Sutradara James Wan memastikan bahwa film Aquaman 2 tidak akan terhubung dengan film lainnya di DCEU, termasuk film The Flash. Aquaman and the Lost Kingdom menjadi salah satu film yang dinantikan di akhir tahun 2023. Film ini menjadi sekuel dari film Aquaman (2018), yang berhasil memegang gelar sebagai film DC terlaris sepanjang masa. Namun, sutradara James Wan memberikan kabar yang membuat terkejut banyak orang, karena film tersebut tidak akan bersinggungan dengan film dan karakter lain dalam DCEU.
Dalam wawancara dengan Entertainment Weekly, Wan mengungkapkan bahwa Aquaman 2 tidak terhubung ke film DCEU lainnya, meskipun sebelumnya muncul kabar tentang cameo Ben Affleck. Wan menjelaskan, “Hal sulit di awal adalah tidak tahu apakah Aquaman 2 (Aquaman and the Lost Kingdom) akan keluar lebih dulu atau setelah The Flash. Jadi, kami hanya harus bersiap-siap. Pada akhirnya, yang terbaik yang bisa saya katakan tentang film ini adalah bahwa ia tidak terhubung dengan cara apa pun ke salah satu dari film-film tersebut (DCEU). Itu pokoknya.”
Ketika ditanya lebih lanjut tentang kemungkinan penampilan pahlawan DCEU lainnya, Wan hanya berkata, “Itu ‘no comment,’ saat ini. Anda harus menunggu film ini rilis.” Mengingat Aquaman 2 akan menjadi film terakhir DCEU, setelah film The Flash, beberapa orang telah menduga bahwa film ini akan memberikan kesempatan bagi penggemar untuk mengucapkan selamat tinggal kepada para pahlawan.
DCEU akan direboot menjadi DCU, yang kali ini digagas oleh James Gunn. Namun sepertinya, tidak semua aktor lama DCEU akan digantikan oleh aktor baru. Gal Gadot sudah dipastikan kembali memerankan Wonder Woman di DCU. Selain itu, John Cena juga dipastikan kembali sebagai Peacemaker. Selain itu, Viola Davis kembali memerankan karakter ikoniknya yaitu Amanda Waller. James Gunn sepertinya masih akan membawa pemeran lama yang dia anggap potensial, dan mungkin saja dia masih tertarik untuk membawa kembali Jason Momoa.
Tetapi kabarnya, James Gunn ingin mengganti peran Momoa di DCU mendatang. Kabarnya, Gunn tertarik untuk menjadikan Momoa sebagai pemeran Lobo. Tetapi kabarnya keputusan itu akan bergantung dengan kesuksesan film Aquaman and the Lost Kingdom. Jika sukses, bukan tidak mungkin Jason Momoa masih akan kembali memerankan Aquaman.
Kematian superhero bukan hal yang aneh dalam komik Marvel. Ada banyak superhero yang diceritakan tewas, seperti Captain America, Thor, dan beberapa anggota Avengers lainnya. Tetapi biasanya, kematian di Marvel bukanlah hal mutlak, karena sang karakter biasanya akan dihidupkan kembali. Karakter beken seperti Iron Man pun pernah diceritakan mati secara tragis, meski akhirnya dia hidup kembali. Lantas apa saja kematian tragis yang pernah dialami oleh Iron Man alias Tony Stark? Simak berikut ini Geeks!
7Otak yang Terhapus
Setelah Norman Osborn menjadi pahlawan setelah dia berhasil menghabisi Skrull Queen dalam Secret Invasion, dia mendapatkan kekuatan yang sangat besar. Dia kemudian mengambil alih Dark Reign, dan menciptakan tim “superhero” baru bernama Dark Avengers. Sadar akan adanya ancaman, Tony ingin menyelamatkan para pahlawan super dengan menghapus Superhero Registraction Act yang dia simpan dalam otaknya.
Karena itulah Tony diburu dan dianggap sebagai penjahat. Dan saat Osborn mulai menyerang, Tony mulai menghapus informasi itu dari otaknya, dan otaknya pun juga turut terhapus. Akhirnya Tony mengalami koma karena otaknya mati. Untungnya kematian tersebut tidak berlangsung lama.
Itulah dia Geeks beberapa kematian Iron Man paling tragis di Marvel Universe. Meski begitu, Marvel tetap menghidupkan karakternya selama beberapa kali. Sehingga kematian Iron Man tidak bersifat permanen. Di antara beberapa kematian itu, mana yang kalian anggap paling tragis?
Desain awal Scarlet Witch yang begitu mengerikan di Doctor Strange in the Multiverse of Madness akhirnya diperlihatkan. Doctor Strange in the Multiverse of Madness menampilkan pengalaman menjelajahi multiverse yang luas. Kita pun bisa melihat saat Doctor Strange dan America Chavez melompat melintasi dimensi, dan juga transformasi yang mengerikan dari Wanda Maximoff alias Scarlet Witch yang menjadi villain utama di film ini. Nah menariknya nih Geeks, meski Scarlet Witch sudah tampil mengerikan dalam film tersebut, tetapi sebenarnya ada rencana untuk membuat karakternya jauh lebih mengerikan.
Dalam sebuah buku berjudul Doctor Strange in the Multiverse of Madness – The Art of the Movie, terlihat concept art resmi yang mengungkap desain alternatif Scarlet Witch yang jauh lebih mengerikan ketimbang versi finalnya. Dia terlihat seperti iblis yang datang dari neraka, dan siap membawa kehancuran kepada dunia. Scarlet Witch pun seperti telah kehilangan sisi manusianya. Mahkota ikonik yang biasa digunakan Scarlet Witch pun dihilangkan, yang memberikan pesan bahwa seolah-olah Darkhold benar-benar mengendalikan seluruh tubuh Scarlet Witch.
Memang awalnya, Doctor Strange in the Multiverse of Madness akan dibuat sebagai film horor. Karena itulah banyak concept art yang menampilkan desain karakter yang lebih mencekam, termasuk desain Scarlet Witch. Dalam Doctor Strange in the Multiverse of Madness, Scarlet Witch bertransformasi menjadi jahat setelah dia merasa kehidupannya sangat menyedihkan. Masa kecil yang tragis, kehilangan sosok tercinta (Vision dan Quicksilver), dan peristiwa di WandaVision menjadi pemicu transformasi Scarlet Witch menjadi jahat. Padahal sebelumnya, Scarlet Witch dikenal sebagai pahlawan yang sudah membantu Avengers mengalahkan Thanos.
Tidak diketahui apa yang nanti akan dilakukan oleh Scarlet Witch di MCU. Jika melihat ending Doctor Strange in the Multiverse of Madness, Scarlet Witch sepertinya menyadari apa yang telah dia lakukan. Tetapi mungkin di masa depan, Scarlet Witch akan masih menjadi jahat. Penggemar Marvel akan tetap tertarik untuk melihat bagaimana karakter Scarlet Witch mengalami transformasi yang mengerikan dan mudah-mudahan di masa depan, karakternya tetap akan memberikan kejutan yang menarik bagi para penonton. Kita tunggu aja ya Geeks apa yang akan terjadi nanti.
Sutradara film Aquaman 2, James Wan, jelaskan tentang peran Mera di film tersebut demi menjawab berbagai tanggapan negatif dari para fans. Film Aquaman merupakan salah satu film tersukses di DCEU, dengan raihan total pemasukan hingga lebih dari 1 miliar dollar Amerika. Inilah alasan mengapa kemudian pihak rumah produksi WB Discovery kemudian memberikan lampu hijau kepada film tersebut untuk membuat sekuelnya.
Aquaman 2 pun resmi dibuat setelah diumumkan beberapa tahun lalu. Sayangnya, banyak sekali kendala dan tantangan yang kemudian muncul saat proses produksi film Aquaman and the Lost Kingdom ini. Mulai dari sisi kreatif sampai sisi cast. Yang banyak disorot adalah bagaimana Amber Heard, pemeran Mera di film tersebut, harus tersandung kasus hukum dengan mantan suaminya, Johnny Depp, yang bahkan berlanjut hingga tahap persidangan.
Banyak kabar yang kemudian beredar di mana peran dari Amber Heard di film Aquaman 2 dikurangi sampai dihilangkan oleh pihak WB Discovery. Berkaitan dengan simpang siurnya kabar mengenai peran Mera di Aquaman 2, James Wan sempat berbicara kepada Entertainment Weekly dan menanggapi tentang pengurangan peran dari Mera di filmnya. Wan sendiri tidak membantah atau mengonfirmasi mengenai hal tersebut. James Wan hanya menjelaskan seperti apa alur cerita di film Aquaman and the Lost Kingdom.
James Wan menggambarkan film Aquaman pertama sebagai kisah cinta antara Arthur Curry dan Mera serta kembalinya Arthur ke Atlantis. Namun, di film kedua ini, kita akan melihat Arthur akan mengenali lebih dekat terhadap saudaranya, Orm. “Aku selalu menjelaskan kepada semua orang sedari awal. Film Aquaman pertama adalah tentang petualangan Arthur dan Mera. Film kedua akan menjadi petualangan Arthur dan Orm. Jadi, film pertama film romantis aksi-petualangan, sehingga film kedua adalah romance aksi-petualangan. Kita akan tetap berpaku ke sana.”
Amber Heard sendiri sebelumnya sempat memberikan pernyataan jika pasca persidangan pihak studio tidak ingin dia ada di film Aquaman and the Lost Kingdom. Namun, dia berjuang sekuat tenaga untuk bisa mempertahankan peran Mera di film itu. Heard juga menjelaskan jika dia mendapatkan naskah skrip baru di mana banyak sekali elemen karakter dan aksi dari Mera dihilangkan dari filmnya. Kita nantikan saja ya Geeks seperti apa film Aquaman and the Lost Kingdom pada Desember mendatang.
Bad Boys akan kembali dengan film keempat yang rencananya akan tayang di bioskop pada musim panas mendatang. Bad Boys 4 masih akan dibintangi oleh para pemeran lama seperti Will Smith dan Martin Lawrence, serta disutradarai Adil El Arbi dan Bilall Fallah. Setelah para penggemar menantikan film ini, banyak yang bertanya-tanya tentang judul resminya. Dalam sebuah wawancara terbaru dengan Fallah dan El Arbi, mereka akhirnya mengungkap judul film Bad Boys 4. Meskipun ini belum keputusan final, tetapi mereka ingin menamai filmnya Bad Boys Ride or Die.
“Nah, Anda tahu, judul yang kami suka – saya tidak tahu apakah mereka akan setuju – mungkin seperti Bad Boys Ride or Die karena Bad Boys 4 Life sudah digunakan. Kami tidak tahu akan ada yang keempat, tahu?” Ungkap El Arbi. “Tapi ya, apa yang akan terjadi dalam film ini, menurut saya, akan ada lebih banyak komedi. Yang ketiga memiliki nada dramatis. Dalam ini, tujuannya benar-benar membuat orang tertawa dan bersenang-senang di bioskop. Martin Lawrence akan mencapai level yang lebih tinggi dalam ini. Ini adalah puncak dari perjalanan Marcus Burnett.”
Detail plot film Bad Boys 4 masih dirahasiakan. Tetapi yang jelas filmnya masih menceritakan petualangan Lowrey (Will Smith) dan Marcus Burnett (Martin Lawrence). Selain menghadirkan Will Smith dan Martin Lawrence, filmnya juga menampilkan beberapa pemeran lain seperti Vanessa Hudgens sebagai Kelly, Alexander Ludwig sebagai Dorn, Paola Núñez sebagai Kapten Rita Secada, John Salley sebagai Fletcher, dan Tasha Smith sebagai pengganti Theresa Burnett. Eric Dane, Ioan Gruffudd, Rhea Seehorn, dan Joyner Lucas juga telah bergabung dalam peran yang masih belum diungkapkan.
Film Bad Boys 4 sepertinya akan menjadi tontonan yang dinantikan oleh para penggemar dengan balutan aksi yang khas dan komedi yang lebih kuat. Dengan kembali bergabungnya Will Smith dan Martin Lawrence, serta adanya tambahan bintang-bintang lainnya, semakin menambah semangat para pecinta film aksi. Tunggu saja kehadiran mereka di layar lebar musim panas mendatang untuk mengetahui petualangan baru apa yang akan mereka hadirkan.
Para produser dari live action One Piece memiliki rencana jangka panjang untuk seriesnya di mana mereka ingin hadirkan 6 season. Live action One Piece merupakan series adaptasi manga dan anime yang sukses besar yang Netflix hadirkan sejauh ini. Seperti yang Geeks ketahui, ada banyak adaptasi anime yang platform streaming terbesar itu hadirkan. Namun, hampir semua proyek tersebut mengalami kegagalan atau dianggap gagal.
Faktor cerita, cast, atau hal lainnya jadi beberapa alasan mengapa kemudian adaptasi anime menjadi sesuatu yang sulit untuk terwujud dengan baik. Namun, series live action One Piece berhasil mematahkan hal tersebut. Series yang tayang perdana 31 Agustus kemarin ini justru mendapatkan sambutan meriah dari mayoritas fans. Dan dari reaksi para fans terkait seriesnya, wajar jika banyak orang kemudian berharap ceritanya masih akan terus berlanjut.
Saat ini, Netflix belum memberikan lampu hijau untuk season 2 live action One Piece meskipun naskah untuk season tersebut sudah selesai. Terlepas dari hal tersebut ternyata pihak produser memiliki rencana jangka panjang, di mana mereka sudah menyiapkan rencana untuk 6 season kedepan. Bahkan, mereka sudah siap jika seriesnya berjalan hingga 12 season. Fakta ini terungkap dalam wawancara Deadline dengan dua produser seriesnya, Marty Adelstein dan Becky Clements.
Ketika ditanya apakah keduanya memiliki harapan untuk season 2, Adelstein mengatakan bahwa mereka memiliki harapan untuk 12 season. “Kami memiliki harapan untuk 12 season, kami memiliki banyak sekali materi.” Clements kemudian menambahkan jika manganya sendiri memiliki lebih dari 1080 chapter yang kemudian bisa dibagi ke dalam beberapa season. “Kami memiliki lebih dari 1.080 chapter saat ini di manga… Kami memiliki banyak rencana dengan Matt Owens tentang bagaimana kami akan membaginya dalam berbagai musim, dan aku pikir meskipun kami mampu menghadirkan enam season, kami mungkin hanya akan menggunakan separuh chapter dari manganya. Hal ini bisa terus berlanjut.”
Dan berkaitan dengan harapan jangka panjang tersebut, Becky Clement menjelaskan bahwa mereka sudah mengadakan pembicaraan dengan berbagai pihak, termasuk Netflix, Shueisha, dan Eiichiro Oda. “Kami benar-benar sudah banyak melakukan pembicaraan tentang apa yang akan kami lakukan dengan seasin 2 jika kami mendapatkan kesempatannya, dan sedikit pembicaaraan mengenai ke mana arah kami untuk season 3 hingga season 6.“
Mungkin tidak banyak Geeks yang tahu jika beberapa karakter dalam film Expendables sebenarnya terinspirasi dari tokoh nyata. Film Expendables menjadi film aksi blockbuster paling “jantan” yang pernah muncul di Hollywood. Deretan aktor laga populer menghiasi nama-nama cast di film ini, mulai dari Sylvester Stallone, Arnold Schwarzenegger, Bruce Willis, dan banyak lagi. Yang menarik adalah sebenarnya ada beberapa karakter di film Expendables yang sebenarnya terinspirasi dari tokoh nyata.
5Barney Ross
Karater Expendables yang terinspirasi dari sosok nyata terakhir tidak lain adalah sang pemimpin tim, Barney Ross. Karakter yang diperankan oleh Sylvester Stallone tersebut terinspirasi dari sosok juara tinju dengan nama yang sama, Barney Ross. Dari 81 pertandingan yang dia jalankan, Ross mencatatkan rekor kemenangan yang luar biasa yaitu 72 kemenangan, di mana 22 diantaranya menang dengan cara knockout.
Barney Ross kemudian mendaftar ke marinir Amerika saat perang dunia kedua dan mendapatkan penghargaan Silver Star atas jasanya. Ross juga mendapatkan pujian yang tinggi dari presiden Franklin D. Roosevelt dalam acara White House Rose Garden. Yang menarik adalah bagaimana Sly erat kaitannya dengan peran Rocky Balboa, rasanya memang pantas jika dia menggunakan nama karakter Barney Ross.
Di balik hingar bingar dan epiknya berbagai adegan pertempuran dan adegan aksi lainnya dalam film Expendables, ternyata beberapa nama dari para karakter di film ini terinspirasi dari tokoh nyata. Tim kreatif dari film ini mungkin memang sengaja menyocokan cerita masa lalu dari para tokoh tersebut dengan sifat dan perilaku para karakter di filmnya.
Terdapat sebuah teori menarik disertai berbagai bukti yang ada jika film Top Gun 2 adalah wujud dari mimpi kematian Maverick. Setelah 36 tahun, akhirnya Tom Cruise kembali memerankan karakter Pete Mitchell alias Maverick dalam sekuel film Top Gun yaitu Top Gun: Maverick. Namun, terdapat sebuah teori menarik yang berkembang di kalangan fans yang menyebutkan jika sebenarnya Maverick sudah tewas beserta berbagai bukti.
Teori Kematian Maverick
Dalam alur cerita film Top Gun dijelaskan jika seorang pilot akan sangat sulit untuk bisa mencapai kecepatan Mach 9 atau Mach 10. Namun, yang menarik kemudian adalah di bagian pembuka film Top Gun 2: Maverick nampak bagaimana sang piot kawakan tersebut mampu untuk meningkatkan kecepatan pesawat tempurnya sampai melewati batas. Maverick diperlihatkan berhasil mencapai kecepatan Mach 10.
Meskipun begitu, pesawat yang dia kendarai menjadi hilang kendali dan Maverick harus keluar dari pesawatnya. Dalam momen mengerikan tersebut, Maverick mengalami kejadian luar biasa di mana dia selamat dari peristiwa itu. Dengan situasi yang mengerikan yang terjadi kepada Maverick, rasanya sulit dipercaya jika dia bisa selamat dari peristiwa itu. Namun, filmnya seolah memberikan kesan jika Maverick memang adalah seorang pilot yang memiliki talenta luar biasa.
Yang menarik adalah banyak fans kemudian menghadirkan teori terkait dengan peristiwa tersebut. Salah satu teori yang menarik menyebutkan jika Maverick sebenarnya tidak selamat dari trial kecepatan Mach 10 di adegan pembuka Top Gun 2. Teorinya menjelaskan jika Maverick sebenarnya sudah tewas dalam kejadian tersebut dan seluruh cerita di sepanjang sisa filmnya merupakan gambaran mimpi dari Maverick.
Berbagai Bukti Kematian Maverick
Ada berbagai bukti menarik yang bisa menjelaskan mengenai teori jika Maverick sebenarnya sudah tewas di awal cerita Top Gun 2. Bukti pertama, semua hal yang terjadi saat peristiwa Mach 10 adalah mimpi buruk. Pesawat eksperimental Darkstar yang dikendalikan oleh Maverick hancur di bagian stratosfer. Kemudian, melemparkan diri dalam kecepatan Mach 10 sama dengan menghancurkan diri sendiri.
Kecepatan 10 Mach sendiri sama dengan kurang lebih 12.348 km perjam. Sangat kecil – bahkan mustahil – kemungkinan manusia atau pun pilot pesawat tempur untuk bisa selamat dari kecepatan itu. Yang juga jadi catatan adalah bagaimana Maverick bisa selamat dari kejadian mengerikan tersebut tanpa mengalami patah tulang atau luka serius sedikit pun di tubuhnya.
Bukti kedua ada kaitannya dengan pertemuan Maverick dan Iceman. Saat mereka kembali bertemu, mantan rivalnya tersebut meminta Maverick untuk melepaskan rasa bersalah dan trauma masa lalu yang dia simpan. Dalam konteks teori ini, Iceman coba untuk memberikan saran kepada Maverick agar melepaskan beban dan trauma kematian Goose agar Maverick bisa mati dengan tenang.
Hal tersebut akan membuat alur cerita kematian Iceman di film Top Gun 2 jadi lebih masuk akal, apalagi karakternya kemudian diceritakan meninggal setelah memberikan sarah tersebut. Dengan kata lain, kematian Iceman tersebut terjadi karena peran atau tugasnya untuk membantu rekannya tersebut sudah dia laksanakan. Bukti ketiga adalah Rooster dan Goose memiliki banyak sekali kemiripan.
Rooster memang sangat mirip dengan ayahnya, Goose. Mulai dari penampilannya, bahkan hingga dia memainkan lagu yang sama dengan Goose. Hal itu dianggap seolah Rooset adalah perwujudan dari ingatan tentang Goose. Bukti ini juga dianggap menjelaskan mengapa Top Gun 2 tidak menceritakan banyak hal tentang kehidupan Rooster selain perselisihannya dengan Maverick.
Selain perselisihan Maverick dan Rooster, perselisihan antara Hangman dan Rooster juga dianggap jadi bukti terkait dengan teori ini. Menurut penjelasannya, rivalitas kedua karakter ini sangat mirip antara rivalitas Iceman dan Maverick yang mana peristiwaw ini kemungkinan hanya akan terjadi atau muncul dalam ingatan dari Maverick. Dia bisa jadi kembali teringat kenangan terbang bersama rivalnya tersebut.
Bukti Lainnya
Dalam film Top Gun 2, Maverick sengaja dipanggil kembali untuk terlibat dalam sebuah misi yang sangat rahasia. Namun, para penonton tidak pernah tahu misi apa yang dia jalani, di negara mana misi tersebut dilaksanakan, dan sebagainya. Hanya Maverick yang bissa menjalankan misi tersebut. Yang menarik adalah Maverick tidak mendapatkan peringatan atau dikeluarkan dari kesatuan pasca aksi atau tindakan sembrono yang dia lakukan.
Misi yang dijalankan oleh Maverick ini bisa jadi sebenarnya adalah fantasi atau imajinasi belaka yang ada di dalam pikiran atau kepala Maverick. Dan bukti terakhir yang dihadirkan dalam teori kematian Maverick di film Top Gun 2 adalah bagaimana karakter Tom Cruise tersebut kembali bertemu dengan sang kekasih yang dia tinggalkan puluhan tahun lalu, Penny Benjamin.
Yang menarik adalah karakter yang diperankan oleh Jennifer Connelly tersebut ternyata masih bekerja di pangkalan militer tempat Maverick ditugaskan. Dan ternyata dia juga masih betah untuk melajang. Penny bahkan memberikan kesempatan lagi bagi Maverick untuk kembali bersatu setelah apa yang terjadi. Situasi atau skenario ini biasanya muncul dalam ingatan atau dalam kepala pria yang sekarat atau hampir tewas.
Maverick Masih Belum Tewas
Meskipun teori jika Maverick sebenarnya sudah tewas di film Top Gun 2, namun bisa jadi ada kemungkinan lainnya yang terjadi kepada Maverick. Film Top Gun 3 mungkin bisa menghadirkan momen di mana Maverick sebenarnya belum tewas dan berada dalam kondisi koma, meskipun sadar dan sedang dalam masa pemulihan. Jika demikian, Top Gun 3 mungkin bisa menghadirkan pendekatan cerita yang jauh lebih realistis.
Di sisi lain, hal itu juga bisa jadi akan membuktikan jika semua hal yang muncul dalam alur cerita Top Gun 2 sebenarnya adalah fantasi atau ingatan dan kenangan dari Maverick itu sendiri. Kita nantikan saja ya Geeks apakah Top Gun 3 akan dibuat dan apakah kemudian mereka akan menghadirkan cerita yang jauh lebih realistis dan masuk akal atau tetap menghadirkan hal yang sama.
Christopher Nolan dilaporkan sedang dalam pembicaraan untuk menyutradarai dua film James Bond berikutnya. Dilansir World Of Reel, produser Bond, Barbara Broccoli, sedang “mendekati” Nolan, tetapi pembicaraan tersebut tertunda akibat mogok kerja yang terjadi di Hollywood. Apalagi ketika itu, Nolan masih sibuk mempromosikan Oppenheimer. Sumber mengatakan bahwa Barbara Broccoli tertarik melibatkan Nolan sebaagai penulis dan sutradara untuk dua film baru James Bond, yang akan diperankan oleh penerus Daniel Craig.
Tetapi disebutkan juga hambatan utama dalam kesepakatan tersebut yaitu sejauh mana kebebasan kreatif yang diinginkan oleh Nolan untuk proyek ini. Sebenarnya ada sutradara lain yang disebut sebagai kandidat sutradara film James Bond terbaru yaitu Danny Boyle , Denis Villeneuve, dan Paul Greengrass. Awal tahun ini, Nolan sebenarnya sempat mengatakan bahwa akan menjadi “keistimewaan luar biasa” untuk menyutradarai film James Bond.
“Pengaruh film-film itu dalam filmografi saya sangat jelas,” jelas Nolan. “Itu akan menjadi keistimewaan luar biasa untuk melakukannya. Pada saat yang sama, ketika Anda menceritakan karakter seperti itu (James Bond), akan ada batasan tertentu. Ini harus menjadi saat yang tepat dalam kehidupan kreatif Anda di mana Anda dapat mengungkapkan apa yang ingin diungkapkan dan benar-benar menyelam ke dalam sesuatu dalam batasan yang sesuai karena Anda tidak pernah ingin mengambil sesuatu seperti itu dan melakukannya dengan salah.”Â
Secara garis besar, Nolan sangat ingin menyutradarai film James Bond. Tetapi dia tidak ingin jika saat menyutradarainya, ada batasan untuk mengembangkan cerita dan karakter James Bond itu sendiri. Dia ingin kebebasan penuh terhadap filmnya, tanpa ada campur tangan dari studio atau pihak lain.
Kehadiran Christopher Nolan dalam franchise James Bond tentu saja akan menjadi berita besar. Nolan telah dikenal dengan karya-karyanya yang ambisius dan berpengaruh dalam dunia perfilman, seperti trilogi The Dark Knight dan film-film seperti Inception dan Dunkirk. Pengaruhnya dalam genre aksi dan thriller telah membuatnya menjadi salah satu sutradara paling dihormati di Hollywood. Masih belum diketahui apakah kesepakatan ini menjadi kenyataan atau tidak. Kita tunggu aja ya Geeks informasi selanjutnya.
DCEU menghadirkab cukup banyak karakter orisinal di mana karakter tersebut tidak muncul atau tidak ada di komiknya. Dalam sebuah film adaptasi, seperti komik, bukan sebuah hal yang baru jika ada berbagai elemen yang dihilangkan atau ditambahkan di dalamnya. Salah satu elemen yang umumnya ditambahkan adalah karakter. Film-film tersebut biasanya menghadirkan karakter orisinal yang tidak ada di sumber aslinya. DCEU pun melakukan hal itu. Berikut adalah karakter orisinal di DCEU.
1. Calvin Swanwick
Jendral Calvin Swanwick merupakan karakter orisinal yang pertama kali diperkenalkan di DCEU. Karakter yang diperankan oleh Harry Lennix ini muncul di film Man of Steel, di mana dia adalah sosok pemimpin angkatan bersenjata Amerika saat berhadapan dengan General Zod. Swanwick kemudian mendapatkan promosi jabatan, di mana posisinya yang baru adalah menteri pertahanan.
Banyak sekali fans yang sangat menyayangkan bagaimana pihak rumah produksi kurang memaksimalkan karakter Calvin Swanwick. Dalam film Zack Snyder’s Justice League akhirnya terungkap siapa karakter orisinal tersebut. Ternyata, dia adalah karakter yang jadi penyamaran dari J’onn J’onzz alias Martian Manhunter saat berada di bumi. Para fans menyayangkan bagaimana cerita Justice League tidak berlanjut yang akhirnya membuat karakter Martian Manhunter tidak pernah memiliki peranan yang besar.
2. Alistair Lord
Setelah mengalami berbagai perdebatan, pihak DC akhirnya memutuskan untuk merilis sekulel Wonder Woman, Wonder woman 1984, di HBO Max. Film yang rilis pada 2020 ini menghadirkan sosok villain klasik dari cerita komik, yaitu Maxwell Lord. Karakternya sendiri diperankan oleh aktor Pedro Pascal. Sosok pebisnis tersebut dihadirkan berbeda dari apa yang muncul dari komiknya.
Berbeda dengan versi komik, di mana impian terbesarnya menjadi alasan mengapa dia berbuat kejahatan yaitu menghapus berbagai karakter superhero yang ada, dalam versi Wonder Woman 1984 sang anak yang jadi motivasi Maxwell Lord untuk berbuat jahat. Sosok Alistair Lord merupakan karakter salah satu karakter orisinal yang muncul di DCEU, di mana meskipun perannya tidak besar namun dia memilki dampak besar terhadap hidup Maxwell Lord.
3. Milton
Sebelum mengisi posisi sebagai co-director dari DC Studios, James Gunn pernah menggarap film reboot dari Suicide Squad di tahun 2018 yaitu The Suicide Squad. Film ini rilis pada 2021 dan kembali menghadirkan cerita di mana Amanda Waller mengumpulkan orang-orang terpilih untuk bergabung dalaam tim Task Force X. Harley Quinn dan Rick Flag adalah beberapa karakter yang kembali muncul di filmnya.
Berbagai karakter lainnya merupakan “pendatang baru” seperti Peacemaker, Bloodsport, dan bahkan King Shark. Namun, banyak fans yang tidak sadar dengan karakter orisinal di film ini yaitu Milton. Dia adalah salah satu anggota pemberontak Corto Maltese yang membantu tim Suicide Squad saat menculik the Thinker. Karakter yang diperankan Julio caesar Ruiz ini juga ikut dalam penyerbuan untuk menghancurkan Jotunheim dan Project Starfish sebelum kemudian dia tewas terbunuh.
4. Ratcatcher 2
Masih dari film The Suicide Squad, selain Milton karakter orisinal yang muncul di DCEU lainnya dalam film ini adalah Ratcatcher 2. Sebenarnya Ratcatcher merupakan salah satu karakter yang muncul dalam cerita komik. Namun, James Gunn memutuskan untuk menghadirkan versi lain dari karakter tersebut yang tidak lain adalah Ratcatcher 2 yang diperankan oleh Daniela Melchior.
Dia mengambil peran tersebut pasca kematian dari sang ayah, yang juga merupakan versi lainnya dari Ratcatcher. Nama asli Ratcacther 2 sendiri adalaah Cleo Cazo, di mana dia tumbuh besar di jalanan bersama ayahnya dan juga para tikus. Cleo berhasil menciptakan sebuah alat yang bisa mengendalikan para tikus. Ratcatcher 2 merupakan salah satu karakter orisinal yang populer.
5. Leota Adebayo
James Gunn memperkenalkan karakter yang akan memiliki peranan besar kedepannya dalam pengembangan DCU. Dia adalah Leota Adebayo, karakter yang muncul dalam series Peacemaker. Diperankan oleh Danielle Brooks, Leota Adebayo merupakan salah satu anggota tim khusus yang dibentuk oleh Amanda Waller untuk menghadapi ancaman alien bernama “Butterflies.”
Di sepanjang seriesnya, sebenarnya Leota nampak tidak terlalu istimewa selain bagaimana kecerdasannya dalam hal teknologi. Namun, menjelang akhir musim perdana Peacemaker baru terungkap siapa sebenarnya Leota, yang tidak lain adalah putri dari Amanda Waller. Dalam komiknya, Amanda Waller memang memiliki beberapa putri. Tetapi, Peacemaker menghadirkan khusus karakter Leota Adebayo. Dan ini jadi satu-satunya putri Amanda yang ikut terlibat dalam proyek sang ibu. BERSAMBUNG KE HALAMAN 2.
Anggota Justice League paling brutal di DC universe yang terakhir adalah Lobo. Lobo sendiri adalah seorang pemburu buronan alias bounty hunter yang sudah berpetualang ke hampir seluruh alam raya DC. Dia berasal dari sebuah planet bernama Czarnia yang saat ini sudah hancur. Sebagai seorang bounty hunter, rasanya memang tidak mengherankan jika Lobo terkenal karena kebrutalan yang dia lakukan.
Seperti halnya beberapa karakter yang ada dalam daftar ini, Lobo pada awalnya adalah seorang villain. Batman yang menawari langsung Lobo untuk bergabung dengan tim Justice League of America dan Lobo sendiri setuju untuk bergabung. Ini merupakan tanda terima kasihnya kepada Batman yang sudah menyelamatkan nyawanya, yang mana tentunya menarik bagi sosok Lobo yang memang tidak ragu menghabisi nyawa orang lain demi pekerjaan.
Sebagai bounty hunter tidak terhitung berapa banyak nyawa yang sudah dia habisi di seluruh galaksi DC. Tindakan paling gila yang pernah Lobo lakukan adalah menghabisi dan menghancurkan planetnya sendiri. Lobo juga merupakan salah satu karakter yang abadi di universe DC mengingat salah satu kekuatannya adalah dia sulit untuk tewas akibat healing factor yang luar biasa.
Tim superhero Justice League memang terkenal akan sisi heorisme mereka. Para superhero tersebut juga tidak jarang menunjukan aksi heorisme mereka dengan mengorbankan diri mereka. Tetapi, ada juga anggota Justice League yang terkenal akan tindakan brutal mereka contohnya adalah nama-nama di atas.
Kematian yang diceritakan dalam buku komik sebenarnya bukan hal yang aneh. Ada banyak karakter yang diceritakan tewas, tak perduli apakah dia karakter utama atau bukan. Tetapi biasanya, karakter yang diceritakan mati tidak benar-benar mati, karena kemudian dia dihidupkan kembali dengan caranya masing-masing. DC Comics pun menerapkan hal serupa, di mana mayoritas karakter yang diceritakan mati, kemudian dihidupkan kembali. Tetapi ada beberapa kematian karakter DC yang justru mengubah DC Universe secara keseluruhan. Apa saja? Simak berikut ini!
1. Jason Todd
Meski memiliki hati yang tangguh, ternyata ada kematian dari seseorang yang membuat Batman sangat terpukul. Kematian tersebut dialami oleh sidekick Batman, Jason Todd, yang ketika itu sedang bertugas menjadi Robin. Karena gagal melindungi Robin, Batman menjadi sangat marah. Kemarahan itulah yang membuatnya bertransformasi menjadi sosok yang lebih kejam dan brutal. Dia tak segan menghabisi lawan-lawannya, terutama yang dia anggap terlibat dengan pembunuhan Robin.
Bahkan Tim Drake yang mencoba menenangkan Batman pun gagal. Batman tidak pernah benar-benar pulih dari kejadian tersebut. Bahkan meski Jason Todd kembali sebagai Red Hood. Yap, memang tidak ada kematian yang abadi di DC Comics dan komik lainnya.
2. Superman
Seperti yang disebutkan di atas bahwa tidak ada kematian abadi di DC Comics. Tetapi Superman pernah diceritakan mati, dan kematian itu sukses membuat pembaca komik terkejut, karena berdampak kepada keseluruhan cerita. Ketika itu, Superman harus menghadapi musuh yang sebenarnya dia takuti, yaitu Doomsday.
Doomsday mampu menahan semua serangan yang diberikan Superman, hingga akhirnya Superman menemui ajalnya di tangan Doomsday. Kematian Superman itulah yang mengubah perspektif terhadap Doomsday di mana dia sekarang dianggap sebagai villain paling kuat. Dan setiap kemunculannya, para pahlawan akan merasa ketakutan. Beruntung karena Superman akhirnya kembali dihidupkan.
3. Maxwell Lord
Dengan kekuatan pengendali pikiran yang dimiliki Maxwell Lord, dia menjadi sosok villain yang ditakuti. Apalagi setelah dia berhasil membuat Superman berada di bawah pengaruh kekuatannya, dan menjadikan Superman sebagai senjata. Oleh sebab itulah, cara satu-satunya untuk menghentikan Maxwell Lord adalah dengan menghabisinya. Beruntung karena Maxwell Lord pada akhirnya bisa dihabisi oleh Wonder Woman.
Tetapi ada anggota Justice League yang tidak setuju dengan cara yang Wonder Woman lakukan. Sosok tersebut adalah Batman, yang akhirnya meminta agar Wonder Woman dikeluarkan dari Justice League. Secara tidak langsung, kejadian ini memang mengubah perspektif Wonder Woman yang digambarkan sebagai pahlawan yang rela membunuh villain.
4. Ted Kord
Di DC Comics, ada 3 karakter yang pernah mengemban gelar Blue Beetle. Sosok pertama adalah Dan Garrett, kemudian disusul oleh Ted Kord, dan Jaime Reyes. Jadi secara kronologi, Jaime Reyes menjadi Blue Beetle ketiga. Jaime Reyes sendiri tidak akan menjadi Blue Beetle jika Ted Kord tidak diceritakan tewas dalam komik Countdown to Infinite Crisis #1. Dalam komik tersebut, Ted Kord tewas secara mengenaskan oleh Maxwell Lord.
Ted Kord menolak untuk membantu Maxwell Lord dalam perang salib, yang membuat Maxwell murka hingga akhirnya menembak Ted Kord. Setelah peristiwa menyedihkan itulah Jaime Reyes yang kemudian menggantikan posisi kekosongan Blue Beetle. Tanpa kematian Ted Kord, mungkin Reyes tidak akan pernah bertemu Khaji-Da dan menjadi Blue Beetle.
5. Flash
Crisis on Infinite Earth menjadi salah satu peristiwa paling berdarah di komik DC. Ada banyak superhero yang tewas dalam kejadian itu. Salah satu superhero yang menjadi korban adalah The Flash, yang mengorbankan dirinya untuk menyelamatkan multiverse dengan cara menghancurkan meriam antimateri menggunakan kecepatan Speed Forcenya.
Tetapi dia itu adalah kemampuan terbesarnya yang pernah dia gunakan, sehingga tubuhnya tidak mampu menahan, dan membuatnya harus tewas. Jika tidak ada Barry Allen, mungkin seluruh multiverse akan hancur. Dan setelah kematian Barry Allen, selama beberapa waktu posisi The Flash digantikan oleh Wally West, dan Justice League pun melakukan masa berkabung. BERSAMBUNG KE HALAMAN 2.
Tony Stark dikenal sebagai salah satu karakter paling jenius. Bagaimana tidak? Dia sudah banyak menciptakan berbagai penemuan penting, yang sudah banyak digunakan oleh orang sekitarnya. Contohnya adalah armor War Machine, yang saat ini digunakan oleh Rhodey. Selain itu, ada juga armor Spider-Man, yang sempat digunakan Peter Parker untuk mengalahkan musuh. Menariknya nih Geeks, ada beberapa teknologi ciptaan Tony Stark alias Iron Man, yang kini menjadi nyata. Apa saja teknologi tersebut yang menjadi nyata? Simak berikut ini Geeks!
1. Jet Suit
Bisa terbang seperti Iron Man bukanlagi hanya mimpi, karena orang biasapun bisa melakukan hal tersebut di dunia nyata. Yap, dua perusahaan bernama GNAAS dan Gravity Industries membuat teknologi bernama Jet Suit, sebuah pakaian yang didesain khusus agar bisa terbang berkat 5 mesin jet yang ditempelkan pada pakaian tersebut. Dan menariknya, Jet Suit didesain khusus untuk keadaan darurat seperti digunakan oleh tim paramedis, untuk menjangkau lokasi-lokasi yang sulit.
Pakaian ini diklaim mampu terbang sejauh 100 meter dengan kecepatan 51,53 km/jam. Tentu saja pakaian ini mirip seperti armor yang digunakan Tony Stark saat menjadi Iron Man. Dengan armor Iron Man, Tony Stark bisa terbang ke segala penjuru untuk menolong rekan-rekannya di Avengers. Meski tidak bisa seluasa atau sejauh armor Iron Man, tetapi itu merupakan pencapaian dari Jet Suit. Mungkin di masa depan, pakaian itu akan menjangkau lebih jauh lagi.
2. Mobil Otonom
Tony Stark alias Iron Man kembali memamerkan teknologi terbarunya dalam film Avengers: Age of Ultron. Di ending, kita bisa melihat saat Tony Stark menunjukkan sebuah mobil Audi berwarna orange yang tiba-tiba datang dari kejauhan menghampiri Tony Stark yang sedang berbincang dengan Steve Rogers. Menariknya, tidak ada pengemudi di balik mobil tersebut, di mana mobilnya dikendalikan secara komputerisasi dan serba otomatis.
Tesla sudah berhasil membuat mobil yang serba otomatis itu, mulai dari mobilnya yang bisa menyetir sendiri, hingga fitur parking assist, yang memungkinkan mobil memarkirkan dirinya sendiri secara otomatis. Bahkan pabrikan-pabrikan mobil lainnya pun mengembangkan teknologi serupa, seperti yang dilakukan oleh Mercedes, dan BMW. Teknologi ini mulai banyak digunakan, dan nantinya tidak akan aneh melihat mobil-mobil mengemudi tanpa adanya supir.
3. Robot Tempur
Lagi-lagi, film Avengers: Age of Ultron juga menunjukkan teknologi epik yang dilahirkan oleh Tony Stark alias Iron Man. Dalam film tersebut, Tony Stark menciptakan robot canggih bernama Ultron yang dibuat untuk melindungi Bumi dari makhluk luar angkasa. Sebelumnya, Tony Stark mengalami mimpi buruk yang memperlihatkan Bumi diserang. Karena itulah dia menjadi khawatir hingga akhirnya dia merancang Utron dan pasukannya. Tetapi pada akhirnya Ultron justru malah berbalik menyerang Tony Stark dan Avengers.
Pada tahun 2018, sebuah perusahaan bernama Hankook Mirae Technology dari Korea Selatan berhasil membuat sebuah robot yang diberi nama Method-2. Robot ini mampu meniru gerakan lengan, tangan, dan jari pilotnya. Menurut Hankook Mirae, robot ini tidak diperjualbelikan ke negara lain, dan di masa depan akan digunakan untuk operasi militer atau penanggulangan bencana. Jadi secara desain, robot ini didesain untuk pertempuran.
4. Artificial Intelligence
Artificial Intelligence atau A.I memang tengah naik daun belakangan ini. A.I memang sudah merambah semua aspek kehidupan. Ketika kalian membuka handphone, kalian akan menemui berbagai A.I seperti Google Assistant di Android, atau bahkan Siri di Iphone, yang siap membantu kehidupan kalian sehari-hari. Tetapi memang kemampuan A.I yang sudah ada saat ini belum mampu menyaingi Jarvis, A.I yang dibuat oleh Tony Stark.
Jarvis memang sudah banyak membantu kehidupan Tony Stark. Contohnya dalam pertempuran, di mana Jarvis bisa membantu Tony Stark untuk membidik musuh, menganalisa kekuatan musuh, memilih senjata terbaik, atau bahkan mengontrol hal-hal lainnya. Sebenarnya selain Jarvis, Tony Stark juga memiliki A.I lainnya seperti Friday, Edith, dan masih banyak lagi. Mungkin tidak lama lagi, A.I di dunia nyata akan menjadi semakin sempurna, dan akan mirip seperti Jarvis.
Itulah dia Geeks beberapa teknologi Iron Man yang akhirnya menjadi kenyataan. Sekarang kita bisa melihat berbagai teknologi tersebu ada di dunia nyata. Dan mungkin akan ada lebih banyak lagi teknologi Iron Man yang menjadi kenyataan di masa depan.
Dalam sebuah klip yang dibagikan oleh Variety, Taika Waititi memberikan update film Star Wars terbarunya, sambil merujuk film Star Wars lainnya yang digarap oleh Shawn Levy. Waititi mengatakan, “Berbeda dengan saya, mari kita harapkan dia berhasil menyelesaikan naskah itu.” Lewat apa yang Waititi ungkapkan, sepertinya naskah film Star Wars buatannya sudah rampung. Berbeda dengan versi Levy yang naskahnya belum rampung, dan pengembangan filmnya terpaksa dihentikan karena mogok kerja di Hollywood masih berlangsung.
Tetapi sepertinya Waititi mengalami kesulitan dalam membuat naskah film Star Wars. Karena pada awal tahun kemarin, Waititi mengatakan bahwa ia memiliki konsep bagus untuk film Star Wars-nya, tetapi mengalami kesulitan dalam menulis naskahnya. “Saya punya ide yang sangat bagus untuknya. Sama seperti dengan semua film, ini adalah bagian tengah. Anda berpikir, ‘Apa yang akan terjadi?’ Dan kemudian Anda melihat semua film yang begitu hebat.”
Waititi memang memiliki sejarah panjang dengan franchise Star Wars. Sebelumnya dia pernah menyutradarai episode penutup series The Mandalorian. Selain itu, dia juga pernah menjadi pengisi suara karakter IG-11, yang membuatnya dinominasikan dalam penghargaan Primetime Emmy dalam kategori Pengisi Suara Karakter Terbaik. Sutradara Thor: Love and Thunder ini telah mengerjakan film Star Wars-nya selama lebih dari tiga tahun dan sepertinya produksinya belum akan dimulai dalam waktu dekat, mengingat mogok kerja yang terjadi.
Meskipun film Waititi tampaknya tertunda tanpa batas waktu yang jelas, masih ada beberapa proyek Star Wars yang sedang dalam pengembangan. Selama Star Wars Celebration di London, diumumkan bahwa Dave Filoni akan menyutradarai sebuah film Star Wars yang berlatar setelah Return of the Jedi. Beberapa proyek Star Wars yang telah ia kerjakan termasuk The Mandalorian, The Book of Boba Fett, Obi-Wan Kenobi, Ahsoka, dan Skeleton Crew yang akan datang.
Kemungkinan besar, kita baru bisa menyaksikan film Star Wars besutan Taika Waititi di tahun 2025 mendatang. Tetapi mungkin saja kita akan melihatnya lebih cepat atau bahkan lebih lambat. Kita nantikan saja ya Geeks informasi terbaru tentang film Star Wars Taika Waititi ini.
Perusahaan teknologi, Apple, akan membuat gebrakan baru di mana banyak game AAA populer akan bisa dimainkan di produk terbaru mereka, iPhone 15 Pro. Perusahaan Apple memang terkenal akan berbagai kecanggihan dan berbagai teknologi mereka yang sangat mutakhir. Produk iPhone, Macbook, dan masih banyak lainnya merupakan bukti kedahsyatan dari teknologi mutakhir Apple. Perusahaan tersebut kembali berencana untuk menghadirkan gebrakan baru terkait produk mereka.
Dalam acara Apple Wonderlust Event, pihak Apple mengatakan jika produk telepon pintar milik mereka yang baru, iPhone 15 Pro, akan bisa menjalankan berbagai game AAA yang populer. Beberapa game AAA yang sudah diketahui akan bisa dimainkan di telepon pintar tersebut adalah Resident Evil 4 Remake, Resident Evil Village, Death Stranding, dan Assasins Creed Mirage. Berbagai judul game epik AAA lainnya akan ditambahkan di tahun 2024 mendatang.
Menurut Apple, iPhone 15 Pro mewakili “generasi terbaru dari mobile gaming” di mana telepon pintar atau smartphone tersebut akan bisa menjalankan berbagai game yang memang diperuntukan untuk konsol atau PC. Ini merupakan gebrakan mutakhir di dunia smartphone, karena sebelumnya tidak ada smartphone atau perangkat mobile yang bisa menjalankan game yang khusus untuk PC dan konsol. Apple juga mengatakan jika mereka akan melakukan peningkatan performa dan ray tracing terhadap game tersebut.
Perilisan Assassin’s Creed Mirage di iPhone 15 akan jadi yang pertama bagaimana franchise Assassin’s Creed di PC dan konsol akan bisa dimainkan di smartphone, dalam hal ini hanya bisa dimainkan di iOS. Perlu dicatat jika ada perbedaan antara game assasin’s Creed tersebut dengan game Assassin’s Creed yang lain yang khusus di cloud gaming atau memang khusus versi mobile. Game ini akan muncul di awal 2024, sedangkan game Resident Evil Village, Resident Evil 4 Remake, dan Death Stranding akan rilis di akhir tahun 2023.
Dalam penjelasan Apple, alasan mengapa iPhone 15 Pro bisa menjalankan game AAA dengan sangat baik adalah GPU yang mereka gunakan sudah dalam kelas pro (pro-class), yaitu A17, dengan kecepatan 20 persen lebih cepat. Performa 6-core di GPU tersebut membuat performa bermain game dan efisiensi baterai dari smartphonenya akan sangat luar biasa. Namun, masih harus kita tunggu apakah performa game tersebut memang sesuai dengan yang diungkapkan oleh pihak Apple.
Doctor Strange in the Multiverse of Madness menjadi film MCU yang secara gamblang menjelaskan apa itu Multiverse. Dalam film tersebut, kita dikenalkan dengan The Illuminati, dan salah satu anggotanya yang muncul adalah Reed Richards alias Mr. Fantastic, dengan John Krasinski memerankan peran tersebut. Namun terungkap bahwa sebenarnya Reed Richards hampir menggunakan kostum Fantastic 4 yang berbeda dari yang dimunculkan dalam versi final filmnya.
Hal tersebut diketahui dari sebuah buku resmi Marvel berjudul The Art of the Movie, di mana buku tersebut mengungkapkan desain alternatif dari kostum Fantastic 4 yang digunakan Reed Richards. Dan menariknya, kostum tersebut jauh lebih mirip seperti yang digunakan Reed Richards dalam komik. Kostumnya masih berwarna dominan biru tua, dengan aksen perak yang ikonik. Anda dapat melihat konsep seni tersebut di bawah ini. Sayangnya, Marvel Studios tidak memilih kostum itu untuk digunakan.
Reed Richards memang hanya tampil sekilas dalam Doctor Strange in the Multiverse of Madness. Ketika itu, Strange bertemu dengan Reed Richards setelah dia terjebak di Earth-838. Tetapi kemunculan Reed Richards tidak berlangsung lama, karena dia diceritakan tewas setelah menghadapi Scarlet Witch, yang dapat dengan mudah mengalahkan para anggota Illuminati lainnya. Bahkan ketika itu, Reed Richards belum mengeluarkan kekuatan pamungkasnya.
Tidak diketahui secara pasti apakah nanti film Fantastic 4 nanti akan menghadirkan kembali Reed Richards yang diperankan oleh John Krasinski atau tidak. Tetapi sepertinya itu tidak akan terjadi. Marvel kabarnya akan mencari pemeran lain dari Reed Richards yang berasal dari Earth-616. Namun hingga kini, belum ada aktor yang ditunjuk untuk memerankan karakter tersebut. Juga masih belum ada aktor dan aktris lainnya yang ditunjuk untuk membintangi film Fantastic 4.
Mengingat film Fantastic 4 baru akan rilis di tahun 2025, kemungkinan besar baru di tahun depanlah Marvel Studios akan mengumumkan siapa pemeran dari para Fantastic 4. Marvel Studios masih memiliki waktu kurang lebih 2 tahun untuk memastikan film tersebut berakhir dengan sangat baik. Kita tunggu aja ya Geeks informasi terbaru tentang siapa pemeran Fantastic Four nanti.
Menurut informasi terbaru, sekuel dari film Brightburn saat ini akan segera dibuat, bahkan filmnya sendiri kini telah memasuki tahap pengembangan. Brightburn sendiri merupakan salah satu proyek film yang sangat unik. Brightburn sendiri disutradarai oleh David Yarovesky dan ditulis oleh Brian Gunn dan Mark Gunn. James Gunn sendiri merupakan salah satu produser dari film ini. Film Brightburn sendiri sebenarnya memiliki konsep cerita yang sederhana.
Dalam film ini, Geeks akan melihat penggambaran bagaimana jika Superman berubah menjadi sosok yang jahat. Film yang kental dengan elemen dari sosok Superman tersebut dibintangi oleh Elizabeth Banks dan David Benman, di mana keduanya berperan sebagai pasangan suami istri dari Kansas. Mereka kemudian mengadopsi seorang anak kecil yang berasal dari planet lain. Brandon Brayer alias Brightburn ternyata memiliki kekuatan super yang dahsyat yang dia gunakan untuk kejahatan.
Film yang rilis pada 2019 ini cukup meledak di pasaran di mana banyak respon positif diberikan kepada filmnya. Para fans pun penasaran apakah film ini akan mendapatkan sekuel. Menurut laporan yang muncul kemarin, The H Collective, rumah produksi yang membuat film Brightburn, akan meluncurkan sebuah perusahaan baru bernama H3 Entertainment. Perusahaan tersebut akan menggunakan berbagai teknologi baru seperti Metaverse, Web3, serta kecerdasan buatan untuk mengerjakan berbagai proyek baru mereka.
Salah satu proyek yang akan mereka kerjakan adalah sekuel dari film Brightburn. Meskipun tidak ada detil mengenai proyek sekuel tersebut, namun setidaknya informasi mengenai nasib sekuel Brightburn sudah diketahui oleh para fans. Dari apa yang dihadirkan dalam cerita akhir filmnya, sekuel dari Brightburn kemungkinan akan lebih dalam memperkenalkan versi jahat dari “Justice League” yang mana mungkin mereka akan menghadirkan jagat sinematik yang baru.
Beberapa karakter yang sudah direferensikan dalam adegan post-credit scene filmnya adalah sosok “makhluk setengah manusia, setengah makhluk laut” dan kemudian, seorang penyihir kuat yang mengikat leher korbannya dengan tali yang mereferensikan sosok Aquaman dan Wonder Woman dari DC Comics. Ada juga referensi terhadap karakter lainnya yaitu The Crimson Bolt dari film Super di tahun 2010.
Menyusul kesuksesan film Super Mario Bros pada awal tahun kemarin, tampaknya banyak studio yang berlomba-lomba membuat film adaptasi game. Dan sepertinya, The Legend of Zelda juga akan mengikuti jejak Super Mario Bros, karena kabarnya akan dibuatkan film dalam bentuk live action. MyTimeToShineHello (Insider industri film) baru-baru ini membagikan kabar menarik di Twitter. Dalam postingannya, sumber mengklaim bahwa Universal Studios tengah mengembangkan film live action The Legend of Zelda.
Seperti postingan MyTimeToShineHello yang lain, postingan ini memang terlihat meragukan bagi beberapa orang. Namun, rekam jejak sumber dalam memberikan kabar memang terbukti cukup akurat. Hingga saat ini, Universal Studios masih belum mengkonfirmasi apakah film live action The Legend of Zelda akan dibuat atau tidak.
Karena menjadi live action, maka kemungkinan besar filmnya tidak akan digarap oleh Illumination, karena Illumination adalah studio yang berspesialis pada film-film animasi. Nah Illumination sendiri adalah anak perusahaan yang dimiliki oleh Universal Studios. Jika live action The Legend of Zelda benar-benar akan dibuat, kemungkinan film tersebut akan memiliki tone yang jauh berbeda dan lebih serius daripada film Mario.
Sebelum muncul kabar tentang film live action The Legend of Zelda, sebenarnya ada kabar yang menyebutkan bahwa Nintendo lebih tertarik untuk membuat series The Legend of Zelda. Tetapi tak lama setelah kabar tersebut beredar, Nintendo dikabarkan membatalkan rencananya karena dianggap tidak potensial.
Nah buat kalian yang belum tahu tentang The Legend of Zelda, The Legend of Zelda adalah franchise game yang sangat terkenal. Franchisenya pertama kali diperkenalkan oleh Nintendo pada tahun 1986 dan sejak itu telah menjadi salah satu franchise terbesar. The Legend of Zelda diciptakan oleh desainer game terkenal, Shigeru Miyamoto
Cerita utama dalam The Legend of Zelda berkisah tentang petualangan seorang pahlawan bernama Link yang berusaha menyelamatkan kerajaan Hyrule dari ancaman kejahatan yang dipimpin oleh antagonis utama, Ganon. Link sering kali diberikan tugas untuk mengumpulkan kepingan Triforce yang kuat, menyelamatkan Putri Zelda, dan memulihkan perdamaian di dunia fiksi yang luas ini.
Setelah sempat jeda selama satu pekan akhirnya One Piece chapter 1092 rilis pada pekan ini dan berikut adalah spoiler untuk chapternya. Chapter terbaru One Piece kembali menghadirkan kelanjutan dari pertarungan yang terjadi di pulau Egghead. Sebelumnya, diperlihatkan bagaimana Kizaru menyerang pulau Egghead dan kemudian bertarung dengan Luffy. Lalu, apa yang terjadi di chapter selanjutnya?
Spoiler One Piece 1092
Chapter 1092 manga One Piece berjudul “The “Tyrant Attacking Holy Land” Incident.” Chapternya sendiri dibuka dengan kelanjutan apa yang Kuma lakukan sebelumnya. Di chapter baru ini, Kuma nampak berhasil untuk bisa mencapai Mary Geoise. Beberapa penjaga mencoba untuk menghentikan Kuma, namun upaya tersebut tidak berhasil. Dia menyerang para penjaga dengan teknik ‘Ursus Shock.’
Para penjaga dan kaum naga langit terluka akibat serangan Kuma tersebut. Tiba-tiba di hadapan Kuma muncul sosok Akainu. Dia sempat bertanya apa yang dilakukan oleh Kuma di Mary Geoise, namun tidak ada jawaban sama sekali dari Kuma. Akainu sendiri sempat menyerang Kuma dengan teknik ‘Meigo’ alias ‘Hellhound’ yang merupakan teknik yang digunakan Akainu untuk menghancurkan wajah Whitebeard.
Sebagian lengan dan kaki Kuma hancur akibat serangan itu, namun dia masih tetap berlari dan menghilang. Para kaum naga langit marah kepada Akainu yang membiarkan Kuma melarikan diri. Kita kemudian melihat kelanjutan kilas balik dari momen pertemuan Akainu dengan Bonney – yang terjadi di chapter 595. Akainu menjelaskan kepada Bonney jika ayahnya yang secara sukarela merubah bagian tubuhnya tersebut.
Momen kemudian kembali bergeser ke pulau Egghead, di mana kita melihat kelanjutan pertarungan antara Kizaru menghadapi Luffy. Kizaru nampak menggunakan cahaya di kedua tangannya dan menahan semua serangan Luffy. Luffy juga menggunakan Armament Haki untun menyerang Kizaru. Tidak ada serangan baru yang muncul dalam pertarugan ini. Namun, Kizaru memuji kedahsyatan dan kekuatan Luffy.
Kizaru mengatakan jika Luffy adalah lawan yang sangat tangguh. Wajar jika dia mampu mengalahkan Kaido. Namun, Kizaru berhasil untuk menyerang Luffy di mana sebelumnya dia sempat terbang keluar dari wilayah Egghead dan turun dalam kecepatan tinggi. Serangan Kizaru terhadap Luffy membuat robot Vegaforce-01 hancur. Kemudian, muncul kilas balik momen Vegapunk memperkenalkan Vegaforce-01 kepada Kizaru.
Lanjutan Spoiler One Piece 1092
Di tengah pertarungan, Bonney kemudian muncul dan menyerang Kizaru. Tetapi, Kizaru masih terlalu kuat bagi Bonney yang mana dia justru mampu menghempaskan Bonney jauh sampai ke bagian pelindung pulau Egghead. Kizaru juga nampak mengenal Bonney dan sempat mengatakan untuk tidak ikut campur agar tidak banyak orang yang dia kenal terluka dalam misi ini.
Kizaru kemudian melakukan teleportasi ke Labo Phase di bagian ruang kendali. Kizaru muncul tempat di samping Vegapunk. Namun, tubuh raksasa Luffy yang menggunakan Gear 5 kemudian muncul dan lengannya langsung mengambil Kizaru dari ruangan tersebut. Semua orang yang ada di sana – Vegapunk, Nami, Usopp, Edison, dan Atlas – terkejut dengan wujud Luffy itu sampai bola mata mereka keluar.
Kizaru sendiri masih terlihat normal saat bertemu dengan tubuh raksasa Luffy. Di akhir chapternya, fenomena menarik pun muncul di mana mata dari robot kuno yang ada di Egghead terbuka setelah mendengar genderang kebebasan dari Luffy. Kabar baiknya adalah pekan depan tida ada jeda mingguan. Artinya, jadwal perilisan untuk chapter 1093 akan normal seperti biasa yaitu pada 20 September 2023 dan spoilernya bisa muncul beberapa hari sebelumnya.
Meskipun para superhero yang tergabung di Justice League dalam cerita DC para superhero terkuat, namun ada juga karakter superhero terkuat non-Justice League. Sudah bukan rahasia jika Justice League memang berisi para karakter superhero terkuat, misalnya Superman, Wonder Woman, Martian Manhunter, dan sebagainya. Namun, nyatanya, ada juga karakter superhero DC terkuat non-Justice League.
1. Johnny Thunder
Johnny Thunder merupakan superhero terkuat DC yang berasal dari era Golden Age. Sejak kemunculannya, DC Comics sudah sering menghadirkan beberapa versi dari Johnny Thunder. Namun, yang sering jadi perbincangan adalah karakter Johnny Thunder ketika dia masih jadi sosok superhero. Dia bukan bergabung dengan tim Justice League, melainkan Justice Society of America.
Justice Society of America memang merupakan kelompok superhero yang muncul lebih dahulu daripada Justice League. Namun, tidak sedikit fans yang berharap karakternya jadi bagian dari kelompok superhero Justice League. Meskipun begitu, saat ini karakternya sudah mulai jarang muncul dalam cerita komik DC. Jika pun karakternya muncul, dia selalu digambarkan sebagai mantan superhero.
2. Rip Hunter
Dalam DC universe, Rip Hunter merupakan salah satu penjelajah waktu yang sangat mematikan. Meskipun karakter dari Rip Hunter tidak memiliki kekuatan dahsyat seperti Superman, namun kekuatan dari pikirannya yang membuat dia sangat luar biasa dan diperhitungkan. Dalam beberapa cerita, Rip Hunter diceritakan sebagai sosok yang mendesain teknologi perjalanan waktu di DC universe.
Berbagai cerita komik DC juga menggambarkan karakter Rip Hunter sebagai sosok yang sangat mengetahui tentang multiverse dan juga aliran waktu. Dia juga paham tentang bagaimana melakukan perjalanan dan berpergian dengan menggunakan aliran waktu serta mengendalikannya. Dengan kemampuan ini, jelas Justice League akan sangat terbantu. Namun, mereka tidak pernah mengundah Rip Hunter untuk bergabung.
3. Negative Man
Negative Man sebenarnya merupakan salah satu superhero yang memiliki kekuatan super dahsyat. Sayangnya, kekuatan dan juga karakter dari Negatif Man kurang begitu mendapatkan perhatian para fans alias underrated karena komiknya memang jarang menghadirkan cerita yang memunculkan sosok Negative Man. Beberapa kekuatan dari Negative Man adalah penyerapan energi dan pengaturan kepadatan dari tubuhnya.
Negative Man merupakan salah satu superhero yang jarang dilirik oleh tim Justice League. Mereka tidak pernah menawarkan kesempatan bergabung dengan tim superhero tersebut. Untungnya, Negative Man memiliki kelompok superhero lain yang memang pas dengan situasi dan keadaanya yaitu Doom Patrol. Dan bersama anggota lainnya mereka sudah menjadi sebuah keluarga.
4. Mary Marvel
Shazam alias Billy Batson merupakan salah satu anggota dari Justice League, meskipun terkadang dia juga memutuskan untuk berpisah dengan kelompoknya. Namun, keluarga Marvel lainnya belum pernah mengalami hal yang sama seperti halnya Billy Batson. Salah satu anggota Marvel yang paling menonjol adalah Mary Marvel dan dia belum pernah menjadi bagian dari Justice League.
Mary Marvel merupakan sosok karakter yang populer dan sangat cerdas. Dia pernah muncul dalam cerita Super Buddies, yang merupakan spinoff dari Justice League. Sayangnya, dia tidak pernah mendapatkan kesempatan jadi anggota dari tim utama Justice League. Mary Marvel terkenal akan kekuatannya yang luar biasa dan juga cerdasa jika dibandingkan dengan anggota keluarga lainnya. Rasanya tidak ada salahnya Mary Marvel mendapatkan kesempatan untuk bergabung dengan Justice League.
5. Static
Static sebenarnya adalah superhero yang awalnya menjadi bagian dari komik Wild Storm. Berbagai karakter superhero di dalamnya berbeda dengan DC. Namun, seiring berjalannya waktu, koneksi dari kedua komik menjadi semakin dekat. Salah satu superhero yang menarik dari Wild Storm adalah Static, di mana kekuatan super yang dia amiliki adalah memanipulasi energi listrik dan magnet.
Static sebenarnya bukan sosok superhero yang asing dengan kelompok superhero DC. Dia pernah bergabung dengan kelompok para superhero muda seperti Teen Titanss dan juga Young Justice. Dengan pengalaman Static dan juga pengalamannya di dua tim pahlawan lain membuatnya pantas untuk bisa bergabung dengan Justice League.
6. Mogo
Superhero terkuat DC non-Justice League ini memang tidak biasa. Dia bukan manusia atau makhluk hidup lain melainkan planet. Mogo merupakan salah satu anggota dari Green Lantern Corps. Dalam ceritanya, Mogo memiliki peranan besar mulai dari ikut membantu mengalahkan Sinestro Corps sampai membantu untuk mencari siapa pemilik baru Green Power Ring di seluruh alam raya DC.
Justice League sendiri sudah pernah beberapa kali berkolaborasi dengan beberapa anggota dari Green Lantern Corps, misalnya John Stewart, Hal Jordan, dan juga Jessica Cruz. Dengan kedahsyatan kekuatan dan keunikan dari karakter Mogo, mungkin DC bisa menghadirkan cerita di mana para Justice League menjalin kerja sama dengan planet hidup ini dalam menghadapi musuh yang kuat.
7. Danny The Street
Karakter superhero terkuat DC non-Justice League yang tidak biasa lainnya adalah Danny the Sreet. Jika Mogo adalah planet hidup, maka Danny, sesuai namanya, adalah sebuah karakter superhero berwujud jalanan. Meskipun begitu, seperti halnya Mogo, Danny adalah jalanan yang hidup. Danny bisa merubah lokasinya, merubah penampilan atau bentuknya, dan yang epik adalah dia bisa menyerang penghuninya.
Danny the Street sendiri merupakan superhero yang lebih sering menjalin kerja sama dengan tim Doom Patrol, bersama dengan Negative Man. Justice League tentunya akan mendapatkan keuntungan yang sangat luar biasa dari makhluk yang sangat luar biasa seperti halnya Danny. Contohnya, Justice League tidak perlu lagi untuk menggunakan satelit milik Batman sebagai markas mereka. Para Justice League bisa hidup dan tinggal di tubuh Danny.
8. Raven
Geeks yang merupakan penggemar tim Teen Titans mungkin sudah mengenal siapa Raven. Dia merupakan salah satu anggota Teen Titans dan juga salah satu superhero dengan kekuatan supranatural yang sangat luar biasa. Kekuatan dahsyat dari Raven memang tidak sembangan mengingat dia adalah putri dari sang raja iblis di DC Universe yaitu Etrigon. Meskipun begitu, Raven sudah membuktikan bahwa kekuatannya dia gunakan untuk kebaikan.
Raven sempat disebut-sebut akan jadi bagian dari tim Justice League di awala kemunculannya. Namun, setelah koneksinya dengan Justice League Dark dan juga Teen Titans justru Raven lebih banyak muncul sebagai bagian dari tim superhero remaja tersebut. Dengan sedikitnya anggota tim Justice League yang memiliki kekuatan supranatural, wajar jika Raven bisa jadi tambahan menarik dan luar biasa bagi Justice League.
9. The Sandman
Sudah ada beberapa karakter yang pernah menggunakan identitas The sandman sejak pertama kali muncul. Namun, hanya ada satu nama yang erat dengan titel tersebut. Sosok itu tidak lain adalah Morpheus. Morpheus, the Lord of Dreams atau Penguasa Dunia Mimpi, merupakan karakter yang diciptakan oleh Neil Gaiman. Dia bukan berasal dari universe utama DC.
Meskipun begitu, setelah berbagai cerita seriesnya rilis universe The Sandman dan DC sering kali bersinggungan. Namun, crossover yang proper atau tepat jarang terjadi. Perbedaan universe ini juga yang membuat Morpheus jadi salah satu superhero terkruat DC non-Justice Leaguee. Namun, tentunya para fans tidak akan keberatan untuk melihat bagaimana Morpheus berkolaborasi dengan tim pahlawan besar.
10. Bat-Mite
Superhero terkuat DC non-Justice League terakhir adalah Bat-Mite. Bat-Mite memiliki bentuk yang mirip seperti anak kecil dan berpenampilan mirip seperti Batman. Sama halnya seperti Mr. Mxyzptlk, Bat-Mite juga berasal dari dimensi kelima. Meskipun begitu, dia berbeda dari sang villain di mana kekuatan sihirnya tidak dia gunakan untuk kejahilan atau kejahatan.
Bat-Mite sebenarnya sangat erat kaitannya dengan sosok Batman, di mana dia sering menghadirkan skenario yang membuat Batman harus beraksi. Dengan karakternya yang sangat luar biasa, di mana dia berasal dari dimensi kelima, jelas ini akan membuat Bat-Mite sebagai anggota Justice League yang dahsyat. Namun, di sisi lain, ini juga akan membuat Justice League overpowered.
DC universe memiliki banyak superhero terkuat non-Justice League yang mana akan sangat menarik jika mereka menjalin kerja sama dengan tim superhero itu. Dengan kekuatan dan kemampuan yang mereka miliki, para superhero ini tentunya akan sangat berguna dan jadi tambahan luar biasa bagi tim Justice League.
Selama ini, ada dua sinematik universe terbesar yang selalu berfokus kepada cerita tentang superhero. Keduanya adalah MCU dan DCU, yang sudah menelurkan banyak film-film superhero. Nah mayoritas dari film-film yang ada di sana dibuat ramah untuk keluarga, yang berarti bisa ditonton oleh semua umur. Film-film superhero dengan rating R-Rated (dewasa) sebenarnya lebih banyak lahir dari sinematik universe lain. Berbicara tentang film R-Rated, sebuah film mendapatkan rating R-Rated karena film-film tersebut menampilkan adegan yang kurang pantas untuk anak-anak atau bahkan remaja, seperti adegan penuh darah, dan kata-kata kasar. Lantas apa saja film superhero R-Rated yang wajib kalian tonton? Simak berikut ini.
1. The Crow
The Crow diadaptasi dari komik berjudul sama karya James O’Barr. Filmnya menceritakan tentang Eric Draven, seorang musisi yang dihabisi bersama tunangannya, Shelly, oleh sekelompok penjahat. Eric kemudian dibangkitkan kembali dari kematian oleh seekor gagak yang memberikannya kekuatan supernatural untuk membalas dendam atas kematian mereka.
Setelah itulah, Eric menjadi The Crow, makhluk yang tak bisa mati, dan bersiap untuk mengejar para penjahat yang telah merampas nyawa mereka. Film ini dibintangi oleh Brandon Lee, anak aktor legendaris Bruce Lee. Namun ada tragedi kelam dibalik pembuatan film ini, karena Brandon Lee harus meninggal saat di akhir proses syuting berlangsung karena sebuah insiden mengerikan.
2. Kick-Ass
Kick-Ass rilis pada tahun 2010, di mana filmnya disutradarai oleh Matthew Vaughn dan diadaptasi dari buku komik dengan judul sama. Filmnya menceritakan seorang remaja biasa bernama Dave Lizewski. Dave adalah pecinta komik yang memutuskan untuk menjadi superhero nyata dengan nama samaran “Kick-Ass.” Tanpa kemampuan khusus, kostum super atau pelatihan, Dave mulai berpatroli di malam hari untuk melawan kejahatan di kotanya.
Namun, upayanya sering gagal dan berujung petaka. Selama perjalanannya, Dave bertemu dengan superhero lain yang lebih berpengalaman, seperti Big Daddy dan anak perempuannya, Hit-Girl. Mereka semua akhirnya beraksi bersama dalam “menegakkan keadilan”. Nah karena sukses besar, Kick-Ass pun mendapatkan sekuelnya 3 tahun berselang.
3. Deadpool
Deadpool dibintangi oleh Ryan Reynolds, di mana dia memerankan sang karakter utama bernama Wade Wilson alias Deadpool. Sama seperti Kick-Ass, film ini juga diselipkan berbagai humor kocak, yang akan mengundang gelak tawa penonton. Filmnya menceritakan perjalanan Wade Wilson, seorang mantan tentara bayaran yang kemudian menjadi antihero dengan kemampuan healing factornya, setelah menjalani eksperimen yang luar biasa menyakitkan.
Setelah mendapatkan kekuatan Super, Wade kemudian menggunakan nama Deadpool, dan memulai misi pribadinya untuk mencari keadilan dan membalas dendam atas orang-orang jahat yang telah melakukan eksperimen kepadanya. Sejauh ini sudah ada 2 film Deadpool yang dirilis, dan tahun depan, kita akan melihat film ketiganya.
4. Watchmen
Watchmen disutradarai oleh Zack Snyder dan menggabungkan unsur-unsur cerita superhero dengan tema-tema yang lebih kompleks dan filosofis. Filmnya berlatar di dunia alternatif pada tahun 1985, di mana para pahlawan super telah lama dianggap ilegal oleh pemerintah Amerika Serikat. Sebagai reaksi terhadap kebijakan tersebut, sekelompok mantan pahlawan super yang dikenal sebagai Watchmen berusaha untuk mengungkap konspirasi yang mengancam dunia mereka.
Cerita dimulai dengan kematian salah satu mantan Watchmen, The Comedian. Penyelidikan atas kematian ini mengungkapkan bahwa ada sebuah rencana besar yang sedang berlangsung dan mengancam keamanan dunia. Rorschach (diperankan oleh Jackie Earle Haley), seorang antihero yang keras dan tak kenal kompromi, memulai penyelidikan sendiri dan mencoba mengumpulkan mantan anggota Watchmen yang tersebar.
5. Logan
Film superhero R-Rated berikutnya adalah Logan. Rilis tahun 2017, Logan adalah film superhero yang mengambil setting di masa depan yang suram, di mana mutan hampir punah dan Wolverine telah menjadi tua dan lemah. Dia menghabiskan hari-harinya bekerja sebagai sopir taksi di perbatasan Meksiko, mencoba menyembunyikan identitasnya. Namun hidupnya berubah saat bertemu dengan seorang gadis muda bernama Laura, yang memiliki kemampuan mirip Wolverine.
Selain dibintangi oleh Hugh Jackman sebagai Wolverine, filmnya juga dibintangi oleh beberapa nama yaitu Patrick Stewart dan Dafne Keen. Dan inilah film Wolverine dan X-Men terakhir, sebelum akhirnya direboot dan melebur ke MCU. Tahun depan, kita pun akan melihat kembalinya Wolverine alias Logan dalam film Deadpool 3.
6. The Suicide Squad
Sebenarnya film The Suicide Squad cukup rumit, karena James Gunn menyebut film ini bukan sekuel Suicide Squad (2016) ataupun reboot. Jadi amannya, kita menyebut The Suicide Squad sebagai film yang berdiri sendiri. Film ini berfokus pada tim villain yang dikenal sebagai Task Force X, sebuah tim yang terdiri dari penjahat super yang dipaksa untuk melakukan misi-misi berbahaya demi pemerintah Amerika Serikat.
Mereka dikirim ke sebuah pulau terpencil bernama Corto Maltese di Amerika Selatan untuk menjalankan sebuah misi yang sangat berbahaya. Di sana, mereka harus menghadapi musuh-musuh yang sangat kuat, termasuk seorang diktator yang kejam dan makhluk-makhluk supernatural yang mengerikan. Ada banyak karakter beken DC yang ditampilkan dalam film ini, seperti Peacemaker, Bloodsport, Harley Quinn, Ratcatcher 2, dan masih banyak lagi.
7. Dredd
Dredd disutradarai oleh Pete Travis dan dibintangi oleh Karl Urban dalam peran utama sebagai Judge Dredd. Film ini merupakan reboot dari film Judge Dredd tahun 1995 yang dibintangi oleh Sylvester Stallone. Versi terbaru dibuat semirip mungkin dengan komik aslinya, termasuk karakter Judge Dredd yang lebih disesuaikan.
Cerita filmnya berlatar di sebuah megakota masa depan yang bernama Mega-City One, yang meliputi sebagian besar Pantai Timur Amerika Serikat. Di dunia ini, para hakim adalah agen hukum yang memiliki kekuasaan untuk menangkap, mengadili, dan menjatuhkan hukuman sekaligus. Dredd adalah salah satu hakim terbaik yang dikenal karena kebijakan kerasnya.
8. Blade
Film superhero R-Rated berikutnya adalah Blade. Blade adalah sebuah film yang dirilis pada tahun 1998. Film Blade mengambil latar di dunia di mana vampir eksis di antara manusia. Di sanalah muncul sosok bernama Blade, seorang manusia setengah vampir (dikenal sebagai Daywalker), yang memanfaatkan kekuatannya untuk memburu vampir jahat, untuk membalas kematian ibunya yang tewas oleh vampir ketika ia masih kecil.
Blade bekerja sama dengan Abraham Whistler, seorang pemburu vampir yang menjadi mentor dan ayah angkatnya. Film ini disutradarai oleh Stephen Norrington dan menampilkan Wesley Snipes dalam peran utama sebagai Blade. Film ini dianggap menjadi pionir dari film-film superhero lainnya yang rilis setelahnya. Dan tidak lama lagi, kita akan segera melihat film reboot Blade di MCU.
9. Darkman
Darkman dirilis tahun 1990, dan menceritakan tentang karakter utama bernama Peyton Westlake, seorang ilmuwan yang sedang mengerjakan penelitian tentang kulit buatan. Namun, ketika ia menjadi sasaran oleh sekelompok penjahat yang dipimpin oleh Robert G. Durant, Westlake dibiarkan dalam kondisi yang tragis. Wajahnya terbakar dan ia dinyatakan mati.
Tetapi, Peyton Westlake tidak mati. Ia selamat dan mendapatkan kekuatan untuk mengubah bentuk wajahnya. Westlake kemudian mengadopsi identitas vigilante yang dikenal sebagai Darkman dan menggunakan kemampuan kulit buatannya untuk menyamar sebagai siapa pun yang ia inginkan. Darkman memang film yang menggabungkan elemen-elemen horor, drama, dan aksi dalam satu paket.
10. Birds of Prey
Film superhero R-Rated terakhir adalah Birds of Prey. Birds of Prey berjudul asli The Fantabulous Emancipation of One Harley Quinn, Birds of Prey rilis di tahun 2020, di mana filmnya berfokus kepada karakter Harley Quinn yang diperankan oleh Margot Robbie. Filmnya berlatar di Gotham City setelah peristiwa di film Suicide Squad (2016). Setelah putus dari Joker, Harley Quinn merasa kesepian dan mencoba untuk menemukan jati dirinya.
Namun, setelah membantu seorang gadis bernama Cassandra Cain yang menjadi incaran penjahat berbahaya Roman Sionis a.k.a. Black Mask, Harley Quinn terjebak dalam konflik yang lebih besar. Selain menampilkan Harley Quinn yang jadi pahlawan, film ini juga menghadirkan karakter lain seperti Huntress, Renee, dan Black Canary.
Itulah dia Geeks beberapa film tentang superhero yang memiliki rating R-Rated. Itu berarti filmnya menampilkan banyak adegan penuh darah, dan kata-kata kasar, sehingga film tersebut tidak cocok disaksikan untuk anak-anak. Di antara beberapa film tersebut, mana yang menjadi favorit kalian?
Ada berbagai easter egg menarik yang muncul di season 1 live action One Piece yang tayang di platform streaming Netflix. Setelah lama dinantikan oleh para fans, akhirnya series live action One Piece resmi tayang perdana pada akhir Agustus kemarin. Respon dari para fans terkait dengan series tersebut sangat positif. Dan kabarnya saat ini naskah untuk season 2 sudah selesai dibuat. Ada banyak easter egg yang menarik yang muncul dalam season 1 live action One Piece. Apa saja?
1. Para Penonton Eksekusi Roger
Easter egg season 1 live action One Piece yang pertama adalah para penonton saat eksekusi Gol D Roger di episode pertama. Dalam episodenya, kita bisa melihat bagaimana Roger akhirnya dieksekusi mati di hadapan banyak orang di wilayah Loguetown. Yang menarik adalah diantara kerumunan penonton tersebut terdapat beberapa wajah yang mungkin Geeks kenali.
Contohnya adalah kemunculan sosok Dracule Mihawk muda, Shanks yang masih muda, dan yang mungkin Geeks lewatkan adalah kemunculan sosok Smoker muda. Dia nampak mengenakan luaran berwarna hijau dan berambut pirang. Karakter Smoker sendiri memang belum muncul di season 1, namun petunjuk mengenai kemunculannya di season 2 mendatang ada di akhir episode terakhir.
2. Berbagai Poster Buruan
Seperti halnya Smoker, ada cukup banyak karakter yang memang belum muncul di season 1 live action One Piece. Namun, yang menarik adalah petunjuk tentang keberadaan karakternya di dunia One Piece tersebut muncul melalui bounty poster. Di episode kedua, kita melihat bagaimana Koby dan Luffy pergi ke Shells Town untuk mencari keberadaan peta Grand Line.
Di sana, Luffy dan Koby melihat ada banyak sekali poster dari bajak laut terkenal yang jadi buruan angkatan laut contohnya adalah Alvida, Buggy, dan sebagainya. Namun, ada juga bounty poster atau poster buruan dari berbagai karakter bajak laut yang belum muncul. Misalnya, Cavenidsh, Foxy, Bellamy, dan sebagainya. Ini tentunya jadi petunjuk jika para karakter tersebut mungkin akan muncul di season selanjutnya.
3. Kemunculan Mr. 7
Salah satu easter egg yang menarik dan luar biasa yang muncul dalam season 1 live action One Piece adalah kemunculan dari karakter Mr. 7. Hal yang kemudian membuat kemunculan Mr. 7 menarik dan istimewa adalah sebenarnya ini merupakan karakter yang belum pernah muncul baik di manga atau pun di manganya. Mr. 7 sebenarnya merupakan karakter yang Oda hadirkan dalam kolom SBS Volume 36.
Kolom SBS adalah sebuah kolom yang jadi tempat tanya jawab antara fans dan Oda Sensei. Dalam kolom SBS tersebut, Oda menggambarkan Mr. 7 sebagai sosok dengan rambut yang unik, pengguna pedang, dan terdapat tato angka 7 di pipinya. Kemunculannya di season 1 live action ini menghidupkan apa yang Oda Sensei gambarkan dari karakter Mr. 7.
4. Baroque Works
Kemunculan dari Mr. 7 erat kaitannya dengan kelompok Baroque Works. Dalam episode yang menampilkan karakter Mr. 7, dia mengatakan jika dia berasal dari kelompok Baroque Works yang ingin merekrut sosok Roronoa Zoro. Sayangnya, Mr. 7 kemudian tewas akibat serangan pedang Zoro. Dalam cerita One Piece, Mr. 7 memang merupakan anggota atau salah satu agen dari Baroque Works.
Kelompok Baroque Works sendiri memang belum muncul di musim perdana ini. Baroque Works merupakan kelompok yang ada di wilayah Alabasta. Mereka merupakan kelompok yang berusaha untuk menggulingkan kerajaan tersebut dan menghancurkan kerajaannya. Sir Crocodile adalah pemimpin dari Baroque Works dan alasan terbesar mengapa mereka melakukan hal tersebut adalah karena mencari keberadaan Senjata Kuno, Pluton.
5. Kemunculan Salah Satu Monster Laut
Salah satu easter egg kecil, namun menarik adalah kemunculan dari salah satu monster laut berbentuk sapi bernama Momoo yang muncul di peta dalam credit akhir. Momoo memang hanya monster laut yang memiliki peranan sangat kecil dalam ceritanya. Tetapi, easter egg ini tentunya akan membuat para fans yang merupakan pembaca manga dan penonton anime senang. Momoo merupakan karakter minor yang muncul di awal cerita One Piece. Dengan kemunculan Momoo tersebut, mungkin kita akan melihat momen kru Topi Jerami bertemu dengan monster laut ini dan juga akan ada kemunculan monster laut lainnya. BERSAMBUNG KE HALAMAN 2.
Adaptasi live action dari anime telah menjadi tren yang semakin populer di dunia hiburan. Apalagi setelah live action One Piece dari Netflix dianggap berhasil oleh para penggemar, dan mendapat sambutan yang luar biasa. Hal tersebut tentu disebabkan oleh casting yang tepat, adaptasi material cerita yang tidak melenceng, dan juga sinematografi yang digabung dengan efek visual yang ciamik. Dan selain One Piece, ada beberapa anime yang memiliki potensi besar untuk menjadi film live action yang luar biasa. Berikut adalah 10 anime yang layak mendapatkan adaptasi live action:
1. Berserk
“Berserk” adalah anime dark fantasy yang penuh dengan aksi brutal dan cerita yang kompleks. Mengikuti perjalanan Guts, seorang prajurit yang terlibat dalam konflik yang sangat gelap, anime ini telah memenangkan hati banyak penggemar. Dalam adaptasi live action “Berserk,” kita dapat melihat dunia yang keras dan penuh dengan monster, ksatria, dan konspirasi. Pertarungan epik dan perjalanan emosional Guts akan menjadi sorotan dalam film ini.
Dunia “Berserk” dipenuhi dengan kerajaan yang korup, makhluk-makhluk syang mengerikan, dan karakter-karakter yang memiliki karakteristik unik. Guts, yang memiliki pedang besar yang disebut “Dragon Slayer,” adalah tokoh utama yang menghadapi semua tantangan tersebut. Dia adalah seorang pejuang tangguh dengan latar belakang yang tragis, dan perjuangannya untuk membalas dendam dan mengungkap misteri di balik “Branding of Sacrifice” akan menjadi fokus utama jika diadaptasi ke live action.
“Berserk” juga menghadirkan tema-tema filosofis yang dalam, termasuk pertanyaan tentang takdir, kekuasaan, dan kehidupan manusia. Dalam adaptasi live action, elemen-elemen ini dapat dieksplorasi lebih dalam lagi, memberikan kedalaman pada cerita dan karakter-karakternya. Dengan penggunaan efek khusus yang canggih, dunia gelap “Berserk” dapat dihadirkan dengan detail yang menakjubkan, menjadikan adaptasi live action ini sebagai pengalaman sinematik yang mendalam dan menggugah.
2. Detective Conan
“Detective Conan,” adalah anime detektif yang mengikuti kisah seorang anak laki-laki bernama Conan Edogawa yang secara misterius berubah menjadi seorang anak kecil. Dalam tubuhnya yang baru, Conan terus memecahkan berbagai kasus kriminal yang kompleks. Anime ini memiliki daya tarik yang kuat untuk diadaptasi menjadi live action karena cerita detektifnya yang menegangkan dan karakter-karakter yang beragam.
Dalam versi live action “Detective Conan,” kita dapat menggambarkan petualangan Conan yang cerdas dalam memecahkan berbagai kasus misterius. Transformasi fisiknya yang unik akan menjadi elemen menarik dalam film ini. Selain itu, karakter-karakter pendukung seperti Ran, Kogoro, dan Ai Haibara juga akan menjadi bagian penting dalam adaptasi ini.
Dengan plot yang penuh teka-teki dan intrik, “Detective Conan” dapat menjadi salah satu adaptasi live action yang menghibur dan menantang pikiran penonton. Dengan sinematografi dan penyusunan cerita yang tepat, film ini akan membawa petualangan detektif Conan ke tingkat yang lebih tinggi, memukau penonton dengan misteri yang membingungkan dan akting yang brilian.
3. Slam Dunk
“Slam Dunk” adalah anime olahraga yang ikonik, menceritakan perjalanan Hanamichi Sakuragi dalam menjadi seorang pemain basket yang hebat. Cerita ini penuh dengan persaingan, persahabatan, dan pertandingan seru. Dalam adaptasi live action “Slam Dunk,” kita dapat melihat berbagai teknik Basket, termasuk berbagai dunk epik dengan memukau. Dengan perpaduan antara olahraga yang mendebarkan dan karakter-karakter yang karismatik, ini akan menjadi adaptasi yang menghibur.
“Slam Dunk” sendiri menceritakan karakter Hanamichi Sakuragi yang awalnya murid bermasalah tetapi akhirnya menemukan hasratnya dalam basket akan menjadi pusat perhatian. Petualangan tim basket Shohoku High School menuju kejuaraan nasional dan pertarungan melawan tim-tim kuat lainnya akan menjadi momen-momen mendebarkan dalam film ini. Dengan menghadirkan intensitas dan semangat dari anime aslinya, adaptasi live action “Slam Dunk” bisa menjadi inspirasi bagi para penggemar basket dan penonton yang mencari kisah yang penuh semangat dan aksi olahraga yang spektakuler.
4. Neon Genesis Evangelion
“Neon Genesis Evangelion” adalah salah satu anime mecha paling ikonik yang pernah ada. Diciptakan oleh Hideaki Anno, anime ini memadukan unsur mecha dengan eksplorasi mendalam tentang psikologi, agama, dan eksistensi manusia. Meskipun ceritanya berlatar di masa depan pasca-apokaliptik dengan pertempuran antara Eva (mecha) dan kaiju sebagai fokus utama, anime ini juga mendalam dalam menggali konflik internal karakter-karakternya.
Dalam adaptasi live action “Neon Genesis Evangelion,” kita akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi dunia yang gelap dan misterius di bawah permukaan Tokyo-3, di mana pertempuran epik terjadi. Selain itu, karakter-karakter seperti Shinji Ikari, Rei Ayanami, dan Asuka Langley Sohryu memiliki latar belakang yang kompleks dan psikologi yang mendalam. Perjuangan mereka melawan malaikat dan konflik internal mereka akan menjadi pusat cerita yang menarik. Penggambaran Eva yang mengesankan dalam pertempuran melawan malaikat akan menjadi momen visual yang memukau.
Cerita ini juga akan mengangkat pertanyaan-pertanyaan besar tentang eksistensi manusia, takdir, dan identitas. Tentunya akan menjadi film adaptasi mecha yang berbeda dari yang kini telah ada seperti Transformers dan Pacific Rim, dimana elemen-elemen ini dapat dieksplorasi lebih mendalam, memberikan kompleksitas aspek filosofis yang lebih kuat pada cerita.
5. Naruto
“Naruto” adalah salah satu anime terpanjang dan paling populer yang pernah ada. Kisah ninja muda bernama Naruto Uzumaki yang bermimpi menjadi Hokage terkuat adalah kisah yang penuh semangat dan inspirasi. Dunia ninja yang luas dan pertarungan spektakuler dengan menggunakan jutsu-jutsu yang kuat adalah daya tarik utama dari anime ini.
Dalam adaptasi live action “Naruto,” kita akan memiliki kesempatan untuk menjelajahi desa Konohagakure yang mendalam, di mana para ninja muda berlatih dan berjuang untuk melindungi desa mereka. Kisah pertumbuhan Naruto dari seorang anak yang diasingkan menjadi seorang ninja hebat akan menjadi pusat perhatian. Konflik dan persaingan antar ninja muda seperti Sasuke dan Sakura juga akan menjadi bagian penting dalam cerita.
Salah satu aspek paling ikonik dari “Naruto” adalah penggunaan jutsu, kemampuan khusus yang dimiliki ninja untuk mengeluarkan kekuatan supernatural. Dalam adaptasi live action, penggambaran jutsu-jutsu ini dengan efek khusus yang canggih akan memberikan pengalaman visual yang mengesankan. Pertarungan epik antar ninja dengan teknik-teknik mereka yang unik akan menjadi momen yang dinantikan dalam film ini. BERSAMBUNG KE HALAMAN 2.
Ada banyak karakter kuat yang tampil di MCU. Contohnya adalah Thor dan Hulk, yang selama beberapa waktu dianggap sebagai karakter terkuat. Tetapi seiring berjalannya cerita, muncul lebih banyak karakter yang lebih kuat dari keduanya, yang membuat Thor dan Hulk terlihat sangat lemah jika dibandingkan. Peta kekuatan di MCU memang telah berubah drastis, dan karakter lama yang dianggap kuat sekarang sudah tidak lagi. Lantas siapa saja karakter terkuat di MCU saat ini, Mmlai dari superhero maupun villain? Simak berikut ini Geeks!
1. Hela
Hela adalah kakak perempuan Thor yang jahat. Kekuatannya sudah dibuktikan di banyak adegan, mulai dari adegan saat Hela menghancurkan Mjolnir, yang tentu saja membuat Thor dan Loki terkejut, hingga membuat salah satu superhero terkuat MCU, Thor, kelimpungan saat menghadapi Hela. Thor dan Hulk bahkan tidak mampu menghentikan Hela.
Satu-satunya cara Thor dapat mencegah Hela adalah dengan cara memanggil Surtur dan melaksanakan Ragnarok. Seandainya tidak ada Surtur, mungkin Hela tidak akan bisa dihentikan dan dia akan berbuat lebih jauh. Hela mungkin bisa disejajarkan dengan villain lain seperti Thanos dan Kang.
2. Ikaris
Karakter terkuat berikutnya di MCU adalah Ikaris. Ikaris sering disamakan dengan Superman sebagai tolok ukur. Di MCU, Ikaris memang menjadi Eternals yang terkuat. Karena itulah Eternals yang lain segan terhadap Ikaris. Dalam sebuah pertarungan, Ikaris bahkan mampu bertahan setelah melawan 3 Eternals sekaligus. Kekuatan Ikaris meliputi kekuatan super, kecepatan, kelincahan, stamina, dan daya tahan yang besar.
Ikaris awalnya dianggap pahlawan, tetapi pada akhirnya dia mengkhianati rekan-rekan sesama Eternals. Setelah gagal dalam misinya dan mengkhianati teman-temannya, Ikaris terbang menuju matahari. Jika melihat adegan tersebut, kemungkinan Ikaris tewas. Tetapi sebenarnya Eternals bisa “dilahirkan” kembali oleh para Celestial.
3. Captain Marvel
Tidak bisa dipungkiri bahwa Captain Marvel mengemban gelar sebagai salah satu pahlawan terkuat di MCU, sebelum Gi’ah muncul. Berkat paparan Tesseract, Carol Danvers alias Captain Marvel mendapatkan kemampuan untuk menciptakan dan memanipulasi energi kosmik tanpa batas yang jelas, dan transfusi darah dari seorang pejuang Kree memberinya kemampuan manusia super tambahan.
Captain Marvel sangat kuat, yang dia buktikan ketika melawan Thanos. Hanya saja, MCU sengaja menceritakan bahwa Captain Marvel terus berpindah dari satu planet ke planet lainnya untuk menyelamatkan orang-orang. Karena itulah, Captain Marvel datang terlambat ketika Thanos memporak-porandakan Bumi.
4. Surtur
Karakter terkuat berikutnya di MCU adalah Surtur. Dalam film Thor: Ragnarok, kita diperlihatkan seberapa dahsyat kekuatan Surtur. Meski hanya tampil sebentar, tetapi itu sudah cukup membuktikan seberapa hebatnya Surtur. Bahkan kita melihat bagaimana Thor, Hulk, dan Hela tidak mampu menghentikan Surtur, yang ternyata sudah diramalkan menjadi pemicu Ragnarok di Asgard. Memang sebelumnya, Odin berhasil mengalahkan Surtur, tetapi dia dihidupkan kembali dengan kekuatan penuhnya.
Ragnarok pun tidak bisa dihindarkan, dan Surtur berhasil mencapai tujuannya untuk menghancurkan Asgard. Tetapi ada harga mahal yang harus dibayar, karena Surtur juga tewas dalam prosesnya setelah Asgard meledak menjadi kepingan. Surtur terbukti mampu menghancurkan salah satu dari Nine Realms.
5. Thanos
Rasanya semua orang tahu siapa Thanos sebenarnya. Sebenarnya kekuatan Thanos bergantung dengan Infinity Gauntlet yang dia gunakan. Tanpa benda tersebut, Thanos tidak terlalu menakutkan. Ketika dia menggunakan benda tersebut, dia bisa menghancurkan setengah populasi makhluk hidup yang ada di semesta. Yap, Thanos hanya menjentikan jarinya, dan dia bisa melakukan pemusnahan masal.
Tanpa Infinity Gauntlet, Thanos juga sebenarnya cukup kuat secara fisik untuk menghadapi Avengers. Di MCU, para Avengers terbukti cukup kewalahan. Bahkan dibutuhkan hampir seluruh anggota Avengers untuk mengalahkannya. Tetapi sekarang Thanos berhasil dikalahkan, dan tidak akan kembali. BERSAMBUNG KE HALAMAN 2.
OB merupakan karakter baru yang muncul di Loki season 2, namun siapa sebenarnya karakter tersebut? Dan apa pengaruhnya dalam cerita Loki? TV series Loki akan segera menghadirkan musim terbarunya yang akan tayang perdana pada Oktober 2023 mendatang. Seriesnya akan melanjutkan petualangan Loki dan Mobius pasca apa yang terjadi di TVA. Dan Loki season 2 akan hadirkan karakter baru, yaitu OB, namun siapa dia sebenarnya?
OB di Loki Season 2
OB merupakan karakter baru yang akan muncul di season 2 Loki. Karakter ini akan diperankan oleh aktor Ke Huy Quan. Karena merupakan karakter baru, belum ada penjelasan detail mengenai siapa sebenarnya OB. Namun, pihak eksektif produser dari seriesnya sempat memberikan petunjuk mengenai peranan dari OB di Loki season 2 ini di mana OB ternyata adalah seorang teknisi.
OB merupakan teknisi yang sangat cerdas yang bekerja di TVA. Dia adalah orang yang bertanggung jawab dalam mendesain, menciptakan, dan memperbaiki semua teknologi, komputer, dan hal lainnya yang ada di TVA. Artinya, semua alat dan teknologi yang digunakan oleh TVA merupakan ciptaan dan rancangan dari OB. Juga, ini artinya OB bukan hanya sekedar teknisi cerdas.
Dari petunjuk tersebut, OB tahu seluk-beluk mengenaik TVA. Dia tahu semua hal atau bahkan berbagai fenomena yang ada, seperti yang terjadi kepada Loki. Dalam trailer terbaru kemarin kita melihat bagaimana Mobius dan Loki pergi untuk menemui OB. Mereka untuk mencari solusi dari fenomena time-slipping yang terjadi kepada Loki. Dan OB sendiri nampaknya tahu dan sering melihat fenomena tersebut, meskipun tidak tahu cara memperbaikinya.
Bagaimana kemudian Mobius dan Loki meminta bantuan kepada OB memberikan petunjuk jika dia akan memiliki peranan yang besar dalam seriesnya. Yang menarik adalah Loki merupakan series pertama dari Marvel Studios yang mendapatkan musim kedua, sehingga menarik untuk melihat seperti apa kelanjutan ceritanya. Namun, apakah kemudian OB merupakan karakter yang berasal dari komik?
OB Versi Komik
Dari apa yang yang diketahui sejauh ini, memang OB bisa dikatakan adalah karakter baru yang muncul di MCU. Meskipun begitu, ada kemungkinan jika karakternya mereferensikan terhadap salah satu karakter yang ada di cerita komiknya. Menurut rumor yang ada, karakter yang diperankan oleh Ke Huy Quan tersebut mereferensikan karakter Mr. Ouroboros.
Lalu, siapa sebenarnya Mr. Ouroboros? Dalam cerita Marvel Comics, Mr. Ouroboros merupakan kloning daring Mr. Paradox. Dia merupakan salah satu hakim yang ada di Time Variance Authority. Dia merupakan salah satu hakim yang ada saat persidangan She-Hulk. Namun, baik Mr. Paradox dan Mr. Ouroboros kemudian harus menghilang dari seluruh timeline Marvel ketika Retroactive Cannon digunakan untuk melawan mereka.
Mr. Paradox, yang juga dikenal dengan nama Mr. Tesseract, merupakan salah satu anggota manajemen junior di TVA yang melaporkan berbagai hal terhadap Mobius ketika Mobius naik jabatan. Dari apa yang muncul di trailernya sendiri, OB – yang bisa jadi adalah kependekan dari Ouroboros – memang nampak seperti bawahan dari Mobius dan juga sudah cukup lama tidak bertemu.
Sehingga, Marvel menggabungkan elemen dalam cerita komik dengan orisinalitas versi mereka. Yang menarik adalah Ouroboros juga bisa mengacu pada sebuah elemen sihir yang ada di Marvel Comics, yaitu Oculus Oroboros. Doctor Doom pernah berusaha untuk menggunakan dan mengendalikan kekuatan dari Oculus Oroboros, meskipun kemudian Doctor Strange berhasil untuk menghentikannya.
Ada juga karakter lainnya yang muncul di Marvel Comics dengan menggunakan nama tersebut, yaitu Admiral Ourobos. Karakter Admiral Ouroboros muncul dalam komik Silver Surfer Vol. 7 #11 yang rilis pada 2015. Dalam ceritanya, dia digambarkan sebagai karakter antagonis yang sempat bertarung menghadapai Silver Surfer.
Koneksi Dengan Mitologi Nordik
Selain adanya kemungkinan referensi dengan karakter di Marvel Comics bernama Ouroboros, OB juga kemungkinan memiliki koneksi dengan mitologi Nordik. Dalam mitologi Nordik, nama Ouroboros erat kaitannya dengan seekor ular yang memakan ekornya sendiri. Ulah tersebut tercipta oleh Jörmungandr atau Midgard Serpent atau World Serpent, ular yang sangat besar yang bersemayam di bawah laut.
Ouroboros memiliki ukuran yang sangat besar, di mana seluruh tubuhnya dikatakan bisa melilit seluruh bumi dan bahkan menggigit ekornya sendiri. Menurut legenda juga, ketika Jörmungandr melepaskan ekor dari Ourobors maka peristiwa mengerikan Ragnarok akan terjadi. Yang menarik kemudian adalah Ouroboros ini merupakan salah satu dari anak Loki dalam mitologinya.
Selain Ouroboros, anak Loki lainnya adalah Hel dan Fenrir yang mana keduanya sudah diadaptasi dalam cerita Thor: Ragnarok. Jadi, karakter OB sebenarnya memang memiliki kaitan yang erat dengan sosok Loki. Namun, seperti yang disebutkan di atas tentunya akan ada perubahan detail terkait dengan hal ini. Menarik tentunya untuk melihat seperti apa karakter OB dan seperti apa peranannya dalam Loki season 2.
Deadpool 3 menjadi salah satu film yang paling dinantikan di MCU. Apalagi dengan Ryan Reynolds dan Hugh Jackman yang akan beradu akting sebagai Deadpool dan Wolverine. Namun menurut kabar terbaru, Deadpool 3 akan terhubung langsung dengan Avengers: Secret Wars. Kabar ini dibagikan oleh KC Walsh di Twitter. Menurut sumber, Deadpool 3 akan mengungkapkan bahwa beberapa universe sedang runtuh.
TVA kemudian memutuskan untuk memilih beberapa superhero dari berbagai universe yang hancur ini agar mereka dapat dibawa ke satu tempat utama. Tentu saja, tempat tersebut tidak lain adalah apa yang disebut Battleworld. Salah satu superhero yang terpilih ternyata adalah Wolverine yang diperankan oleh Hugh Jackman. Kemudian, dia menemukan Deadpool yang dipenjara dan mereka berusaha semaksimal mungkin untuk menyelamatkan universe yang hancur dan teman-teman mereka.
Jika kabar tersebut benar, tentunya itu menjadi plot yang sangat menarik. Namun yang harus dicatat sekali lagi bahwa itu masih sebatas kabar dan belum dikonfirmasi oleh pihak manapun, termasuk Marvel Studios. Semoga kita akan segera mendapatkan detail yang lebih konkret tentang filmnya nanti. Plot tentang Deadpool 3 yang terhubung dengan Avengers: Secret Wars juga rasanya cukup masuk akal dan menjadi cara yang hebat untuk menyiapkan peristiwa-peristiwa di Avengers: Secret Wars.
Avengers: Secret Wars kabarnya akan menjadi film penutup Multiverse Saga, yang kemungkinan akan menghadirkan seluruh karakter yang ada di MCU. Jadi siapapun bisa muncul dalam film itu. Shawn Levy akan menyutradarai Deadpool 3 dengan naskah yang ditulis oleh Rhett Reese dan Paul Wernick. Selain dibintangi Ryan Reynolds dan Hugh Jackman, Deadpool 3 juga akan dibintangi oleh Brianna Hildebrand, dan Shioli Kutsuna. Ditambah dengan pemeran lama yang kembali seperti Karan Soni, Leslie Uggams, Morena Baccarin, Stefan Kapicic, dan Rob Delaney.
Deadpool 3 sebelumnya dijadwalkan akan tayang di bioskop pada tanggal 3 Mei 2024. Tetapi sepertinya akan ada penundaan jadwal rilis untuk kesekian kalinya karena saat ini masih terjadi mogok kerja yang dilakukan di Hollywood. Kita tunggu aja ya Geeks apakah filmnya akan mengalami penundaan kembali atau tidak.
Shawn Levy adalah sosok yang sibuk. Saat ini, dia sedang mengembangkan film Deadpool 3. Levy juga tengah mengembangkan film baru Star Wars. Namun, proyek-proyek terbaru Shawn Levy harus terhenti karena adanya mogok kerja yang dilakukan oleh para penulis dan aktor di Hollywood. Dalam sebuah wawancara dengan Collider, Levy mengatakan bahwa pengembangan film ini telah dihentikan, dan pengembangan filmnya akan dilanjutkan setelah mogok kerja selesai.
“Kami baru saja memulai proses pengembangan film (Star Wars), dan mogok kerja penulis terjadi. Jadi kami berada dalam situasi yang sama seperti banyak di industri kita.” Nasib serupa pun terjadi terhadap series Real Steel yang juga tengah Levy kembangkan. Padahal dia sangat ingin menjalankan berbagai proyek tersebut. Levy hanya memastikan bahwa proyek tersebut masih hidup dan hanya mengalami penundaan selama beberapa waktu, hingga semuanya menjadi kondusif.
Real Steel sendiri berkisah tentang pertarungan robot. Seriesnya juga akan menjelajahi tema-tema menarik tentang penebusan dosa, keluarga, dan ikatan antara seorang ayah dan anak, sama seperti yang pernah ditampilkan dalam filmnya dahulu. Real Steel yang rilis tahun 2011 lalu menampilkan penampilan karismatik Hugh Jackman sebagai karakter utama, Charlie Kenton. Dan chemistry antara Jackman dan Dakota Goyo, yang memerankan putranya, Max, menjadi nilai jual utama dalam tersebut
Sementara itu untuk film Star Wars yang akan dia sutradarai, kemungkinan film tersebut baru akan mulai diproduksi tahun 2024 mendatang. Sepertinya mogok kerja yang terjadi masih akan berlangsung hingga akhir tahun 2023. Tetapi sebelum memulai produksi film Star Wars, Levy harus lebih dulu menyelesaikan film Deadpool 3 yang saat ini harus dihentikan produksinya juga karena mogok kerja yang terjadi di Hollywood. Sehingga kemungkinan besar film Star Wars baru, baru kita bisa kita saksikan di tahun 2025.
Sejauh itu, belum ada informasi tentang seperti apa film Star Wars yang akan disutradarai oleh Levy. Tetapi mudah-mudahan saja akan ada informasi selanjutnya yang akan dibagikan. Kita tuggu aja Geeks informasi selanjutnya.
Season 2 dari series Loki yang akan tayang di platform streaming Disney Plus kemungkinan akan hadirkan karakter yang jauh lebih kuat dari He Who Remains. Saat ini, para fans MCU sedang tidak sabar untuk segera menyaksikan musim terbaru dari series Loki. Series tersebut jadi salah satu yang paling populer selain What If…? dan juga WandaVision. Dalam ceritanya sendiri, Loki harus ditangkap kelompok yang mengatur timeline di MCU, yaitu TVA.
Dalam musim perdana seriesnya, ada beberapa hal menarik yang muncul dalam ceritanya. Misalnya, kita bisa melihat berbagai variant dari Loki yang unik dan menarik. Kemudian, kita juga melihat sosok terkuat yang jadi pemimpin dari TVA yaitu He Who Remains. Dia merupakan salah satu variant dari Kang the Conqueror. Di akhir musim perdana, sosok He Who Remains akhirnya harus tewas setelah dihabisi nyawanya oleh Sylfie.
Tetapi, yang menarik kemudian adalah season 2 Loki akan kemungkinan akan hadirkan karakter yang jauh lebih kuat dari He Who Remains. Sosok tersebut adalah OB, karakter yang diperankan oleh aktor Ke Huy Quan. Hal ini diungkapkan oleh eksekutif produser seriesnya, Kevin Wright, dalam wawancaranya dengan Entertainment Weekly. Kevin memberikan petunjuk mengenai peran dari OB di season 2 Loki. Menurut Wright, OB bertanggung jawab dalam semua hal yang berkaitan dengan teknologi di TVA.
“Tugasnya pada dasarnya adalah (membuat) setiap teknologi, setiap komputer, semua hal yang ada di TVA. Dia mendesainnya, atau memperbaikinya dan membuatnya tetap berfungsi.” Hal ini seolah memberikan petunjuk jika OB kemungkinan memiliki kekuatan yang jauh lebih besar di TVA dibandingkan He Who Remains. Dengan kata lain, OB kemungkinan akan memiliki peranan yang sangat besar di musim terbaru ini.
Dalam trailer resmi terbaru kemarin pun diperlihatkan bagaimana Mobius pergi menemui OB untuk mencari tahu penyebab “time-slipping” yang terjadi kepada Loki. Dan dari trailernya, OB nampaknya akan membantu Mobius dan Loki untuk memperbaiki semuanya. Namun, di sisi lain, menarik juga untuk melihat kepada siapa OB akan berpihak setelah mengetahui apa yang terjadi sebenarnya di TVA.
Dracule Mihawk merupakan salah satu karakter dan juga pengguna pedang terkuat dalam alur cerita One Piece, namun seperti apa sebenarnya kekuatan Mihawk? Semua fans dari series One Piece tentu mengenal siapa sosok Dracule Mihawk. Rasanya kita tidak perlu lagi meragukan sosok Mihawk sebagai salah satu karakter terkuat dalam cerita One Piece saat ini. Namun, seperti apa sebenarnya kekuatan dari Mihawk?
Penjelasan Kekuatan Dracule Mihawk
Sosok Dracule Mihawk merupakan salah satu karakter yang unik dan menarik dalam alur cerita One Piece. Meskipun dia tidak memiliki kemampuan buah iblis, tetapi kemampuan berpedang dari Mihawk sangatlah dahsyat. Hampir tidak ada yang bisa menandingi kemampuan berpedangnya. Selain itu, dia juga sangat handal dalam sebuah pertarungan.
Seperti yang Geeks semua sudah ketahui, bahwa Mihawk dahulu adalah rival terkuat dari Shanks, salah satu Yonko yang berkuasa di wilayah New World. Kabar mengatakan bahwa setiap kali mereka berdua bertarung, seluruh Grand Line akan terguncang. Whitebeard sendiri mengakui bahwa pertarungan antara Shanks dan Mihawk sangat legendaris dan menakjubkan.
Kemunculan pertama dari sosok Mihawk bisa dibilang sangat menarik. Dalam ceritanya diperlihatkan bagaimana dia menyerang kelompok bajak laut Don Krieg hanya untuk mengobati kebosanannya. Dia tidak membutuhkan tujuan yang ambisius seperti karakter lainnya. Mengapa? Karena, dia pada dasarnya sudah jadi sosok yang paling kuat dalam alur ceritanya.
Yang menarik adalah terdapat sebuah teori menarik mengenai kekuatan Mihawk dan kekuatan berpedangnya. Dalam teori ini dijelaskan jika bukan Mihawk yang sebenarnya memiliki kekuatan dahsyat dalam berpedang, melainkan Yoru itu sendiri memang memiliki kekuatan tersendiri. Mihawk hanya perlu mengendalikannya tanpa perlu mengatur atau meningkatkan kekuatannya.
Kekuatan Milik Yoru
Secara garis besar, teorinya menjelaskan jika kekuatan dahsyat yang Dracule Mihawk miliki saat ini sebenarnya bukan berasal dari bagaimana Mihawk berlatih pedang. Melainkan, karena Yoru memang sedari awal sudah memiliki kekuatan magis yang sangat dahsyat. Ada beberapa petunjuk mengenai hal ini, misalnya bagaimana komentar Zoro setelah Mihawk menghancurkan kapal Don Krieg.
Menurut Zoro, dia tidak pernah melihat bagaimana pengguna pedang begitu lembut dan membiarkan pedangnya “bergerak” sendiri. Mihawk kemudian mengatakan jika sebuah pedang tanpa ada keberkahan atau kekuatan magis di dalamnya maka itu bukanlah sebuah pedang. Dalam cerita One Piece, kita sudah diperlihatkan banyak sekalai momen di mana pedang memiliki tingkatan.
Yoru dianggap sebagai salah satu yang paling kuat yang mana wajar jika membuat pedang ini penuh dengan kekuatan magis. Dalam pertempuran puncak di Marineford, ketika Luffy hendak menyerang Luffy dia sempat mengatakan jika “kekuatan ini tidak mengenal batasan.” Hal ini dianggap menjadi referensi dari sumber kekuatan Yoru, dan tidak peduli dengan adanya Mihawk, kekuatan Yoru sangatlah luar biasa.
Yang menarik juga adalah pernyataan selanjutnya dari Mihawk di momen tersebut. Mihawk meminta maaf kepada Shanks, namun semuanya terserah kepada takdir yang Yoru hadirkan. Berkaitan dengan pedang dan kekuatan magis di dalamnya, dalam chapter 1033 sosok pembuat pedang legendaris yaitu, Shimotsuki Kouzaburo, menyebutkan jika sebuah pedang akan memiliki kepribadian dan tekadnya sendiri.
Seorang ahli pedang harus kemudian mampu untuk menguasainya atau mengendalikannya, sesuatu yang sudah Mihawk lakukan selama ini namun belum berhasil dilakukan oleh Zoro. Pertanyaan besarnya kemudian mengapa Mihawk bisa memiliki Yoru atau pedang hitam dan bagaimana dia bisa mendapatkan dan mengendalikannya. Sayangnya, Oda Sensei belum memberikan informasi apa pun tentang hal ini.
Dari penjelasan Tenguyama alias Sukiyaki, Haki adalah kunci untuk membuat sebuah pedang berubah menjadi pedang hitam. Dan pedang hitam akan membuat pedang tersebut menjadi sangat kuat. Orang yang menggunakan atau memiliki pedang yang kuat bisa dikatakan sebagai seorang ahli pedang yang sangat kuat. Inilah yang kemudian kita lihat ketika Zoro menerima Shusui.
Mengapa kemudian Mihawk memutuskan untuk tidak mengendalikan Yoru dan membuat pedang hitam tersebut bisa bergerak dengan bebas? Menurut teorinya, jawaban tersebut sangat simpel yaitu Mihawk tidak harus melakukannya. Mihawk adalah ahli pedang terbaik di dunia One Piece yang mana saat ini yang dia lakukan hanyalah mengawasi dan melihat siapa sosok “mangsa” yang bisaa menarik perhatiannya. Contohnya adalah Zoro, Vista, dan sebagainya.
Kesimpulan
Jadi, kesimpulan dari teori ini adalah Dracule Mihawk memang adalah sosok ahli pedang terbaik di dunia. Kemampuan dan kekuatan berpedang Mihawk di dunia One Piece tentu tidak perlu kita ragukan lagi. Namun, yang juga menjadi catatan adalah adanya kemungkinan faktor lain yang membuat dia menjadi kuat yaitu kekuatan magis yang ada di dalam pedang Yoru. Dari berbagai petunjuk yang ada, Yoru memang memiliki jiwa dan kekuatan dahsyat di dalamnya.
Dengan kekuatan dahsyat dan jiwa tersebut, yang juga dipadukan dengan kemampuan berpedang dari Mihawk, membuat dia jadi sosok ahli pedang terkuat di dunia. Belum ada yang sanggup untuk menandingi Mihawk sejauh ini dan menarik untuk dinantikan apakah kemudian Zoro akan sanggup mengalahkan Mihawk dan melampaui kedahsyatan dari mentornya tersebut.
Saat ini, MCU tengah merambah sisi kosmik yang sebelumnya belum pernah terjamah. Film Eternals yang rilis tahun 2021 menjadi contoh bahwa kosmik di MCU sangat luas dan beragam. Dalam film tersebut, kita juga dikenalkan dengan beberapa Celestial, salah satunya adalah Arishem the Judge, Tiamut, dan Jemiah The Analyzer, yang dimunculkan secara singkat. Adalagi beberapa Celestial lainnya yang sudah lebih dulu muncul seperti Ego, Knowhere, Eson, hingga Starlord, yang diketahui sebagai setengah Celestial karena dia adalah anak Ego. Sayangnya, ada beberapa Celestial yang belum diperlihatkan di MCU. Siapa saja?
1. Ezarr the Calculator
Nezarr menjadi salah satu Celestial pertama yang pernah mengunjungi Bumi. Warna armor Nezarr berwarna biru gelap, yang membuatnya sangat mudah diingat. Tubuhnya pun memiliki tinggi sekitar 600 meter, tidak begitu tinggi bagi seorang Celestial. Sesuai dengan namanya, Nezarr bertugas menghitung layaknya kalkulator. Dia akan menghitung jumlah populasi dari planet yang dia datangi.
Dia juga ditugasi untuk melakukan eksperimen dan kemudian mengumpulkan datanya untuk diolah. Selain unggul dalam ilmu matematik, Nezarr juga memiliki keunggulan lain yaitu healing factornya yang super cepat. Ketika tangannya ditebas oleh Odin, lengan Nezarr bisa tumbuh kembali dengan sangat cepat.
2. Gammenon The Gatherer
Setelah semua informasi yang dibutuhkan berhasil dikumpulkan oleh Eson tentang suatu planet, dia akan memberikan semua informasi itu kepada Gammenon dan kemudian akan mengumpulkan semua subyek uji coba. Gammenon sudah beberapa kali datang ke bumi, untuk melihat perkembangan dari subyek uji coba yang ada dan memberikan pengaruh terhadap perkembangan evolusi spesies di bumi.
Selain manusia, Gammenon juga mengumpulkan data dan menganalisis sampel dari flora dan fauna yang ada di sebuah planet. Setelah tugasnya selesai, dia akan memberikan hasilnya kepada Jemiah The Analyzer, sosok Celestial yang juga secara singkat pernah muncul di MCU.
3. Gamiel The Manipulator
Gamiel menjadi yang termuda dalam daftar ini, di mana dia merupakan rival sekaligus saudara Devron The Experiment. Tugas Gamiel adalah untuk mengawasi suatu planet yang menjadi tempat uji coba para Celestial, dan salah satunya juga dialami oleh Bumi. Menariknya nih Geeks, Gamiel sering berbeda cara pandang dengan saudaranya.
Baik Gamiel dan Devron, keduanya selalu ingin membuktikan teori mana yang paling benar. Bahkan diceritakan bahwa Gamiel dan Devron pernah bertarung. Dan pertarungan keduanya menimbulkan petaka besar. Kabarnya perang abadi antara Kree dan Skull diakibatkan oleh Gamiel dan Devron.
4. Tefral the Surveyor
Tefral memiliki tugas yang mirip dengan Eson the Searcher, di mana Tefral memiliki tugas untuk melakukan survey di sebuah planet. Ketika dia mendatangi planet itu, maka bentuk permukaan serta rancangan pemetaan planet tersebut akan dapat langsung diketahui oleh Tefral. Planet itu jugalah yang akan dijadikan tempat eksperimen para Celestial.
Tefral memiliki tubuh berwarna perpaduan antara ungu dan hijau. Tubuhnya pun sangat tinggi yaitu sekitar 2000 kaki. Tefral jugalah salah satu Celestial yang secara rutin mengunjungi Bumi setiap beberapa ribu tahun. Secara garis besar, kekuatan Tefral sama seperti mayoritas Celestial lainnya, di mana memiliki daya tahan, kecepatan, dan sangat kuat.
5. Exitar the Executioner
Celestial berikutnya yang belum muncul di MCU adalah Exitar. Exitar menjadi salah satu Celestial terkuat sepanjang masa. Dalam sebuah komik Thor Annual #14, terungkap bahwa Exitar memiliki tubuh yang jauh lebih besar melebihi Arishem. Selain lebih besar, Exitar juga sudah dikonfirmasi lebih kuat ketimbang Fourth Celestial Host seperti Arishem, Eson, Oneg, dan Ziran. Exitar memiliki tugas untuk menghancurkan sebuah planet yang gagal melalui ujian yang dibuat Celestial. Exitar pun terbukti cukup mudah untuk menghancurkan sebuah planet.
Menariknya nih Geeks, di komik, Thor pernah mengeluarkan serangan pamungkasnya saat menghadapi Exitar. Tetapi serangan tersebut hanya melubangi helm Exitar, tanpa mengelukainya. Padahal itu adalah serangan terkuat yang pernah Thor keluarkan. Tetapi di komik lain, Exitar juga sebenarnya bisa dikalahkan oleh Thor menggunakan Jarnbjorn.
6. Scathan the Approver
Scathan the Approver memang memiliki tanggung jawab yang berbeda dengan Celestial lainnya, di mana hanya bisa menyetujui suatu keadaan tanpa bisa bertindak lebih jauh. Misalnya ketika seorang entitas bernama Protege membuat ulah dengan menirukan Living Tribunal dan menyerang entitas lain seperti Eternity.
Scathan yang mengetahui hal tersebut tidak menyetujui tidakan yang dilakukan Protege, dan menangkap Protege untuk “diadili”. Meski begitu, Scathan juga memiliki serangan energi yang bahkan diperlihatkan mempengaruhi entitas Eternity dan Living Tribunal. Karena itulah dia juga dianggap sebagai Celestials terkuat yang pernah ada.
Itulah dia Geeks beberapa Celestial yang belum pernah muncul di MCU. Mungkin di masa depan, ada kemungkinan besar jika mereka semua akan muncul, mengingat dunia kosmik akan terus dieksplorasi di sana. Kita nantikan aja ya Geeks!
Trailer eksklusif Avengers: Doomsday di CinemaCon sukses menghebohkan penggemar lewat kemunculan perdana Robert Downey Jr. sebagai Doctor Doom yang mengancam multiverse. Meski belum dirilis...