Kreator Mario, Shigeru Miyamoto, akhirnya angkat bicara terkait spekulasi berkembangnya semesta film Nintendo, termasuk kemungkinan hadirnya film Super Smash Bros.. Pernyataan ini muncul di tengah persiapan perilisan The Super Mario Galaxy Movie, yang diproyeksikan menjadi salah satu film animasi terbesar tahun ini.

Dalam wawancara terbaru, Miyamoto menegaskan bahwa Nintendo saat ini belum memiliki rencana untuk membangun semesta film besar seperti yang dilakukan beberapa studio lain. Ia menyiratkan bahwa pendekatan mereka lebih berfokus pada kekuatan masing masing cerita, bukan menyatukan seluruh karakter dalam satu narasi besar.

Miyamoto mengatakan, “Sejak awal saya ingin menegaskan bahwa tidak seperti Super Smash Bros., saya tidak berpikir akan ada situasi di mana semua karakter Nintendo akan bergabung.” Ia juga menambahkan bahwa selama proses pengembangan film, tim kreatif justru semakin menyadari betapa beragamnya karakter dalam dunia Mario itu sendiri, sehingga sudah cukup untuk membangun cerita yang kuat tanpa harus bergantung pada crossover besar.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendekatan kreatif yang digunakan lebih bersifat organik. Karakter tambahan atau cameo muncul berdasarkan kebutuhan cerita, bukan sebagai bagian dari rencana jangka panjang. “Kami memiliki banyak karakter untuk membuat film, tetapi kami tetap ingin menambahkan sedikit kejutan, cameo kecil di sana sini, dan ada satu karakter rahasia yang punya peran penting,” ujarnya.

Pandangan serupa juga disampaikan CEO Illumination, Chris Meledandri, yang menilai bahwa konsep “cinematic universe” sering kali diasosiasikan dengan perencanaan besar yang kompleks. Ia menegaskan bahwa proses mereka jauh lebih sederhana dan fleksibel. “Proses kami sangat berbeda. Kami lebih banyak berdiskusi tentang apa yang menyenangkan untuk sebuah adegan, bukan merancang rencana besar selama bertahun-tahun,” katanya.

Meski demikian, peluang hadirnya crossover besar seperti Super Smash Bros. tetap terbuka di masa depan. Namun, jika proyek tersebut benar benar terwujud, besar kemungkinan akan lahir secara alami dari perkembangan cerita yang sudah ada, bukan sebagai hasil perencanaan sejak awal. Dengan pendekatan ini, Nintendo tampaknya memilih jalur berbeda dengan tetap mengutamakan kreativitas dan kekuatan cerita di setiap film yang mereka kembangkan.

Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.