Film Predator: Badlands akhirnya melakukan penayangan perdana secara tertutup untuk beberapa media dan penggemar, hasilnya langsung mendapat banyak pujian dari penonton. Setelah beberapa tahun terakhir mengalami pasang surut, waralaba Predator kini tampaknya kembali ke jalur yang benar berkat arahan sutradara Dan Trachtenberg.

Sejak film pertamanya rilis pada tahun 1987, seri Predator dikenal sebagai salah satu ikon film aksi dan fiksi ilmiah. Namun, setelah beberapa sekuel yang kurang sukses di pasaran, banyak penggemar sempat kehilangan harapan. Namun semuanya berubah sejak Prey dirilis pada tahun 2022 dan berhasil menarik perhatian penonton serta kritikus. Kini, Predator: Badlands hadir sebagai lanjutan dari kesuksesan itu dengan konsep yang benar-benar baru.

Yang membuat Badlands berbeda dari film sebelumnya adalah cara ceritanya. Untuk pertama kalinya, film ini tidak berfokus pada manusia yang diburu oleh Predator, tetapi justru menempatkan Predator sebagai tokoh utama. Sutradara Dan Trachtenberg menjelaskan bahwa film ini menampilkan perjuangan sang Predator untuk bertahan hidup di lingkungan yang berbahaya. “Film ini bukan hanya tentang Predator, tetapi dari sudut pandang Predator sendiri. Kita akan melihat dunia dari matanya,” kata Trachtenberg dalam wawancara menjelang pemutaran perdana.

Reaksi dari penonton yang sudah menyaksikan film ini sebagian besar sangat positif. Seorang penonton menulis di media sosial bahwa Predator: Badlands membuktikan kemampuan Trachtenberg dalam membawa seri ini ke arah yang baru. “Film ini luar biasa secara visual dan berhasil mengubah konsep Predator menjadi sesuatu yang lebih segar dan berbeda,” tulisnya.

Meski begitu, tidak semua penonton sepenuhnya setuju. Beberapa kritikus mengatakan bahwa film ini terasa lebih seperti film petualangan fiksi ilmiah dibandingkan film Predator yang biasa. Phil Roberts dari Future of the Force menulis bahwa film ini memang berani mengambil langkah baru, tetapi mungkin tidak semua penggemar lama akan langsung menyukainya. Kritikus lain, Neil Vlagg, menambahkan bahwa film ini penuh aksi dan memiliki skala besar, namun beberapa penggemar mungkin perlu waktu untuk beradaptasi dengan arah barunya.

Josh Barton dari BartonReviews juga memberikan ulasan yang cukup positif. Ia menyebut Badlands sebagai film aksi yang seru dan menegangkan, meski menilai bahwa ini bukan karya terbaik Trachtenberg. “Film ini penuh dengan adegan aksi yang intens, tapi terkadang mencoba terlalu keras untuk lucu, dan tidak semua bagian komedinya berhasil,” tulisnya.

Walau ada beberapa kritik, sebagian besar penonton sepakat bahwa Predator: Badlands berhasil membawa angin segar ke dalam franchise yang sudah berjalan lebih dari tiga dekade. Visual yang memukau, konsep cerita yang berbeda, dan penyutradaraan Trachtenberg yang solid membuat banyak orang yakin bahwa film ini akan menjadi salah satu kebangkitan besar untuk seri Predator.

Film Predator: Badlands akan mulai tayang secara global di dalam beberapa minggu kedepan dan menjadi salah satu film yang paling dinantikan tahun ini. Melihat reaksi awal yang positif, tampaknya petualangan baru sang Predator ini siap kembali merebut hati para penggemar lama dan penonton baru di seluruh dunia.

Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.