Marvel Studios tampaknya sedang menyiapkan perubahan besar untuk masa depan Marvel Cinematic Universe lewat Avengers: Doomsday. Dalam event SXSW di London, Anthony dan Joe Russo mengungkap bahwa film tersebut akan menjadi titik awal baru bagi MCU, bahkan mereka menyebutnya sebagai “Phase Zero”. Pernyataan ini langsung memicu spekulasi besar mengenai arah baru franchise superhero terbesar tersebut setelah berakhirnya Multiverse Saga.

Joe Russo menjelaskan bahwa Avengers: Doomsday tidak hanya menjadi kelanjutan cerita lama, tetapi juga dirancang sebagai bentuk reboot kreatif untuk semesta Marvel. Menurutnya, MCU kini berada di fase yang membutuhkan pembaruan total agar kembali terasa segar di mata penonton. “Perubahan yang terus bergerak, mengejutkan penonton, lalu menemukan kembali dirinya sendiri, itulah hal yang menarik. Dan saya rasa kalian akan melihat banyak perubahan besar di Doomsday. Bersiaplah untuk itu. Kami tadi bersama Rob Downey Jr., dan kami membicarakan konsep bahwa kami kembali ke phase zero. Ini seperti memulai semuanya lagi dari awal. Kami ingin memastikan semua orang merasa bahwa ini tidak bergantung pada masa lalu,” ujar Joe Russo.

Kembalinya Russo Brothers ke Marvel juga ternyata tidak direncanakan sejak awal. Setelah menyelesaikan Avengers: Infinity War dan Avengers: Endgame, keduanya sempat merasa kelelahan dan tidak berniat kembali ke MCU dalam waktu dekat. Namun, ide cerita baru dari Stephen McFeely membuat mereka berubah pikiran. McFeely sendiri dikenal sebagai penulis naskah berbagai film penting Marvel seperti Captain America: Civil War, Infinity War, hingga Endgame.

Anthony Russo mengatakan bahwa konsep yang dibawa McFeely menjadi alasan utama mereka akhirnya kembali menangani film Avengers. Meski belum mau membocorkan detailnya karena dianggap sebagai spoiler besar, Anthony menyebut ide tersebut membuka kemungkinan baru yang belum pernah dijelajahi MCU sebelumnya. “Dia datang dengan ide kreatif yang membuat kami kembali bersemangat. Saya tidak bisa membahas ide itu karena itulah fondasi utama Doomsday, tetapi konsep tersebut benar-benar membuka cakrawala baru bagi kami dan memperlihatkan banyak kemungkinan yang sebelumnya tidak terpikirkan,” kata Anthony Russo.

Dengan jajaran karakter yang sangat besar, Russo Brothers juga menegaskan bahwa keseimbangan cerita menjadi perhatian utama mereka. Joe Russo menyebut setiap karakter di MCU memiliki basis penggemar masing-masing, sehingga mereka harus memastikan semua tokoh mendapatkan porsi yang tepat di dalam film. “Setiap aktor memerankan karakter favorit seseorang. Kalau kami tidak memperlakukan karakter itu dengan benar, maka kami akan mengecewakan penonton. Kami tumbuh dalam keluarga besar Italia, jadi kami memahami bagaimana cara membangun cerita dengan banyak karakter sekaligus,” jelas Joe Russo.

Avengers: Doomsday nantinya akan menjadi penutup utama Multiverse Saga sebelum Marvel memasuki era baru. Film ini juga menandai kembalinya Robert Downey Jr. ke MCU, namun kali ini bukan sebagai Iron Man, melainkan Doctor Doom. Ia akan berhadapan dengan banyak karakter dari berbagai semesta Marvel, termasuk Avengers, Fantastic Four, hingga X-Men dalam sebuah konflik besar yang disebut-sebut akan mengubah MCU secara permanen.

Marvel Studios memang tengah menghadapi tantangan besar setelah era Endgame. Meski beberapa film seperti Spider-Man: No Way Home dan Deadpool & Wolverine sukses besar, banyak proyek MCU beberapa tahun terakhir dianggap kurang solid dan tidak sekuat Infinity Saga. Karena itu, langkah reset besar lewat Avengers: Doomsday diyakini menjadi upaya Marvel untuk mengembalikan antusiasme penonton sekaligus membangun fondasi baru bagi franchise tersebut. Filmnya sendiri dijadwalkan tayang di bioskop pada 18 Desember 2026.