Saat ini Momonosuke menjadi salah satu karakter yang sedang panas diperbincangkan karena perubahan fisiknya membuat para penggemar sangat terkejut. Di penghujung chapter 1023 Momonosuke berubah menjadi naga raksasa untuk mengantar Luffy menuju puncak Onigashima. Perubahan ini terjadi karena Shinobu berhasil menggunakan teknik Juku juku no Jutsu dan membuat Momonosuke lebih tua sekitar 25 tahun.

Usia yang dimiliki Momonosuke saat ini nampaknya telah layak membuat dirinya menjadi Shogun Wano setelah perang berakhir. Bahkan postur tubuh dan bentuk fisik Momonosuke juga telah menandakan bahwa dia memang seorang keturunan bangsawan dan layak memegang tahta kepemimpinan. Selain itu apa saja fakta yang mendukung Momonosuke untuk menjadi Shogun? Berikut tiga alasan kenapa Momonosuke layak menjadi Shogun di Wano.

Keturunan Klan Kozuki

Wano menganut sistem kerajaan dan dipimpin oleh seorang Shogun. Sejak dulu klan Kozuki adalah keturunan bangsawan dari Wano dan menjadi Shogun dari setiap generasi ke generasi. Namun semenjak perginya Oden mengarungi lautan, membuat takhta Shogun Wano kosong dan memberikan kesempatan pada Orochi untuk menguasainya. Sejak saat itulah Wano berubah menjadi sebuah negara industri yang cukup maju.

ADVERTISING
amp-fx-flying-carpet height="300px">
ADVERTISING

Negara Wano dibawah pimpinan Orochi telah menjelma menjadi negara pembuat senjata. Namun beberapa masyarakatnya memiliki nasib yang cukup buruk. Bahkan perbudakan dan kerja paksa dilakukan oleh Orochi secara diam-diam kepada siapapun yang berani menentang kehendak Orochi. Oleh sebab itu penjara Udon di masa pemerintahan Orochi selalu banyak dan berisikan orang-orang yang tidak satu suara dengan pemerintahan.

Sedangkan Momonosuke adalah keturunan klan Kozuki yang sah, dia adalah anak laki-laki mendiang Oden yang berhasil dikirim ke masa depan oleh ibunya bersama dengan Kinemon dan kawan-kawan. Karena saat dikirim dari masa depan Momonosuke masih kecil, maka di era sekarang dia masih saja berwujud anak kecil. Itulah sebabnya jika Momonosuke menjadi Shogun, maka tahta kepemimpinan akan kembali ke tangan yang sah yaitu klan Kozuki. 

Bisa Menggerakan Hati Pengikutnya

Saat berada di penjara Udon bersama dengan Luffy dan para pengikut klan Kozuki yang lain, Momonosuke mendapat kesempatan untuk berpidato di tengah-tengah pengikutnya. Awalnya Momonosuke sangat ragu apakah suara dari seorang anak kecil bisa didengar oleh semua orang di penjara Udon. Namun saat Momonosuke memantapkan hatinya, apapun yang keluar dari mulut Momonosuke didengar oleh semua pengikut setia klan Kozuki.

Momonosuke berhasil mempengaruhi para pengikut setia keluarganya untuk selalu melindungi klan Kozuki dan tidak patah semangat saat melawan Orochi. Dia juga berjanji pada para pengikutnya bahwa suatu saat mereka akan mengalahkan tirani Orochi dan merebut kembali tahta Shogun Wano. Setelah mendengar pidato Momonosuke yang lantang, semua pengikut klan Kozuki yang awalnya sempat menyerah menjadi kembali bersemangat. Bahkan mereka sangat yakin kepada Momonosuke bahwa dia akan menjadi Shogun dan tuan yang layak untuk mereka semua.

Memiliki Banyak Pengalaman Selama Bersama Luffy

Sejak Momonosuke dikirim ke masa depan oleh mendiang ibunya yaitu Toki, dia selalu mengalami banyak masalah sebelum akhirnya bertemu dengan kelompok bajak laut Topi Jerami. Bahkan saat bersama dengan Luffy dan kawan-kawan dia mempelajari banyak hal tentang dunia saat ini. Sehingga dia memiliki banyak pengalaman yang bisa dia gunakan saat menjadi Shogun di Wano nanti.

Momonosuke akan menjadi bijak lewat tragedi dari setiap petualangan yang dia lalui bersama Luffy, dia juga akan menjadi Shogun yang baik dan tentunya tidak gegabah dalam mengambil sebuah keputusan. Momonosuke bisa mengingat-ngingat pembelajaran apa saja yang bisa dia terapkan untuk mengubah Wano menjadi lebih baik. Saat ini usia Momonosuke telah 25 tahun, dan dia bukan lagi anak kecil cengeng namun seorang pria sejati yang akan membantu Luffy mengalahkan Kaido dan menjadi Shogun baru bagi Wano.

 

seorang manusia yang kebetulan tinggal di Malang dan lulusan salah satu kampus di sana pula. Lahir di Lumajang dan anak pertama dari dua bersaudara. Meski menyukai banyak hal, terkadang ada juga yang tidak disukainya juga sebab itu adalah sifat alami manusianya. Salam kenal untuk para Pembaca dan selamat menikmati sajian tulisannya.