DC Studios resmi merilis trailer perdana film Clayface, yang menjadi salah satu proyek paling berbeda dalam lini DC Universe tahun ini. Film ini dijadwalkan tayang pada 23 Oktober 2026 dan langsung menarik perhatian karena mengusung pendekatan horor dewasa dengan rating R, sesuatu yang jarang dilakukan dalam franchise superhero DC.

Trailer tersebut memperlihatkan kisah tragis Matt Hagen, karakter yang diperankan Tom Rhys Harries, seorang aktor yang kariernya hancur setelah mengalami kecelakaan yang merusak wajahnya. Kondisinya semakin memburuk ketika ia menjalani eksperimen misterius yang justru mengubahnya menjadi makhluk mengerikan dengan kemampuan berubah bentuk.

Sepanjang cuplikan, trauma dan penderitaan Hagen menjadi fokus utama cerita. Beberapa adegan menunjukkan wajahnya yang perlahan meleleh, sekaligus memberi gambaran awal tentang transformasinya menjadi sosok Clayface. Film ini juga menampilkan karakter ilmuwan yang diperankan Naomi Ackie, yang diduga menjadi pihak di balik eksperimen tersebut.

DC Studios menggambarkan film ini sebagai kisah gelap tentang kehancuran identitas manusia. Dalam sinopsis resminya, cerita ini disebut sebagai perjalanan seorang bintang Hollywood yang jatuh menjadi monster penuh dendam, sekaligus mengeksplorasi tema kehilangan jati diri, obsesi, dan sisi kelam ambisi ilmiah.

Proyek ini disutradarai oleh James Watkins dengan naskah yang ditulis oleh Mike Flanagan dan Hossein Amini. James Gunn sebelumnya menegaskan bahwa Clayface akan menjadi film yang sangat berbeda dari proyek DC lainnya. “Ini benar-benar sesuatu yang berbeda. Meski berada di semesta yang sama, ini adalah film horor sepenuhnya,” ujarnya.

Sebagai bagian dari Chapter 1 bertajuk Gods and Monsters, Clayface akan menyusul perilisan Supergirl yang lebih dulu tayang pada Juni 2026. Dengan pendekatan yang lebih berani dan genre yang tidak biasa, film ini diharapkan mampu memberikan warna baru bagi DC Universe sekaligus menarik penonton yang menginginkan cerita superhero dengan nuansa yang lebih gelap dan kompleks.