Sony Pictures resmi menunjuk Paul King, sutradara yang dikenal lewat kesuksesan Paddington, untuk menggarap film Labubu. Proyek ini menjadi adaptasi layar lebar dari lini mainan koleksi populer yang haknya telah diakuisisi Sony pada November 2025. Studio tersebut juga disebut memiliki rencana jangka panjang untuk mengembangkan Labubu menjadi sebuah waralaba apabila film pertamanya berhasil menarik perhatian penonton.

Hingga kini, belum ada kepastian apakah film Labubu akan sepenuhnya berbentuk animasi atau memadukan aktor nyata dengan karakter animasi. Namun, melihat rekam jejak Paul King yang sukses menggabungkan unsur live action dan animasi dalam Paddington, pendekatan serupa dinilai sangat mungkin diterapkan pada karakter Labubu.

Labubu sendiri merupakan karakter ciptaan seniman kelahiran Hong Kong, Kasing Lung, yang kini berbasis di Eropa. Popularitas Labubu mulai meningkat sejak perusahaan ritel asal Tiongkok, Pop Mart, memproduksi dan mendistribusikan figur ini secara massal pada 2019. Dalam beberapa tahun terakhir, pamor Labubu melonjak tajam berkat dua faktor utama.

Faktor pertama adalah sistem penjualan blind box yang diterapkan Pop Mart. Pembeli tidak mengetahui figur apa yang akan mereka dapatkan hingga kotaknya dibuka. Konsep ini memicu rasa penasaran dan mendorong pembelian berulang, sekaligus melahirkan pasar kolektor yang sangat aktif. Tak jarang, edisi langka Labubu diperdagangkan dengan harga fantastis, bahkan mencapai ratusan ribu dolar dalam lelang.

Faktor kedua datang dari dukungan figur publik. Popularitas Labubu semakin melejit setelah Lisa, anggota grup Blackpink, terlihat menggunakan figur tersebut sebagai aksesori fesyen pada 2024. Selain Labubu sebagai karakter utama, semesta ini juga diisi tokoh lain seperti Zimomo sebagai pemimpin, Mokoko sebagai sahabat, dan Tycoco yang digambarkan sebagai pasangan Labubu.

Penunjukan Paul King memberi sinyal kuat bahwa Sony ingin menghadirkan film Labubu dengan pendekatan hangat dan berkarakter. King dikenal luas lewat Paddington dan sekuelnya yang dirilis pada 2014 dan 2017, dua film yang meraih pujian kritikus sekaligus sukses besar secara komersial. Ia juga terlibat sebagai penulis dan produser eksekutif Paddington in Peru pada 2024.

Selain itu, King juga menyutradarai Wonka pada 2023 yang dibintangi Timothée Chalamet. Film tersebut meraih pendapatan global lebih dari 600 juta dolar Amerika dan memperkuat reputasi King sebagai pembuat film yang piawai mengemas kisah fantasi menjadi tontonan arus utama.

Dengan pengalaman dan rekam jejak tersebut, banyak pihak menilai Paul King memiliki modal kuat untuk mengangkat Labubu dari sekadar mainan koleksi menjadi karakter film yang mampu menjangkau penonton luas dan membuka jalan bagi lahirnya waralaba baru di layar lebar.

Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.