Aktris Milly Alcock akhirnya buka suara soal arah cerita film Supergirl yang disebut akan sangat berbeda dibanding Superman. Pemeran Kara Zor-El itu menjelaskan bahwa versi Supergirl di DC Universe terbaru tidak akan tampil sebagai sosok pahlawan sempurna seperti Superman, melainkan karakter yang dipenuhi trauma dan luka emosional akibat kehancuran Krypton.

Dalam wawancara terbarunya, Alcock mengungkap bahwa sejak awal ia sudah memahami visi James Gunn terhadap karakter Supergirl. “Saat itu saya sadar James ingin melakukan sesuatu yang sangat berbeda dan tidak terduga dengan karakter ini. Dia menjadi kontras yang sangat kuat dengan Superman karena Kara adalah penyintas trauma dalam bentuk paling murni. Saya senang bisa memerankan seseorang yang penuh kekurangan tetapi tetap tangguh,” ujarnya.

Perbedaan utama antara Clark Kent dan Kara Zor-El disebut berasal dari pengalaman hidup mereka. Jika Superman hanya mengetahui kehancuran Krypton lewat cerita dan peninggalan keluarganya, Kara justru menyaksikan langsung planet asalnya hancur. Trauma itulah yang akan menjadi fondasi emosional film Supergirl. Bahkan kebiasaan Kara yang diperlihatkan gemar mabuk dalam penampilan perdananya di DCU disebut berkaitan langsung dengan beban psikologis tersebut.

Sutradara Craig Gillespie juga menegaskan bahwa film ini akan memiliki nuansa yang lebih kelam dan emosional dibanding kisah Superman. “Saya selalu tertarik dengan karakter yang rumit dan penuh konflik seperti di film Iron Man pertama. Ketika membaca naskah karya Ana Nogueira, baru dua adegan saja saya langsung merasa tertarik. Ceritanya bergerak dari adegan yang sangat gelap ke momen karakter yang liar dan santai hanya dalam beberapa halaman pertama,” jelas Gillespie.

Gillespie menambahkan bahwa Kara akan tampil sebagai karakter yang keras kepala dan tidak berusaha menyembunyikan sisi kasarnya. “Dia membawa banyak trauma dan banyak iblis dalam dirinya. Kara tidak meminta maaf atas siapa dirinya. Menarik sekali bisa menghadirkan karakter yang terasa punk, edgy, dan tetap mempertahankan sisi kasarnya,” lanjut sutradara yang sebelumnya menggarap Cruella tersebut.

Karakter Supergirl sendiri pertama kali muncul singkat dalam Superman sebagai cameo yang menjadi jembatan menuju film solonya. Namun perjalanan Kara dipastikan belum berhenti di sana. DC Studios telah mengonfirmasi bahwa Alcock juga akan kembali tampil di Man of Tomorrow, yang saat ini sedang menjalani proses produksi.

Kehadiran Supergirl di dua film besar DCU secara berurutan memperlihatkan betapa pentingnya karakter tersebut dalam rencana besar James Gunn. Film Supergirl dijadwalkan tayang pada 26 Juni mendatang, sementara reuni Kara dan Superman akan berlanjut di Man of Tomorrow yang dirilis pada 9 Juli 2027.