Film action sci-fi G.I. Joe kembali disiapkan untuk layar lebar. Menariknya, Paramount Pictures dikabarkan tengah mengembangkan dua proyek film G.I. Joe secara paralel sebagai upaya menghidupkan kembali franchise yang sempat meredup dalam beberapa tahun terakhir.

Dilansir dari The Hollywood Reporter, dua naskah berbeda sedang digarap oleh Max Landis dan Danny McBride. Studio disebut berencana mengevaluasi masing masing konsep secara terpisah sebelum akhirnya memilih salah satu atau kemungkinan menggabungkan elemen terbaik dari keduanya menjadi satu film yang solid.

Langkah ini menandai strategi baru bagi Paramount setelah performa franchise sebelumnya dinilai belum konsisten. G.I. Joe: The Rise of Cobra meraih sekitar 302 juta dolar secara global, disusul G.I. Joe: Retaliation dengan 375 juta dolar. Jumlah yang tidak buruk namun secara kedua film tersebut mendapat review kritik yang kurang baik. Belum lagi film spin off Snake Eyes pada 2021 hanya mengumpulkan sekitar 40,1 juta dolar dari anggaran produksi 88 juta dolar, memunculkan keraguan terhadap masa depan seri ini.

Namun dengan strategi baru ini, diharapkan mampu kembali membangkitkan waralaba G.I. Joe. Paramount sendiri sebelumnya pernah melakukan pendekatan serupa pada waralaba Transformers dan Star Trek, bahkan sempat mempertimbangkan crossover antara G.I. Joe dan Transformers yang belum diketahui bagaimana kelanjutannya.

Sebagai salah satu properti intelektual paling dikenal milik Hasbro, G.I. Joe memiliki sejarah panjang melalui komik, serial animasi, dan lini mainan yang ikonik. Tantangan terbesar kini adalah menerjemahkan nostalgia tersebut menjadi film yang mampu memuaskan penonton modern sekaligus meraih keberhasilan komersial dan kritik.

Hingga saat ini, kedua proyek masih berada pada tahap pengembangan awal. Belum ada sutradara maupun pemeran yang diumumkan. Paramount tampaknya tengah menguji dua pendekatan berbeda, apakah G.I. Joe akan kembali dengan nuansa realistis yang lebih serius atau justru bertransformasi menjadi versi yang lebih berfokus pada karakter.

Keputusan akhir akan menentukan arah baru bagi franchise ini. Yang jelas, langkah menggarap dua film sekaligus menunjukkan keseriusan studio dalam mengembalikan G.I. Joe ke garis depan perfilman aksi Hollywood.