DC Studios dikabarkan mulai bergerak serius dalam pengembangan film spin-off yang mempertemukan dua villain ikonik Batman, Bane dan Deathstroke. Proyek yang masih belum memiliki judul resmi itu kini disebut tengah membidik Greg Mottola sebagai sutradara utama. Nama Mottola mencuat setelah sebelumnya ia terlibat dalam serial Peacemaker Season 2 milik DC Studios.
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Mottola menjadi salah satu kandidat terdepan untuk memimpin film tersebut, meski hingga kini belum ada kontrak resmi yang diteken. Film yang berfokus pada Bane dan Deathstroke itu pertama kali dilaporkan masuk tahap pengembangan sejak 2024 dan digadang-gadang akan menjadi bagian penting dari era baru DC Universe di bawah kendali James Gunn dan Peter Safran.
Meski dikenal lewat film komedi seperti Superbad, Adventureland, dan Paul, Greg Mottola dinilai memiliki pengalaman yang cukup untuk menangani proyek DC berskala besar. Selain mengarahkan beberapa episode Peacemaker musim kedua, ia juga terlibat sebagai produser eksekutif di sejumlah serial streaming populer dalam beberapa tahun terakhir.
Sampai saat ini, detail cerita film Bane dan Deathstroke masih dirahasiakan. Namun banyak penggemar menduga proyek tersebut akan mengambil latar Gotham dan memperlihatkan konflik brutal antara dua karakter yang dikenal sebagai petarung mematikan di semesta DC. Kehadiran mereka dalam satu film juga memunculkan spekulasi apakah proyek ini nantinya akan terhubung langsung dengan film The Brave and the Bold, yang dipersiapkan sebagai film Batman utama di DCU baru.
DC Studios sendiri tampak semakin serius mengembangkan sisi villain dalam semesta barunya. Selain film Bane dan Deathstroke, studio juga telah menyiapkan Clayface yang akan menghadirkan kisah origin bernuansa horor untuk salah satu musuh Batman paling populer. Strategi ini dinilai berbeda dibanding era DC sebelumnya yang lebih fokus pada superhero utama ketimbang karakter antagonis.
Karakter Bane terakhir kali muncul di layar lebar melalui The Dark Knight Rises, sementara Deathstroke sempat tampil singkat di beberapa proyek DC terdahulu tanpa mendapat porsi cerita besar. Karena itu, proyek baru DC Studios ini dianggap sebagai kesempatan besar untuk membawa kedua karakter tersebut menjadi pusat perhatian dalam film live action berskala besar untuk pertama kalinya.











