Proyek remake live action Eragon akhirnya menunjukkan perkembangan signifikan setelah sempat lama tanpa kabar. Serial yang akan tayang di Disney+ ini kini resmi melangkah maju dengan kehadiran showrunner dan produser baru. Langkah ini menandai keseriusan Disney dalam menghidupkan kembali kisah fantasi populer tersebut dalam format serial, setelah pertama kali diumumkan kepada publik pada 2022.
Disney+ bersama 20th Television memastikan bahwa Bert Salke tetap terlibat sebagai produser eksekutif melalui Co Lab 21. Ia kini didampingi oleh Todd Harthan dan Todd Helbing yang ditunjuk sebagai c- showrunner. Todd Harthan juga akan bertindak sebagai co-creator serial ini bersama penulis novel Eragon, Christopher Paolini. Selain itu, Marc Webb dan Rachel Moore turut bergabung sebagai produser eksekutif, memperkuat jajaran kreatif di balik layar.

Dalam keterangan resmi, sinopsis serial ini menggambarkan perjalanan seorang remaja biasa yang takdirnya berubah drastis. Ia terpilih menjadi Dragon Rider pertama dalam lebih dari seratus tahun, menjalin ikatan dengan seekor naga, mempelajari sihir kuno, dan menghadapi raja kejam yang telah menghancurkan para Dragon Rider sebelumnya. Premis ini menjadi fondasi utama cerita Eragon yang telah dikenal luas oleh penggemar fantasi di seluruh dunia.
Eragon merupakan buku pertama dari seri Inheritance Cycle karya Christopher Paolini. Tiga buku lanjutan dalam saga ini adalah Eldest, Brisingr, dan Inheritance. Secara keseluruhan, seri novel tersebut telah terjual lebih dari 40 juta kopi secara global, menjadikannya salah satu waralaba fantasi paling sukses di era modern. Popularitas inilah yang mendorong Disney untuk mengadaptasinya kembali dengan pendekatan yang lebih matang dan setia pada materi asli.
Sebelumnya, Eragon sempat diadaptasi menjadi film layar lebar pada 2006. Film tersebut dibintangi Ed Speleers sebagai Eragon, dengan Rachel Weisz sebagai pengisi suara Saphira, serta Jeremy Irons dan John Malkovich dalam peran pendukung penting. Meski secara komersial meraih pendapatan sekitar 250 juta dolar AS, adaptasi tersebut menuai kritik tajam dari penggemar dan kritikus karena dianggap menyimpang jauh dari novel.
Ketidakpuasan tersebut kemudian memicu gerakan penggemar di media sosial. Pada 2021, kampanye dengan tagar EragonRemake ramai digunakan untuk mendesak Disney menggarap ulang kisah ini dalam format yang lebih tepat. Upaya tersebut akhirnya membuahkan hasil. Christopher Paolini menyampaikan rasa terima kasihnya saat proyek ini diumumkan, dengan mengatakan bahwa perjalanan menuju titik ini membutuhkan banyak diskusi dan dukungan dari para pembaca setianya.
Sementara itu, sang produser baru, Bert Salke, menyatakan antusiasmenya bekerja sama langsung dengan Paolini. Ia menilai Disney+ dan 20th Television memberikan ruang untuk menerjemahkan cerita Eragon ke layar dengan cara yang lebih adil bagi jutaan penggemarnya, serupa dengan pendekatan yang dilakukan pada adaptasi Percy Jackson.
Dengan susunan kreator baru dan keterlibatan langsung sang penulis, remake Eragon di Disney+ diharapkan mampu menghadirkan adaptasi yang lebih mendalam, setia pada sumber cerita, dan mampu memenuhi ekspektasi penggemar lama maupun penonton baru.










