Warner Bros resmi menghidupkan kembali franchise sci-fi legendaris Westworld lewat proyek reboot layar lebar terbaru. Setelah sempat sukses dalam format serial HBO beberapa tahun lalu, kisah taman hiburan futuristis penuh android itu kini akan kembali hadir sebagai film dengan pendekatan baru yang disebut lebih relevan dengan perkembangan teknologi modern saat ini.
Menurut laporan terbaru, proyek reboot Westworld sedang dalam tahap pengembangan awal di Warner Bros. Meski belum memiliki sutradara resmi, studio telah menggandeng David Koepp sebagai penulis naskah. Nama Koepp tentu bukan sosok asing di genre fiksi ilmiah karena ia sebelumnya sukses mengadaptasi novel karya Michael Crichton menjadi film Jurassic Park yang ikonik.
Franchise Westworld sendiri memiliki sejarah panjang di dunia hiburan. Film aslinya dirilis pada 1973 dan ditulis langsung oleh Michael Crichton. Ceritanya mengikuti taman hiburan bertema koboi futuristis yang dipenuhi robot humanoid realistis untuk memenuhi fantasi para pengunjung dewasa. Namun situasi berubah menjadi mimpi buruk ketika para android mulai mengalami kerusakan dan berbalik menyerang manusia.
Kesuksesan film pertamanya melahirkan sekuel Futureworld pada 1976 dan serial televisi Beyond Westworld di 1980. Franchise ini kemudian kembali populer setelah HBO merilis serial Westworld pada 2016. Serial tersebut sempat menjadi salah satu debut terbesar HBO dan mendapat banyak pujian kritikus sebelum akhirnya berakhir setelah empat musim tanpa sempat menuntaskan keseluruhan cerita yang direncanakan.
Hingga kini belum diketahui apakah versi film terbaru ini akan terhubung langsung dengan serial HBO atau benar-benar menjadi reboot total. Namun banyak pihak menilai cerita Westworld kini terasa semakin relevan di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan atau AI. Konsep android yang mampu berpikir sendiri dan melawan manusia dinilai memiliki kemiripan dengan ketakutan modern terkait teknologi yang semakin menyerupai perilaku manusia asli.
Dalam dunia Westworld, para robot tidak hanya mampu berinteraksi secara realistis, tetapi juga menjadi nyaris tidak bisa dibedakan dari manusia biasa. Tema inilah yang diperkirakan akan menjadi fokus utama reboot terbaru Warner Bros. Jika digarap dengan pendekatan modern, film ini berpotensi menjadi salah satu proyek sci-fi paling menarik sekaligus menegangkan dalam beberapa tahun mendatang.











