James Gunn akhirnya mengungkap detail baru mengenai timeline DC Universe, khususnya hubungan antara film Superman dan sekuelnya yang berjudul Man of Tomorrow. Lewat interaksi di media sosial Threads, bos DC Studios tersebut memastikan bahwa film terbaru Superman akan mengambil latar waktu hampir dua tahun setelah kejadian di film sebelumnya. Dengan kata lain, alur cerita Man of Tomorrow akan mengikuti waktu dunia nyata.

Penjelasan itu muncul setelah seorang penggemar bertanya berapa lama jarak waktu antara Superman dan Man of Tomorrow di dalam semesta DCU. Gunn menjawab singkat, “Pada dasarnya real time.” Ketika ada penggemar lain meminta penjelasan lebih detail dan mengaitkannya dengan serial Lanterns, Gunn kembali memberi klarifikasi. “Bukan. Real time seperti musim panas 2027,” tulisnya. Pernyataan tersebut memastikan bahwa peristiwa di Man of Tomorrow berlangsung sekitar dua tahun setelah film Superman yang rilis pada 2025.

Informasi ini cukup penting karena memperlihatkan bagaimana James Gunn mulai membangun kesinambungan waktu yang lebih jelas di DC Universe baru miliknya. Berbeda dengan era DC Extended Universe sebelumnya yang sering dianggap kurang konsisten, Gunn tampaknya ingin membuat perkembangan karakter dan dunia DC terasa lebih organik seiring berjalannya waktu nyata. Pendekatan tersebut juga membuka peluang perubahan besar terhadap karakter-karakter utama dalam semesta DC ke depan.

Man of Tomorrow sendiri akan kembali menghadirkan David Corenswet sebagai Superman dan Nicholas Hoult sebagai Lex Luthor. Film ini menjadi lanjutan langsung dari Superman yang sukses besar di box office setelah meraih pendapatan lebih dari 618 juta dolar secara global. Di akhir film pertama, Lex Luthor berhasil ditangkap setelah rencananya menjebak Superman terbongkar, sementara Clark Kent kembali mendapatkan kepercayaan publik.

Meski menjadi musuh bebuyutan, Man of Tomorrow disebut akan mempertemukan Superman dan Lex Luthor dalam situasi yang memaksa keduanya bekerja sama menghadapi ancaman baru bernama Brainiac. Karakter villain ikonik DC tersebut akan diperankan Lars Eidinger. Brainiac dikenal sebagai alien super cerdas yang memiliki kebiasaan mengumpulkan pengetahuan dengan mengecilkan dan menculik kota maupun planet dari berbagai penjuru galaksi.

Selain Corenswet dan Hoult, beberapa pemain dari film sebelumnya juga dipastikan kembali, termasuk Rachel Brosnahan dan Milly Alcock sebagai Supergirl. Proses produksi film sudah dimulai sejak April 2026. Kehadiran Supergirl diperkirakan akan menjadi salah satu elemen penting dalam perkembangan cerita, terutama setelah kemunculan singkat Kara Zor-El di akhir Superman sukses memancing rasa penasaran penonton.

Sebelum Man of Tomorrow tayang pada 9 Juli 2027, DC Studios masih memiliki sejumlah proyek lain yang akan dirilis lebih dulu. Film Supergirl dijadwalkan hadir pada Juni 2026, disusul Clayface pada Oktober di tahun yang sama. Sementara itu, HBO juga akan merilis serial Lanterns yang dibintangi Kyle Chandler dan Aaron Pierre. Semua proyek tersebut tampaknya akan menjadi bagian penting dalam fondasi besar DC Universe versi James Gunn.

Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.