Proyek prekuel Ocean’s Eleven yang diproduseri Margot Robbie kembali mengalami perubahan besar. Sutradara Lee Isaac Chung dipastikan mundur dari kursi penyutradaraan film yang masih belum memiliki judul resmi tersebut. Meski kabar ini mengejutkan, Warner Bros menegaskan bahwa perpisahan terjadi secara baik baik.
Dilansir dari Deadline, dalam pernyataan resminya, perwakilan studio Warner Bros menyebut keputusan tersebut diambil karena perbedaan visi kreatif. “Ini adalah perpisahan yang berlangsung secara baik baik karena perbedaan kreatif,” ujar juru bicara Warner Bros. Studio juga menekankan bahwa tidak ada konflik personal di balik keluarnya sutradara yang pernah meraih nominasi Oscar tersebut.
Warner Bros dan LuckyChap, rumah produksi milik Margot Robbie, tetap memberikan apresiasi tinggi kepada Chung. Mereka menyebutnya sebagai sineas dengan visi kuat yang kontribusinya sangat berarti selama proses pengembangan proyek ini. Bahkan, kedua pihak menyatakan harapan untuk kembali bekerja sama di masa mendatang dalam proyek lain.
Di tengah proses akuisisi Warner Bros oleh Paramount yang semakin mendekati tahap final, prekuel Ocean’s Eleven disebut tetap menjadi prioritas pengembangan. Studio kini tengah mencari sutradara baru untuk melanjutkan proyek tersebut. Naskah film ditulis oleh Carrie Solomon dan dikabarkan akan tetap setia pada karakter karakter ciptaan George Clayton Johnson dan Jack Golden Russell.
Sebagai waralaba film legendaris, Ocean’s Eleven pertama kali hadir pada 1960 dengan Frank Sinatra sebagai Danny Ocean. Film tersebut berkisah tentang rencana perampokan lima kasino di Las Vegas pada malam Tahun Baru yang dijalankan oleh sekelompok mantan tentara Perang Dunia II. Versi modernnya kemudian dipopulerkan kembali lewat trilogi yang dibintangi George Clooney dan Brad Pitt.
Hingga kini, detail cerita prekuel masih dirahasiakan, termasuk latar waktu dan fokus karakternya. Jadwal rilis resmi pun belum diumumkan. Namun dengan komitmen studio untuk tetap melanjutkan produksi, proyek ini diperkirakan tetap akan bergerak maju meski harus mencari nahkoda baru di kursi sutradara.











