Beberapa film bertema time travel diperlihatkan memiliki paradoks yang menarik dan bahkan menjadi sesuatu yang ikonik. Salah satu tema cerita film yang menari dan cukup umum ditemukan, khususnya untuk genre sci-fi, adalah time travel alias perjalanan waktu. Hal itu mnyebabkan kemunculan paradoks yang tidak jarang menghadirkan kebingungan di kalangan fans. Meskipun begitu, beberapa film bertema time travel ini menghadirkan paradoks yang menarik. Apa saja?
10 The Time Traveler’s Wife
Film bertema paradoks time travel terbaik yang pertama adalah The Time Traveler’s Wife. Film ini memperlihatkan alur cerita yang indah dan mengharukan bahwa perasaan cinta bisa menembus batasan apapun, temrasuk batasan tentang waktu. The Time Traveler’s Wife memang menghadirkan elemen romansa dan sci-fi. Namun, paradoks dari perjalanan waktu jadi fokus utama dalam ceritanya.
The Time Traveler’s Wife menghadirkan cerita tentang kisah cinta Clare Abshire dan Henry de Tamble. Diketahui bahwa Henry memiliki sebuah kelebihan yang membuatnya bisa melakukan penjelajahan waktu. Ternyata itu memang sudah ada dalam gen di tubuhnya dan perjalanan waktu yang dia lakukan merupakan sesuatu yang terjadi di bawah alam sadarnya. Clare sendiri sangat sulit menerima fakta tentang suaminya tersebut.
Henry sendiri pertama kali bertemu dengan Clare ketika dia melakukan perjalanan waktu ke tahun 1991. Namun, menariknya, Clare mengaku bahwa dia sudah mengenal Henry sejak lama karena dia pernah bertemu dengannya saat dia masih kecil. Hal ini sendiri membuat banyak fans yang kebingungan mengenai alur ceritanya, kapan setting waktunya, dan bagaimana kemudian mereka bisa bersama. Namun, Geeks yang penasaran dengan cerita cinta tidak biasa bisa menonton film ini.
9 The Butterfly Effect
Salah satu film film time travel klasik yang mind blowing. Hal tersebut karena filmnya menghadirkan aturan tentang time travel yang sangat spesifik, namun tetap aturan tersebut dianggap kurang masuk akal. The Butterfly Effect memang cukup banyak menghadirkan paradoks tentang time travel. Namun, paradoks waktu yang mungkin paling menonjol adalah tentang apa yang terjadi kepada Evan.
The Butterfly Effect menghadirkan cerita yang berfokus pada sosok pria bernama Evan Treborn yang sering mengalami momen pingsan dalam hidupnya. Seiring berjalannya waktu, ketika Evan beranjak dewasa secara mengejutkan dia berhasil ingat mengenai berbagai kejadian ketika kemudian dia pingsan atau tidak sadarkan diri dalam beberapa momen di hidupnya tersebut.
Dalam filmnya terdapat fakta menarik bahwa apa yang terjadi kepada Evan tersebut ternyata disebabkan oleh dirinya sendiri. Dalam hal ini, Evan versi dewasa yang melakukan perjalanan waktu menjadi penyebab dia pingsan dan tidak sadarkan diri. Dia sengaja pergi ke masa lalu, karena menurutnya dia perlu melakukan hal tersebut. Namun, tidak ada penjelasan bagaimana hal itu terjadi.
8 About Time
Selain The Time Traveler’s Wife, film bertema paradoks time travel terbaik yang menggabungkan elemen romansa dan sci-fi selanjutnya adalah About Time. Pada dasarnya film ini mengahdirkan cerita yang berfokus pada Tim yang kembali ke masa lalu untuk mencegah kejadian mengerikan berupa kecelakaan mobil. Pasalnya, hal tersebut merupakan penyebab putranya, Posy, menghilang dari keberadaanya.
About Time bercerita tentang Tim yang berusaha mencari cinta sejatinya dengan memanfaatkan sebuab kemampuan khusus yang dia miliki yaitu pergi ke masa lalu. Hal ini sempat berhasil membuat Tim bertemu dengan seorang gadis bernama Mary. Namun, dia haris kembali ke masa lalu dan kehilangan momen bertemu Mary demi menyelamatkan teman dari sang ayah.
About Time dianggap memiliki banyak hal yang tidak konsisten. Selain itu, film ini juga dianggap menghadirkan paradoks time travel klasik yaitu jika kecelakaan mobil menjadi motivasi Tim kembali ke masa lalu untuk mencegahnya, maka ketika dia melakukannya Tim akan kehilangan ingatan mengenai alasan mengapa kemudian dia harus pergi momen tersebut. Terlepas dari hal tersebut penampilan dua bintang utamanya dianggap sangat memukau.
7 Donnie Darko
Donnie Darko merupakanfilm yang bercerita tentang sebuah kehidupan dari seorang remaja yang bertemu dengan remaja lainnya yang memiliki nama sama yaitu Donnie. Film yang diperankan oleh Jake Gyllenhaal ini memperlihatkan bagaimana sosok tersebut menderita gangguan jiwa. Donnie sendiri mengaku bahwa dia bisa melihat makhluk misterius yang bernama Frank.
Frank diperlihatkan sempat membawa Donnie Darko pada berbagai peristiwa yang sangat aneh dan juga misterius. Frank juga membawa Donnie Darko dalam sebuah hal yang berkaitan dengan time travel serta alternate reality. Film ini disutradarai oleh Richard Kelly dan banyak penonton mengaku bahwa sedari awal cerita dari filmnya sangatlah membingunan apalagi tentang time travel yang disuguhkan.
Donnie sendiri diperlihatkan mengirim mesik pesawat yang akan menghabisi nyawa ibunya dan adiknya kembali ke masa lalu dan justru lebih memilik untuk menimpanya dan mencegah berbagai kejadian buruk yang ada. Namun, timeline yang ada memperlihatkan bahwa paradoks yang mereka ciptakan memperlihatkan jika pesawat tersebut memang sudah ada sedari awal.
6 12 Monkeys
Dirilis pada tahun 1995 film 12 Monkeys disutradarai oleh Terry Gillian dan dibintangi oleh aktor Bruce Willis. Film ini sendiri merupakan hasil adaptasi dari film pendek asal Prancis yang rilis di tahun 1962 berjudul La Jetee karya Chris marker. Filmnya sendiri bercerita tentang seorang narapidana bernama James Cole. Dia sebenarnya berasal dari tahun 2035 yang kemudian dikirim kembali ke tahun 1996.
Pada tahun 2035 diperlihatkan jika dunia sudah hancur lebih akibat wabag virus misterius yang menghabisi miliaran manusia di bumi. Hal ini juga membuat wilayah bumi tidak bisa lagi dihuni. James Cole sengaja dikirim ke tahun 1996 untuk mencari tahu apa yang kemudian menjadi penyebab wabah tersebut. Kemudian, dia mengambil sampel wabah tersebut dan membawanya ke masa lalu untuk dicari obatnya.
Tetapi, hal yang kemudian menjadi paradoks dari hal ini adalah justru perjalanan yang James Cole lakukan dengan pergi ke masa lalu menjadi penyebab umat manusia musnah di tahun 2035. Jika saja dia tidak melakukan perjalanan waktu tersebut, maka wabah mengerikan tersebut tidak akan pernah terjadi atau muncul. Ini jadi salah satu contoh predestination paradox dalam time travel.
5 Interstellar
Film bertema paradoks time travel terbaik yang selanjutnya adalah Interstellar. Di awal kemunculan filmnya banyak orang yang tidak menduga bahwa ini akan menjadi sebuah film yang menghadirkan elemen time travel di ceritanya. Pasalnya, di film ini kita melihat bagaimana Cooper, seorang mantan astronot NASA. kembali menjalankan misi besar untuk mencari kehidupan di luar bumi.
Cooper menjalani misi luar angkasanya tersebut bersama timnya untuk mencari sumber kehidupan yang baru. Sayangnya, di tengah-tengah misi tersebut mereka haru mengalami bencana yang membuat misi tersebut kacau. Sebagian anggota tim akhirnya harus tewas dan hanya meninggalkan Cooper sendirian. Namun, semuanya kemudian berubah ketika Cooper terhisap ke sebuah lubang hitam atau black hole.
Terjebak diantara dimensi membuat Cooper tidak bisa berbuat banyak. Dia kemudian coba untuk meminta bantuan kepada putrinya dengan menggunakan pesan. Apa yang dihadirkan di awal film – seperti berbagai anomali buku jatuh atau jarum jam yang bergerak tidak menentu – ternyata merupakan ulah Cooper. Menariknya adalah Cooper sendiri kemudian terbangun di sebuah planet berbentuk bumi dengan bentuk melengkung.
4 Tenet
Karya Christopher Nolan lainnya dalam daftar ini. Namun, bisa dibilang, dibandingkan dengan Interstellar, Tenet dianggap jauh lebih rumit dan kompleks dari segi cerita. Bahkan, konsep tentang time travel di film Tenet juga tidak jarang membuat banyak penonton garuk-garuk kepala. Tenet juga bahkan dianggap jauh lebih membingungkan daripada film sebelumnya seperti Inception.
Tenet sendiri berfokus pada sosok karakter bernama Protagonist. Dia merupakan seroang agen CIA yang bertugas di sebuah divisi khusus. Divisi ini mencegah terjadinya berbagai peristiwa yang akan datang dengan pergi ke masa lalu. Untuk bisa pergi ke berbagai linimasa yang ada dan melakukan petualangan yang ada sang Protagonist bisa melakukan hal tersebut dengan mengatakan “Tenet.”
Namun, alur cerita Tenet dianggap sangat membingungkan bahkan untuk seorang Christopher Nolan sekalipun. Paradoks yang kemudian muncul dalam film ini adalah seluruh alur cerita yang ada di filmnya tidak akan pernah terjadi sejak awal jika saja The protagonist tidak mengetahui keberadaan organisasi misterius Tenet yang membantunya sejak awa. Hal ini juga yang menjadi awal terciptanya masa depan.
3 The Terminator
Siapa yang tidak kenal dengan franchise Terminator yang sangat populer dan menjadi momen Arnold Schwarzenegger populer di Hollywood. Bisa dibilang, film karya James Cameron bergenre sci-fi ini menjadi contoh klasik dari apa yang disebut sebagao predestination paradox. Di film pertamanya sendiri kita diperlihatkan bagaimana ada sosok dari masa depan bernama Kyle Reese datang ke masa lalu.
Reese sengaja datang ke masa lalu dari masa depan demi menghentikan sosok robot mengerikan yang terkenal dengan nama The Terminator. Robot Terminator sendiri memiliki satu misi di masa lalu yaitu menghabisi nyawa dari Sarah Connor yang merupakan ibu dari John Connor. Apa yang awalnya merupakan misi perlindungan menjadi misi jatuh cinta di mana Kyle terlibat cerita romansa dengan sarah dan menjadi ayah dari John.
Paradoks yang kemudian muncul dalam hal ini adalah jika kemudian The Terminator tidak dikirim untuk menghabisi sarah, kemudian Kyle tidak mengikutinya untuk melindungi Sarah, maka hubungan romansa antara Kyle dan Sarah tidak akan terjadi. Hal itu berakibat pada tidak lahirnya sosok John. Meskipun sangat kontroversial, namun ini jadi salah satu paradoks yang menghibur di dunia film.
2 Primer
Primer dianggap sebagai salah satu film bergenre sci-fi dengan tema perjalanan waktu terbaik yang pernah ada. Padahal, ongkos produksi dari filmnya sendiri tidaklah besar yaitu hanya 7.000 Dollar Amerika. Mereka bahkan mengerjakan film ini dengan hanya 5 orang kru saja dan berhasil menghadirkan sesuatu yang sangat luar biasa. Primer menghadirkan ceriat tentang dua orang insinyur.
Dua orang insinyur tersebut berusaha untuk menciptakan sebuah teknologi baru dan canggih dengan bantuan teman-teman mereka. Tetapi, kedua insinyur tersebut terkejut ketika teknologi canggih baru yang berhasil mereka ciptakan adalah sebuah mesin waktu. Hal ini pun benar-benar memberikan perubahan yang sangat drastis terhadap kehidupan dari kedua insinyur.
Aaron dan Abe berhasil menemukan cara untuk menciptakan sebuah causal loop yang kemudian dia manfaatkan. Namun, aksi mereka tersebut justru memunculkan konsekuensi besar. Setiap kali mereka berusaha untuk memperbaiki masalah yang ada justru hal tersebut akan semakin bertambah buruk. Untuk bisa memahami tentang cerita dari film Primer memang butuh setidaknya dua hingga tiga kali.
1 Back To The Future
Back To The Future merupakan film box office populer yang menjadi penyebab film bertema time travel menjadi banyak diminati oleh para penonton dan industri Hollywood. Namun, selain 12 Monkeys dan juga The Terminator, Back to the Future bisa jadi contoh lain film bertema paradoks time travel terbaik. Dalam hal ini filmnya menjadi contoh lain dari salah satu paradoks yang ada yaitu predestination paradox.
Back To The Future menghadirkan salah satu paradoks time travel yang paling populer dalam genre ini. Ketika Marty McFly memutuskan untuk kembali ke masa lalu, dia menyelamatkan nyawa dari George dengan mencegahnya terlibat dalam sebuah kecelakaan mobil. Namun, apa yang kemudian terjadi selanjutnya dia justru mengancam keberadaanya sendiri di dunia.
Sang ibu justru jatuh cinta kepada Marty yang mana hal ini membuatnya tidak pernah ada di dunia jika memang terjadi. Marty pun kemudian harus mencari cara untuk bisa menyatukan kembali ayah dan ibunya. Dalam ceritanya diperlihatkan bagaimana Marty pada akhirnya berhasil mengembalikan semuanya seperti semula. Padahal, menariknya kemudian adalah setelah sang ibu dan Marty jatuh cinta hal itu sudah merubah keseluruhan timeline yang ada.
Paradoks menjadi sesuatu hal yang tidak terhindarkan dalam sebuah time travel atau perjalanan waktu. Hal ini juga yang sebenarnya terjadi dalam berbagai film yang menghadirkan tema tentang time travel.
