Legenda gulat profesional Ric Flair mengungkapkan bahwa dirinya tidak diizinkan menghadiri ajang WrestleMania 42 yang digelar di Las Vegas. Pernyataan tersebut ia sampaikan dalam sebuah wawancara podcast terbaru, sekaligus memicu kembali kontroversi seputar hubungan dirinya dengan WWE yang belakangan disebut tidak lagi harmonis.

Menurut Flair, larangan tersebut berkaitan dengan insiden yang terjadi menjelang WrestleMania 41, saat putrinya Charlotte Flair terlibat ketegangan dengan Tiffany Stratton. Dalam situasi yang memanas itu, Flair mengaku sempat menghubungi kekasih Stratton, Ludwig Kaiser, dan melontarkan ancaman yang kemudian berbuntut panjang.

“Saya tidak diundang ke WrestleMania tahun ini. Saya mengancam akan memukul pacar Tiffany Stratton tahun lalu, dan akhirnya saya tidak diizinkan datang,” ujar Flair. Ia juga menambahkan dengan nada kesal, “Seorang pria 76 tahun dianggap mengancam anak muda, dan saya dilarang datang. Ini benar-benar tidak masuk akal.”

Flair menjelaskan bahwa konflik bermula dari komentar Stratton yang menyinggung kehidupan pribadi Charlotte, termasuk soal perceraiannya. Menurutnya, pernyataan tersebut bukan berasal dari Stratton sendiri, melainkan bagian dari naskah yang diberikan. Namun, situasi semakin memanas setelah ia secara langsung menghubungi Kaiser dan mengeluarkan ancaman yang kemudian dilaporkan ke manajemen WWE.

Selain persoalan tersebut, Flair juga menyampaikan ketidakpuasannya terhadap penampilan Charlotte di WrestleMania terbaru. Ia menilai putrinya seharusnya lebih difokuskan sebagai pegulat tunggal dibandingkan tampil dalam pertandingan tim. “Saya tidak suka pertandingannya sama sekali. Ashley harusnya jadi pegulat tunggal, bukan di luar perebutan gelar,” ujarnya, merujuk pada nama asli Charlotte.

Pernyataan ini semakin menegaskan bahwa hubungan antara Flair dan WWE sedang tidak dalam kondisi baik. Di tengah reputasinya sebagai salah satu ikon terbesar dalam sejarah gulat profesional, komentar kontroversial Flair belakangan justru kerap memicu perdebatan, termasuk soal perannya di masa depan dalam industri yang telah membesarkan namanya tersebut.