Kehadiran Woody dalam Toy Story 5 ternyata sempat “terancam” hilang, hal ini diungkapkan oleh Tim kreatif Pixar. Dalam sebuah diskusi wawancara, baru-baru ini tim kreatif Pixar mengungkap bahwa pada tahap awal pengembangan cerita, karakter koboi ikonik yang disuarakan Tom Hanks itu hampir tidak dimasukkan ke dalam film sama sekali. Keputusan tersebut diambil karena para pembuat film ingin mengeksplorasi arah cerita baru yang lebih berfokus pada Jessie dan kehidupan para mainan setelah peristiwa Toy Story 4.

Meski kini Woody kembali menjadi bagian penting dari cerita, naskah awal Toy Story 5 sempat dirancang tanpa kehadirannya. Penulis Kenna Harris menjelaskan bahwa tim kreatif saat itu banyak membahas nasib para “lost toys” atau mainan yang tersesat, termasuk keinginan untuk mengetahui apa yang dilakukan Woody setelah memilih meninggalkan Bonnie dan bergabung dengan Bo Peep di akhir film sebelumnya. Berbagai ide sempat dipertimbangkan, termasuk kemungkinan membuat proyek terpisah yang secara khusus menyoroti petualangan Woody di luar kelompok utamanya.

Harris menjelaskan bahwa fokus utama mereka pada awalnya adalah membangun cerita yang benar-benar berpusat pada Jessie. “Kami banyak membicarakan para mainan yang hilang dan mencoba memahami apa yang dilakukan Woody selama ini. Kami ingin mengeksplorasi seperti apa ceritanya jika fokus utamanya ada pada Jessie. Namun sejak awal kami juga tahu bahwa tentu saja Woody akan muncul di film ini,” ungkapnya.

Produser Lindsey Collins menambahkan bahwa kehadiran Woody akhirnya terasa sangat alami ketika cerita mulai berkembang. Menurutnya, konflik yang dialami Jessie dalam film baru ini membuat karakter tersebut membutuhkan sosok yang paling ia percayai. “Hal itu tiba-tiba terasa sangat masuk akal. Saat Jessie mulai merasa tidak aman karena perlahan kehilangan perhatian Bonnie kepada Lilypad, tentu orang pertama yang akan ia hubungi adalah Woody. Bahkan ketika Buzz seperti berkata, ‘Hei, aku ada di sini.’ Itu menunjukkan betapa unik hubungan mereka. Bagi Jessie, Woody adalah sosok yang berbeda dibanding Buzz,” jelas Collins.

Tom Hanks sendiri turut membahas perkembangan karakter Woody setelah akhir Toy Story 4. Menurutnya, Woody kini memiliki tujuan hidup yang berbeda dibanding sebelumnya. Jika dahulu seluruh hidupnya didedikasikan untuk pemiliknya, mulai dari Andy hingga Bonnie, kini ia memilih membantu mainan-mainan yang kehilangan tempat mereka di dunia. Hanks mengatakan, “Kejeniusan terbesar adalah keberadaan walkie-talkie yang membuat Woody tetap bisa berhubungan dengan orang-orang yang mencintainya dan yang ia cintai. Dia tidak pernah berkata, ‘Maaf, aku terlalu sibuk menyelamatkan mainan lain.’ Sebaliknya dia berkata, ‘Kapan kalian membutuhkan aku? Aku akan datang secepat mungkin.’ Itu luar biasa.”

Sebelumnya, sutradara sekaligus penulis Andrew Stanton juga sempat mengungkap bahwa keputusan untuk mencoba membuat cerita tanpa Woody muncul karena tim kreatif belum menemukan cara yang tepat untuk memasukkan karakter tersebut ke dalam alur cerita secara organik. Mereka ingin menguji apakah Toy Story 5 tetap bisa berjalan tanpa sang koboi legendaris. Namun seiring perkembangan naskah, mereka menemukan alasan yang kuat untuk membawanya kembali dan merasa film menjadi jauh lebih baik dengan kehadirannya.

Kembalinya Woody kini justru menjadi salah satu daya tarik utama Toy Story 5. Film tersebut mendapatkan sambutan positif dari para kritikus dengan skor tinggi di Rotten Tomatoes, sekaligus diprediksi mencetak pembukaan box office terbesar dalam sejarah waralaba Toy Story. Meski sebagian penggemar sebelumnya merasa kisah Woody sudah berakhir dengan sempurna di Toy Story 4, Pixar tampaknya berhasil menemukan cara yang meyakinkan untuk menghadirkan kembali karakter tersebut tanpa mengurangi fokus utama cerita yang kini lebih banyak diberikan kepada Jessie.