Dengan film Avengers: Doomsday yang akan rilis pada tahun 2026 mendatang ceritanya mungkin bisa menjawab plot hole dari Avengers: Endgame. MCU menutup Infinity Saga dengan menghadirkan film Avengers: Endgame di mana para Avengers bertempur menghadapi Thanos dan pasukannya. Namun, film Endgame nyatanya menyisakan banyak pertanyaan besar di kalangan fans. Berbagai plot hole cerita Avengers: Endgame tersebut diharapkan bisa terjawab di Avengers: Doomsday. Apa saja?

9Bagaimana Steve Rogers Mengembalikan Infinity Stones

Plot hole Avengers: Endgame yang bisa dijawab di Avengers: Doomsday pertama adalah bagaimana Steve Rogers mengembalikan Infinity Stones ke wujud asalnya. Di awal film Endgame dijelaskan bagaimana Thanos memutuskan untuk menghancurkan seluruh Infinity Stones karena dia merasa bahwa tugasnya sudah selesai. Hal ini membuat para Avengers akhirnya mencari cara lain untuk mengembalikan semuanya.

Mereka pun mencuri seluruh Infinity Stones sebelum semua Infinity Stones tersebut dicuri oleh orang sebelumnya. Setelah semuanya selesai di akhir filmnya diperlihatkan bagaimana Steve Rogers yang kemudian bertugas mengembalikan seluruh Infinity Stones kembali ke timelinenya masing-masing. Tetapi, pertanyaanya adalah bagaimana kemudian Steve Rogers mengembalikan seluruh bentuk Infinity Stones ke asalnya.

Contohnya adalah Tesseract yang mengandung Space Stone. Untuk menggunakannya mereka harus menghancurkan Tesseract untuk mengambil batu tersebut. Namun, ketika Steve Rogers mengembalikannya ke S.H.I.E.L.D. pada tahun 1970 di filmnya mereka diceritakan memiliki dan meneliti Tesseract bukan Space Stone. Power Stone di Morag pun awalnya berada di dalam the Orb artinya Steve perlu mengembalikannya ke wujud tersebut.  Ada rumor populer di kalangan fans bahwa Steve Rogers hanya meletakkan Space Stone dan bukan yang akhirnya menciptakan timeline baru. Doom bisa memberikan penjelasan terkait hal ini.

Kembali
Irvan Sukmaningrat
Irvan adalah content writer yang berpengalaman di bidang pop culture termasuk film, otaku stuff dan gaming. Di Greenscene, Irvan berfokus untuk coverage di topik seputar Otaku.