Kesuksesan Solo Leveling: Ragnarok kembali mendapat pengakuan besar di industri webtoon Jepang. Meski penciptanya, Chugong, sempat menegaskan bahwa seri tersebut hanyalah spin-off dan bukan sekuel resmi dari Solo Leveling, popularitas Ragnarok justru terus melesat dan kini berhasil membawa pulang penghargaan bergengsi Piccoma Awards 2026.

Platform digital Piccoma yang dikenal sebagai salah satu layanan baca manga dan webtoon terbesar di Jepang mengumumkan bahwa Solo Leveling: Ragnarok memenangkan kategori smartoon dalam ajang tahunan mereka. Penghargaan itu diberikan berdasarkan jumlah pembaca, penjualan, serta tingkat popularitas dan interaksi penggemar sepanjang tahun. Kemenangan tersebut semakin membuktikan bahwa kisah Sung Suho masih mampu mempertahankan antusiasme penggemar meski serialnya tengah memasuki masa hiatus tanpa batas waktu.

Untuk merayakan pencapaian tersebut, tim produksi merilis ilustrasi terbaru karakter Sung Suho saat menggunakan kemampuan Beast Possession. Penulis novel webnya, Daul, juga menyampaikan pesan singkat kepada penggemar. “Terima kasih karena selalu membaca karya ini,” ujarnya. Sementara ilustrator seri tersebut, Jin, mengaku sangat terharu dengan penghargaan yang diterima Ragnarok.

“Saya sangat bersyukur menerima penghargaan Piccoma ini. Saya percaya bisa berada di titik sekarang karena dukungan semua pembaca. Saya akan beristirahat sejenak dari pekerjaan, tetapi saya tidak akan melupakan semangat awal saat menciptakan karya baru di masa depan dan akan bekerja lebih keras lagi untuk menghadirkan seri yang lebih baik. Sekali lagi saya mengucapkan terima kasih kepada semua orang yang selalu mendukung saya, dan saya akan berusaha kembali dengan selamat serta membawa karya yang lebih bagus lagi. Sampai saat itu tiba, saya dengan tulus mendoakan kesehatan dan kebahagiaan kalian semua,” kata Jin.

Menariknya, Solo Leveling: Ragnarok bukan satu-satunya webtoon yang memenangkan penghargaan tahun ini. Dua judul lain yang ikut mencuri perhatian adalah Villains Are Destined to Die dan The Bastard of Swordborne. Nama Villains Are Destined to Die bahkan mulai disebut sebagai salah satu rival tak terduga bagi Solo Leveling karena memiliki daya tarik serupa, mulai dari penggunaan elemen sistem game hingga protagonis dengan karakter abu-abu yang penuh manipulasi.

Meski berasal dari genre berbeda dan lebih menyasar pembaca perempuan, Villains Are Destined to Die dinilai memiliki ketegangan cerita dan taruhan hidup mati yang membuat pembacanya ketagihan, mirip dengan sensasi yang ditawarkan Solo Leveling. Dengan kemenangan di Piccoma Awards 2026 ini, posisi Solo Leveling: Ragnarok sebagai salah satu webtoon paling populer saat ini tampaknya semakin sulit tergeser, bahkan ketika serial tersebut belum memastikan kapan akan kembali dari masa hiatusnya.