paling populer dan paling kuat di sepanjang serinya. Future Trunks menjadi sosok penting saat para Android menginvasi bumi, dan menjadi pemicu kemunculan Cell.

Melihat bagaimana timelinenya hancur oleh ancaman tersebut, mungkin akan lebih baik jika Future Trunks yang kemudian menghancurkan Perfect Cells. Future Trunks akhirnya bisa mengalahkan Perfect Cell di tiga episode serinya, yang mana sebenarnya tidak terlalu buruk. Hanya saja pertarungan tersebut dirasa tidak diperlukan, setelah sebelumnya Vegeta dan Goku sudah menghadapi Perfect Cell sebelumnya untuk durasi yang juga lama.

Perwakilan Universe 7 vs Jiren

Arc Tournament of Power memperkenalkan kita pada karakter-karakter dahsyat lainnya yang berasal dari berbagai universe. Di sisi lain, mereka tentunya menjadi tantangan dan ancaman baru yang lebih kuat. Seperti halnya sebuah turnamen pada umumnya, semua saling bertarung untuk membuktikan diri yang terkuat. Sosok Jiren dari Universe 11 ternyata merupakan ancaman besar terutama bagi Universe 7

Banyak dari para perwakilan Universe 7 kemudian bersama-sama menyerang Jiren, yang mana pertarungan tersebut berlangsung selama sepuluh episode. Dengan situasi turnamen yang sudah menghadirkan banyak sekali pertarungan, momen pertarungan ini rasanya tidak terlalu perlu. Dua momen klimaks yang memperlihatkan Ultra Intinct Goku menjadi momen utamanya, sedangkan momen lainnya dianggap kurang begitu penting.

Vegeta vs Cell

Vegeta tidak selalu menjadi karakter yang paling kuat, namun dia selalu memberikan seluruh kekuatan dan kemampuannya. Kemarahan dan juga ego yang tinggi dari Vegeta terkadang mampu memberikan keuntungan kepada Vegeta dalam pertarungan. Cell pun kemudian menjadi tantangan yang sangat berat, di mana dia menjadi salah satu villain terkuat yang menyerang bumi.

Tidak senang akan hal tersebut Vegeta pun mencoba membuktikan dirinya yang terbaik. Kekuatannya meningkat tajam saat persiapan menghadapi Cell. Vegeta pertama diperlihatkan mampu mendominasi pertarungan, sebelum kemudian dia harus kalah. Pertarungan antara kedua karakter ini berlangsung selama delapan episode, yang mana hal tersebut dianggap terlalu lama, apalagi Cell pun masih tetap menjadi ancaman di episode selanjutnya.

BERSAMBUNG KE HALAMAN 2

1
2
Irvan Sukmaningrat
Irvan adalah content writer yang berpengalaman di bidang pop culture termasuk film, otaku stuff dan gaming. Di Greenscene, Irvan berfokus untuk coverage di topik seputar Otaku.