Sebuah fakta mengejutkan tentang perjalanan panjang franchise Fast & Furious terungkap melalui buku baru berjudul “Welcome To The Family” karya Barry Hertz. Informasi ini mengungkap bahwa saga yang kini mendekati film ke-11 sebenarnya hampir berakhir pada tahun 2013, tepat setelah kepergian Paul Walker.
Dalam buku tersebut, Hertz menjelaskan bahwa Furious 7 pada awalnya direncanakan sebagai penutup saga. Proses produksi sudah berjalan ketika Paul Walker, pemeran Brian O’Conner yang menjadi wajah utama franchise bersama Vin Diesel, meninggal dalam kecelakaan mobil saat menghadiri acara amal. Peristiwa tragis itu mengguncang kru dan membuat Universal Pictures mempertimbangkan untuk menghentikan cerita sepenuhnya.
Sebelum perubahan besar akibat insiden tersebut, Furious 7 memiliki naskah akhir yang sangat berbeda dibandingkan versi yang tayang di bioskop. Hertz memaparkan bahwa film tersebut awalnya ditutup dengan adegan seluruh tim kembali ke Neptune’s Net, restoran tepi pantai yang bersejarah sejak film pertama. Mereka merayakan kesuksesan misi dan siap melanjutkan petualangan baru, bahkan ada adegan yang memperlihatkan kru menentukan tujuan berikutnya dengan melempar pisau ke peta.
Rancangan akhir itu juga menampilkan keputusan penting dari Dominic Toretto. Alih-alih menyerahkan perangkat “God’s Eye” kepada Mr. Nobody, Dom seharusnya menghancurkannya sendiri karena menganggap perangkat tersebut terlalu berbahaya untuk dikuasai siapa pun. Adegan tersebut menjadi simbol bahwa perjalanan mereka sebagai tim sudah mencapai titik akhir.
Namun, semua rencana berubah ketika Walker meninggal dunia. Universal memilih untuk melanjutkan film sekaligus mengubah naskah agar Furious 7 dapat menjadi penghormatan bagi sang aktor. Akibatnya, ending yang awalnya penuh keceriaan dihapus dan diganti dengan perpisahan emosional di tepi jalan raya yang menjadi salah satu adegan paling ikonik dalam sejarah franchise.
Perubahan naskah juga berdampak langsung pada kelanjutan cerita. Dalam versi film yang tayang, perangkat God’s Eye tetap ada dan menjadi bagian penting dari plot di film-film berikutnya, termasuk The Fate of the Furious dan Fast X. Plot baru ini hanya mungkin terjadi karena akhir asli yang direncanakan tidak jadi dipakai.
Saat ini Fast & Furious tengah mempersiapkan film ke-11 sebagai penutup resmi saga. Meski belum jelas apakah film tersebut akan menampilkan Brian O’Conner dalam bentuk apa pun, warisan Paul Walker tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari franchise.











