Setelah ditunda selama satu tahun penuh, Disney belum berencana untuk mengundur jadwal perilisan film Black Widow lagi. Juga Disney tidak berencana merilis film Black Widow di layanan streaming Disney+. Selama acara Disney Investor beberapa waktu lalu, CEO Disney, Bob Chapek, menyatakan bahwa film Black Widow dimaksudkan untuk rilis di bioskop. Meski begitu, mereka masih belum mengesampingkan rencana lainnya, karena situasinya dapat berubah sewaktu-waktu.

“Fleksibel… Namun kami masih menginginkan filmnya rilis di bioskop.” Ungkap Bob Chapek. Ada dua opsi yang dapat dilakukan Disney jika film Black Widow kembali ditunda pada bulan Mei mendatang. Pertama mereka dapat beralih ke layanan streaming Disney+ . Mungkin Disney dapat merilis film Black Widow di Disney+ dengan biaya tambahan, seperti yang terjadi pada film Mulan yang rilis akhir tahun lalu. Kedua, mereka bisa kembali menunda perilisan filmnya, jika masih bersikeras untuk merilis filmnya di bioskop.

Hiro Studios

image source: screenrant.com

Film Black Widow masih akan dirilis tiga bulan lagi, yang berarti Disney dan Marvel Studios bisa memantau terlebih dahulu situasi terkini terkait kelangsungan bioskop, dan pandemi COVID-19 dalam beberapa bulan mendatang sebelum secara serius memperdebatkan masa depan film Black Widow. Jadi, kita tunggu saja ya Geeks, dan semoga film Black Widow tetap bisa rilis di layar lebar!

Film Black Widow merupakan salah satu film yang ditunggu di phase 4 MCU. Pasalnya film ini menjadi film pembuka Phase 4 MCU. Tentu akan sedikit aneh jika kita melihat kembali Natasha di film Black Widow, setelah kematian tragisnya di Avengers: Endgame. Namun yang harus dicatat bahwa film Black Widow akan menjadi prekuel, dengan mengambil latar waktu antara peristiwa di Captain America: Civil War dan Avengers: Infinity War.

Featured image: pinterest.com

Hiro Studios