Meskipun harus gagal di box office, namun beberapa film perang ini bisa dibilang sangat underrated dengan cerita yang menarik. Film bergenre perang produksi Hollywood biasanya akan menghadirkan banyak momen dan adegan spektakuler serta penuh aksi. Namun, nyatanya ada juga film yang dianggap gagal di box office tetapi memiliki cerita yang underrated. Apa saja?
10 G.I. Jane
Film perang underrated yang gagal di box office pertama adalah G.I. Jane. Film ini rilis pada tahun 1997 dan merupakan hasil arahan dari sutradara Ridley Scott. G.I. Jane sendiri dibintangi oleh Demi Moore yang mana dia berperan sebagai Jordan O’Neil. Dia adalah seorang letnan di angkatan laut dan menjadi wanita pertama yang terpilih untuk menjalani sebuah latihan khusus Navy SEAls.
Pihak angkatan laut sendiri ingin melihat apakah wanita memiliki kemampuan, tekad, dan hasrat untuk bisa sukses dalam berbagai operasi militer tertentu. Akhirnya, Jordan terpilih untuk mengikuti latihan khusus Navy SEAL yang berlangsung selama 27 minggu. Dia kemudian bergabung dengan unit operasi rahasia angkatan laut. Namun, dia mendapatkan banyak diskriminasi dan harus membuktikan bahwa dia sama hebatnya dengan pria.
G.I. Jane menjadi bukti dedikasi dari Demi Moore di mana dia rela untuk memotong rambutnya hingga habis untuk peran ini. Sayangnya, film G.I. Jane sendiri hanya mendapatkan 48 juta Dollar Amerika dari budget 50 juta Dollar Amerika. Kegagalan film G.I. Jane sendiri membuat Moore akhirnya memutuskan untuk hiatus dari akting. Filmnya sendiri banyak menerima kritik meskipun banyak juga yang menganggap film ini underrated.
9 Three Kings
Three Kings merupakan film perang underrated yang memiliki alur cerita tidak biasa. Filmnya sendiri berfokus pada sebuah tim pasukan Amerika yang berada di Kuwait saat era perang menghadapi Saddam Husein selesai. Ketika sebagian pasukan Amerika sudah dikirim kembali ke Amerika sebagian lainnya masing bertahan. Mayor Archie Gates kemudian menemukan sebuah benda yang tidak terduga.
Dia menemukan sebuah peta yang merujuk pada lokasi penyimpanan emas milik Saddam Husein. Dia pun kemudian merekrut beberapa tentara lainnya untuk mencari emas yang mereka duga jumlahnya sangat banyak. Namun, dalam menjalankan hal tersebut mereka harus berurusan dengan pihak pasukan intelijen Irak. Sebagian berhasil selamat, namun salah satu dari mereka berhasil tertangkap.
Pihak pemberontak menawarkan kesepakatan untuk membantu menyelamatkan tentara Amerika tersebut, namun mereka harus membantu mengalahkan pasukan elit Irak. Namun, ada sebuah fakta yang kemudian muncul mengenai misi mereka dari pihak Irak saat Sersan Troy ditawan. Three Kings menjadi film perang yang mengahdirkan sisi lain dari peperangan itu sendiri dan filmnya bisa dibilang sangat underrated.
8 Hotel Rwanda
Film perang underrated gagal box office selanjutnya adalah Hotel Rwanda yang rilis pada tahun 2004. Alur cerita filmnya sendiri befokus pada sosok Paul Rusesabagina yang bekerja sebagai manager di sebuah hotel di wilayah Rwanda, Afrika Timur. Dalam ceritanya diperlihatkan bagaimana Paul rela merubah hotel tempat dia bekerja menjadi sebuah kamp pengungsian para penduduk Rwanda.
Dengan segala cara dan upaya Paul berusaha untuk melindungi para pengungsi tersebut. Kondisi di Rwanda sendiri saat itu diceritakan sedang dalam masa-masa kritis di mana terjadi pembantaian masal atau genosida dari para penduduk Tutsi. Filmnya sendiri merupakan adaptasi dari kisah nyata di wilayah Rwanda yang memang terjadi pada tahun 1994. Hotel Rwanda sendiri dibintangi oleh Don Cheadle.
Meskipun tidak menghadirkan eksplisit dari genosida itu sendiri, Hotel Rwanda berhasil menghadirkan kengerian dari situasi semacam itu. Di sisi lain, Hotel Rwanda juga menghadirkan elemen lainnya seperti kemanusiaan, keberanian, dan pengorbanan. Filmnya sendiri menghabiskan dana sebesar 17.5 juta Dollar Amerika dan hanya mendapatkan sebesar 34 juta Dollar Amerika.
7 War Dogs
War Dogs merupakan salah satu film yang berbeda dengan film-film lainnya dalam daftar ini. Diadaptasi dari kisah nyata, War Dogs menghadirkan cerita yang berfokus pada dua orang anak muda di usia mereka yang masih 20an tahun. Mereka berdua memutuskan untuk menjadi pedagang senjata. Kedua anak muda tersebut diperankan oleh aktor Miles Teller dan Jonah Hill.
Pada awalnya, mereka memiliki ambisi yang tidak terlalu besar untuk menjual senjata tersebut. Mereka menganggap jika pemasukan yang mereka miliki sudah berhasil membuat mereka kaya dan terkenal di beberapa kalangan. Namun, kehidupan mereka berubah ketika keduanya mendapatkan surat kontrak dari pihak militer Amerika untuk menyuplai persediaan peluru.
War Dogs secara sekilas memang memperlihatkan cerita dan tema tentang semangat dan tekad menjadi kaya dengan menjual senjata. Mereka berhasil menemukan celah yang bisa keduanya manfaatkan. Namun, filmnya sendiri menghadirkan sisi lain dari apa yang terjadi dalam era peperangan. Todd Phillips jadi sutradara fari film ini di mana War Dogs jadi salah satu film epik underrated lainnya dari sang sutradara.
6 The Thin Red Line
Meskipun dianggap sebagai salah satu film perang terbaik namun, The Thin Red Line tetap menjadi salah satu film perang underrated yang gagal di box office. Rilis pada athun 1998 film The Thin Red Line merupakan hasil garapan dari sutradara Terrence Malick. Alur ceritanya sendiri berfokus pada peristiwa perang Battle of Guadalcanal yang terjadi saat Perang Dunia II.
Dalam Battle of Guadalcanal tersebut kedua belah pihak, pasukan Amerika dan juga pasukan Jepang, berusaha untuk memperebutkan wilayah strategis yang ada di sana yaitu sebuah perbukitan yang bernama Hill 210. Filmnya sendiri dibintangi oleh Sean Penn, george Clooney, John Cusack, Jaren Leto, bahkan John Travolta. The Thin Red Line menghadirkan budget sebesar 58 juta Dollar Amerika, namun filmnya hanya meraih pemasukan 98 juta Dollar Amerika.
Banyak yang menganggap jika sebenarnya film The Thin Red Line memiliki premis yang sangat baik dan menarik. Sayangnya, film ini rilis di momen yang kurang tepat. Dalam hal ini, The Thin Red Line rilis hanya beberapa bulan sebelum Saving Private Ryan yang berhasil mendapatkan banyak perhatian berbagai pihak. Inilah yang kemudian jadi salah satu alasan The Thin Red Line jadi salah satu film perang underrated.
5 Letters From Iwo Jima
Letters From Iwo Jima merupakan salah satu dari dua film perang karya sutradara Clint Eastwood. Film ini rilis pada tahun 2006 dan menghadirkan cerita tentang para pasukan Jepang yang berperang untuk mempertahankan pulau Iwo Jima. Filmnya sendiri memperlihatkan sisi humanis dari para pasukan Jepang yang ikut bertempur dan pergi ke pulau tersebut.
Meskipun begitu, alur ceritanya sendiri berfokus pada sosok Tadamichi Kuribayashi yang diperankan oleh Ken Watanabe. Dia adalah seorang perwira tinggi militer Jepang yang mendapatkan perintah untuk mempertahankan pulau Iwo Jiwa dari serangan Pasukan Amerika Serikat. Sesuai dengan judulnya selain kita melihat aksi pertempuran dari para pasukan Jepang kita juga melihat sisi lain mereka yang dihadirkan melalui berbagai surat yang dikirimkan dari pulau tersebut.
Letters From Iwo Jima sebenarnya merupakan film yang banyak mendapatkan kritik positif dan pujian dari berbai kalangan. Bahkan, film ini sendiri berhasil mendapatkan dua penghargaan piala Oscar untuk kategori Best Sound Editing dan Best Foreign Language Film. Meskipun begitu, sayangnya di Amerika Serikat sendiri film ini hanya mendapatkan pemasukan 13 juta Dollar. Sementara itu, di luar negeri film ini bahkan berhasil mendapatkan angka yang besar yaitu 55 juta Dollar Amerika dari budget 19 Juta Dollar Amerika.
4 Kingdom Of Heaven
Selain War Dogs, Kingdom Of Heaven juga jadi salah satu film gagal box office yang underrated lainnya yang berbeda dari daftar ini. Kingdom Of Heaven merupakan film garapan sutradara Ridley Scott yang menghadirkan tema cerita tentang Perang Salib. Dalam ceritanya kita melihat bagaimana Balian of Ibelin, yang diperankan Orlando Bloom, merupakan seorang pengrajin besi.
Namun, dia kemudian dijemput oleh sang ayah yang merupakan sosok penjaga dari Yerusalem. Dia meminta anaknya yang sudah lama dia tinggalkan tersebut untuk ikut mempertahan wilayah tersebut. Meskipun begitu, ancaman Yerusalem ternyata bukan hanya dari luar melainkan dari dalam. Kekacauan dan intrik politik serta pengkhianatan pun muncul di wilayah Yerusalem.
Filmnya sendiri menghadirkan ongkos produksi yang besar yaitu 130 juta Dollar Amerika. Namun, secara domestik film ini sendiri hanya mendapatkan 47 juta Dollar Amerika. Sedangkan, dari seluruh dunia filmnya berhasil mendapatkan 218 juta Dollar Amerika. Menariknya adalah versi director cut dari film ini justru lebih populer dan laku dari theaterical version.
3 Windtalkers
Windtalkers bisa dibilang bukan hanya merupakan salah satu film perang underrated, namun juga merupakan salah satu film Nicolas Cage yang underrated. Bersetting saat era Perang Pasifik saat Perang Dunia II, Windtalkers menghadirkan cerita tentang seorang kopral dari Marinis Amerika Serikat yaitu Joe Enders. Dia mendapatkan tugas untuk melindungi seorang tentara.
Namun, tentara tersebut bukanlah sosok sembarangan. Dia adalah tentara dari suku Navajo dan jadi bagian dari tim komunikasi pihak militer Amerika. Pihak Jepang dianggap sudah berhasil menerjemahkan setiap kode yang pasukan Amerika kirim dan komunikasikan. Inilah alasannya pihak militer kemudian menghadirkan suku Navajo agar komunikasi mereka tidak terdeteksi.
Dalam pertempuran tersebut Ben Yahzee mendapatkan banyak perundungan mengingat dia merupakan suku asli Amerika. Meskipun begitu, Joe Enders melindungi bawahannya tersebut dan juga rekannya. Film ini sendiri disutradarai oleh John Woo dan menghadirkan dana produksi sebesar 115 juta Dollar Amerika. Namun, filmnya sendiri hanya meraih pemasukan sebesar 77 juta Dollar Amerika.
2 Jarhead
Jarhead merupakan salah satu film underrated yang sangat populer. Dibintangi oleh Jake Gyllenhaa filmnay sendiri memperlihatkan sang aktor berperan sebagai Anthony Swofford. Dia merupakan anak muda yang baru saja lulus SMA dan memutuskan untuk mendaftar sebagai anggota militer. Namun, tidak diduga jika Anthony ternyata mampu bertahan dan berbakat sebagai anggota militer.
Setelah menghadapi berbagai latihan yang sangat berat dan keras, Anthorny kemudian mejalani latihan sebagai penembak runduk alias sniper bersama dengan tujuh orang lainnya. Anthony kemudian sangat senang ketika dia mendapatkan tugas untuk pergi Arab Saudi sebelum kemudian dia mengalami kekecewaan besar. Ternyata, situasi di sana tidak seintens yang dia bayangkan dan harapkan.
Apa yang kemudian terjadi adalah Anthony dan juga para pasukan lainnya yang ada di sana merasakan kebosanan untuk mendapatkan panggilan tugas. Filmnya sendiri menghadirkan sudut pandang dari kondisi psikologis para pasukan. Jarhead sendiri menghadirkan dana produksi sebesar 72 juta Dollar Amerika. Namun, filmnya hanya mendapatkan pemasukan sebesar 97 juta Dollar Amerika.
1 Flags Of Our Father
Film perang yang dianggap gagal di box office namun underrated yang terakhir adalah Flags Of Our Father karya sutradara Clint Eastwood. Film perang ini rilis pada tahun 2006 dan merupakan salah satu dari dua film perang garapan sang aktor legendaris selain Letter From Iwo Jima. Kedua film tersebut menghadirkan dua sudut pandang yang berbeda dari dua pihak yang saling bertempur.
Flags Of Our Father menghadirkan cerita dari sudut pandang tentara Amerika. Sedangkan, film Letter From Iwo Jima dihadirkan dari sudut pandang pihak Jepang. Flags Of Our Father sendiri merupakan film perang yang bercerita tentang perebutan kekuasaan atas pulau Iwo Jima di laut Pasifik. Mereka diceritakan berhasil merebut kendali dari pulau tersebut dan untuk menandai pulau tersebut sebagai milik Amerika Serikat mereka membangun sebuah tiang dengan bendera di atasnya.
Momen epik mendirikan bendera ini jadi salah satu peristiwa sejarah yang memang benar-benar terjadi juga di dunia nyata. Di filmnya diperlihatkan bagaimana mereka yang ada di dalam foto dalam peristiwa tersebut diundang dan dielu-elukan. Namun, sebagian lainnya memutuskan untuk tetap merahasiakan dirinya pernah terlibat dalam momen itu. Filmnya sendiri menghadirkan budget sebesar 90 juta Dollar Amerika dan pemasukannya hanya 66 juta Dollar Amerika. Terlepas dari hal tersebut film ini bahkan dianggap sebagai salah satu film heroik oleh pihak angkatan laut Amerika.
Beberapa film perang memang harus gagal di box office dan gagal untuk memenuhi ekspektasi. Namun, film perang yang gagal di box office tersebut bisa dibilang underrated alias kurang mendapatkan perhatian atau sorotan dari berbagai pihak.
