
Seperti halnya Godzilla, King Kong sudah menjadi salah satu karakter yang populer dan terdapat beberapa film epik dari karakter ini. Dalam dunia film terdapat beberapa monster yang populer. Godzilla dan King Kong menjadi dua karakter yang sering muncul di dunia film. Geeks mungkin sudah sering melihat berbagai penampilan Godzilla baik dalam versi Toho atau MonsterVerse. Namun, terdapat juga beberapa film King Kong yang dianggap paling epik. Apa saja?
10 King Kong
Film King Kong paling epik pertama tidak lain adalah film pertama dari sang monster. Rilis perdana pada tahun 1933, tentunya tidak lengkap berbicara mengenai film epik dari Kong tanpa menghdirkan film pertamanya. Dalam film priginal ini, ceritanya sendiri berfokus pada sebuah kru film yang dipimpin oleh sang sutradara bernaama Carl Denham pergi ke sebuah pulau bernama Skull Island.
Skull Island sendiri merupakan sebuah pulau terpencing yang menurut informasinya lokasinya berada dekat dengan Indonesia. Di sana mereka kemudian menemukan sosok luar biasa berupa seekor kera raksasa yang tidak lain adalah Kong. Namun, dalam peristiwa tersebut Kong justru diculik oleh para kru film tersebut dan membawa makhluk tersebut ke New York.
Dalam momen inilah, muncul salah satu adegan paling ikonik di industri film di mana Kong menculik salah satu aktris dan membawanya ke atas gedung Empire State Building. Selain menghadirkan adegan epik dan bersejarah serta ikonik di dunia film, King Kong menjadi salah satu film yang memberikan pengaruh besar terhadap industri film itu sendiri. Hal ini terjadi bagaimana mereka menghadirkan efek spesial yang luar biasa. Adegan Kong dan makhluk lain di Skull Island muncul dalam bentuk stop-motion.
9 King Kong vs. Godzilla
Inilah versi Kong atau King Kong pertama yang lahir dari rumah produksi Jepang, Toho. Berbeda dengan versi di tahun 1933, yang merupakan hasil kreasi dari Hollywood, film King Kong satu ini dari Jepang. Film yang rilis pada 1962 ini menghadirkan cerita dimulai dengan ekspedisi ke Pulau Faroe di Pasifik Selatan. Pada saat itu, sebuah tim televisi Jepang sedang mencari bahan berita.
Di sana mereka menemukan sebuah telur raksasa yang kemudian menetas menjadi anak Godzilla. Hal tersebut kemudian. mulai menyebabkan kekacauan. Sementara itu, sebuah perusahaan farmasi Jepang bernama Pacific Pharmaceuticals menemukan sebuah pulau di mana King Kong dikabarkan tinggal. Mereka memutuskan untuk membawa Kong kembali ke Jepang untuk digunakan sebagai alat pemasaran.
Ketika Kong dan Godzilla akhirnya bertemu di daratan Jepang, pertempuran epik pun terjadi. Kedua monster saling berhadapan dalam pertarungan yang spektakuler, menghancurkan segala yang ada di sekitarnya. Pemerintah Jepang berusaha untuk menemukan cara untuk menghentikan pertarungan mereka sebelum lebih banyak kerusakan terjadi. Berbeda dengan evrsi sebelumnya, film ini menghadirkan dua orang aktor dalam kostum untuk menghidupkan kedua monster.
8 King Kong Escapes
Selain King Kong vs. Godzilla, perusahaan film Toho butuh beberapa tahun untuk kembali menghadirkan Kong dalam produksi mereka. Ini merupakn sebuah produksi film King Kong hasil kolaborasi antara Amerika dan Jepang, yaitu antara Toho dan Rankin/Bass Entertainment. Sosok sutradara legendaris Jepang, Ishirou Honda, menjadi pengarah untuk film kolaborasi tersebut.
Dalam alur cerita film King Kong Escapes, para penonton akan disuguhkan sebuah hal yang epik di mana Kong bertarung menghadirkan sebuah robot yang dibuat oleh seorang ilmuwan gila bernama Dr. Who. Menariknya, nama dari robot yang dia buat tersebut adalah Mechani-Kong yang merupakan robot berbentuk kera. Robot atau mecha sering kali muncul dalam berbagai media Jepang, baik film, anime, manga, dan sebagainya
Inilah yang kemudian menjadi alasan mengapa kemudian film King Kong Escapes kemudain menghadirkan elemen mecha atau robot di filmnya. Dalam film ini King Kong kembali diperlihatkan sebagai sosok monster pahlawan. Dia diceritakan menjadi satu-satunya pihak yang bisa menghentikan robot kera mengerikan tersebut. Toho kembali menggunakan aktor untuk menghadirkan sosok Kong.
7 King Kong
Ini merupakan remake dari King Kong pertama yang rilis di tahun 1976 dan merupakan remake dari versi 1933. Mereka sengaja menghadirkan remake film tersebut untuk para penonton di tahun 1970an. Dalam film ini, ada berbagai perubahan yang terjadi seperti salah satunya adalah cerita. Dalam versi tahun 1976, ceritanya tidak berfokus pada sebuah kru film yang pergi ke Skull Island.
Filmnya justru berfoksu pada sebuah perusahaan minyak yang menganggu kedamaian dan keberadaan dari Kong. Mereka membawa kera raksasa tersebut ke New York City. Ide tentang bagaimana manusia menjadi penyebab terganggunya habitat dari Kong, serta Kong itu sendiri, masih jadi salah satu ide yang luar baisa di franchisenya. Film ini juga dianggap menghadirkan salah satu versi King Kong yang kuat.
Sayangnya, film remake ini mendapatkan tanggapan yang beragam. Terlepas dari hal tersebut, filmnya sendiri benar-benar sangat populer dan luar biasa. Kesuksesan tersebut menjadi jalan bagi King Kong untuk bisa terus muncul di berbagai proyek film sebelumnya. Dengan perkembangan teknologi saat itu, menghadirkan sosok Kong bukan lagi dengan stop-motion atau aktor menggunakan kostum melainkan animatronik.
6 King Kong Lives
Film King Kong paling epik selanjutnya adalah King Kong Lives. Meskipun kritik dan ulasan untuk film remake pertama di tahun 1976 sangat beragam, film tersebut tetap memberikan jalan bagi franchisenya untuk menghadirkan sekuel satu dekade kemudian. Disutradarai oleh John Guillermin, yang sebelumnya menangani film King Kong di tahun 1976, film ini menghadirkan perubahan juga dalam alur cerita.
Di akhir filmnya, Kong sering kali diperlihatkan tewas setelah dia terjatuh dari menara kembar di New York City. Namun, dalam film King Kong Lives diceritakan jika dia tidak mati pasca peristiwa tersebut melainkan koma selama 10 tahun. Menariknya adalah muncul seekor kera betina yang kemudian menyumbangkan darahnya untuk Kong. Hal itu membuat Kong akhirnya kembali bangun.
Setelah terbangun, Kong justru kembali membuat kekacauan di Manhattan. Namun, kali ini, dia tidak sendiri melainkan berdua bersama dengan kera betina tersebut. Hal menarik lainnya kemudian adalah Kong memiliki keturunan bersama kera betina tersebut. Ketika Kong diceritakan tewas, sang kera betina dan keturunannya justru diperlihatkan selamat. Mereka memutuskan untuk kembali ke hutan Kalimantan.
5 Kong: King Of Atlantis
Kong: King Of Atlantis merupakan salah satu film animasi yang menghadirkan King Kong sebagai karakter utama dalam ceritanya. Filmnya sendiri mengadaptasi alur cerita dari series populer Kong: The Animated Series. Setting waktunya sendiri berlatar pasca apa yang terjadi di series tersebut. Dihadirkan untuk para penonton baru, film ini menghadirkan sosok Kong yang berbeda.
Dalam ceritanya, Kong yang muncul merupakan seekor primata pahkawan bernama Giganting Kong. Satu hal yang unik dari film ini adalah bagaimana di cerita tersebut Kong muncul untuk membantu menyelamatkan kerajaan bawah laut Atlantis. Dia berusaha melindungi kerajaan Atlantis dari serangan seorang penyihir. Kong yang muncul dalam cerita ini dijelaskan merupakan kloning dari versi priginal.
Kong: King Of Atlantis menghadirkan kembali berbagai elemen cerita dna hal lainnya yang berasal dari era Toho. Dalam hal ini, film tersebut menghadirkan gambaran mengapa kemudian Kong dianggap sebagai salah satu monster pahlawan yang sering kali menyelamatkan dunia dari berbagai ancaman. Film ini rilis di tahun yang sama dengan film King Kong produksi Peter Jackson dengan harapan bisa menghadirkan kesuksesan yang sama.
4 Kong
Film King Kong paling epik di era modern. Film Kong rilis pada tahun 2005 dan disutradarai oleh Peter Jackson. Seperti halnya film King Kong di tahun 1976, ini merupakan versi remake dari film-film sebelumnya yang sengaja disuguhkan oleh Peter jackson untuk para penonton modern. Di film tersebut diceritakan petualangan sekelompok pembuat film yang dipimpin oleh sutradara Carl Denham dan aktris Ann Darrow.
Mereka memutuskan untuk pergi berlayar ke pulau misterius Skull Island untuk membuat film. Meskipun pulau tersebut memang sangat eksotis, namun mereka tidak menyadari bahaya yang mengintai di pulau tersebut. Setibanya di Skull Island, mereka menemukan bahwa pulau itu dihuni oleh makhluk-makhluk prasejarah ganas dan suku-suku primitif yang sangat mengerkan
Hal paling menakutkan dari semuanya tentu adalah keberadaan dari Kong, seekor gorila raksasa yang menjadi penguasa pulau tersebut dan menganggap Ann sebagai tawanan istimewa. Ketika Kong menculik Ann, Denham dan kru lainnya berusaha untuk menyelamatkan Ann dari tangan Kong. Kong di film ini memang tampil sangar. Dia berhasil membunuh seluruh keluarga V-Rex, selusin kelelawar raksasa, dan tentu saja dia juga menghabisi banyak manusia.
3 Kong: Skull Island
Versi Kong yang sangat berbeda ditampilkan dalam film Kong: Skull Island yang rilis pada tahun 2017. Film tersebut memang memperkenalkan salah satu versi Kong yang paling sulit untuk dikalahkan, bahkan hingga saat ini. Kong: Skull Island menceritakan tentang sekelompok penjelajah, termasuk seorang tentara, seorang peneliti, dan seorang fotografer perang, yang dikirim untuk menjelajahi sebuah pulau misterius di Pasifik.
Setibanya di pulau tersebut, mereka segera menemui Kong yang menjadi raja di pulau tersebut. Namun, Kong bukanlah satu-satunya bahaya yang ada di pulau itu; mereka juga harus berhadapan dengan makhluk-makhluk prasejarah yang ganas dan berkeliaran di pulau tersebut. Ketika helikopter mereka dihancurkan oleh Kong, kelompok tersebut terpecah dan harus berjuang untuk bertahan hidup di habitat yang penuh bahaya.
Mereka bertemu dengan seorang penduduk asli yang tinggal di pulau itu dan dengan bantuannya mereka berusaha untuk keluar dari pulau sebelum terlambat. Para prajurit yang ikut dalam ekspedisi ini awalnya mencoba menghabisi Kong. Namun, rencana tersebut gagal sehingga Kong berhasil menghabisi 44 prajurit tersebut. Ketika ancaman dari monster Skull Devil muncul, Kong bahkan berhasil menghabisi Skull Devil. Padahal, Skull Devil merupakan ras yang pernah menghabisi keluarga Kong hingga akhirnya hanya dia yang tersisa.
2 Godzilla vs. Kong
MosnterVerse menjadi sebuah universe baru bagi para monster di Hollywood dan universe ini menghadirkan juga berbagai film paling epik dari King Kong. Selain menghadirkan Kong: skull Island di tahun 2017, MonsterVerse menghadirkan salah satu film paling epik yang pernah dihadirkan yaitu Godzilla vs. Kong. Sesuai dengan judulnya, film ini menghadirkan pertarungan dari kedua Titan.
Godzilla sendiri merupakan Raja Para Monster di universe tersebut. Sedangkan, Kong juga merupakan salah satu Alpha Titan selain Godzilla. Pertarungan kedua karakter Titan tersebut benar-benar sangat epik. Meskipun pertarungan kedua titan ini sempat terjadi di film produksi Toho, namun kualitas visual dan cerita yang dihadirkan dalam film ini tentunya jauh berbeda dari versi sebelumnya.
Bahkan, satu hal yang sangat luar biasa juga terjadi dalam film ini di mana kita diperkenalkan dengan sebuah Mechagodzilla. Momen di akhir filmnya memperlihatkan bagaimana Godzilla dan Kong saling bekerja sama satu sama lain untuk mengalahkan robot tersebut. Mereka pun kemudian berpisah di akhir filmnya di mana Kong memutuskan untuk menetap di dalam Hollow Earth.
1 Godzilla X Kong: The New Empire
Film King Kong paling epik terakhir tidak lain adalah Godzilla X Kong: The New Empire yang merupakan film kelima dari MonsterVerse. Petualangan dari dua Alpha Titan di MonsterVerse, Kong dan Godzilla, berlanjut dalam film Godzilla x Kong: The New Empire. Dalam film tersebut mereka berhadapan dengan ancaman baru yang jauh lebih besar dan jauh lebih kuat dari sebelumnya.
Setting waktu dari filmnya sendiri terjadi setelah Godzilla dan Kong berpisah pasca apa yang terjadi di film Godzilla vs Kong. Yang menarik kemudian adalah baik Kong ataupun Godzilla nampak akan semakin kuat untuk menghadapi pertarungan baru tersebut. Salah satu yang paling terlihat adalah bagaimana keduanya sama-sama megalami peningkatan kekuatan yang signifikan.
Godzilla mendapatkan peningkatan kekuatan berupa evolusi Atomic Breath miliknya menjadi pink. Sedangkan, King Kong mendapatkan peningkatan berupa lengan mekanik yang sangat kuat. Scar King dan pasukannya terbukti memberikan momen yang mengerikan dan melelahkan bagi keduanya. Sejauh ini, film tersebut masih jadi salah satu film King Kong yang paling epik.
King Kong terbukti memiliki sejarah panjang di industri film. Bukan hanya di Hollywood, Kong juga memiliki sejarah panjang di industri film di luar negeri seperti Jepang. Kepopuleran dari King Kong sendiri nyatanya masih belum tergoyahkan hingga sekarang, di mana Kong bahkan jadi salah satu Alpha Titan di MonsterVerse.