Aktor Brad Pitt dipastikan akan kembali memerankan Cliff Booth dalam film The Adventures of Cliff Booth, sekuel dari karya ikonik Quentin Tarantino Once Upon a Time in Hollywood. Film ini kini secara resmi dijadwalkan tayang pada musim panas tahun 2026, dengan Netflix dan AMC Theatres yang tampaknya telah mencapai kesepakatan baru terkait perilisan di bioskop.
Menurut laporan Variety, Netflix tengah menyiapkan strategi penayangan yang lebih luas untuk proyek ini, dengan tujuan menjadikan The Adventures of Cliff Booth sebagai salah satu film besar musim panas mendatang. Jadwal tersebut dipilih untuk menghindari bentrokan dengan The Chronicles of Narnia garapan Greta Gerwig yang direncanakan tayang pada November 2026.

Film ini akan menjadi kolaborasi menarik antara Netflix dan sutradara David Fincher, yang kini menggantikan Quentin Tarantino di kursi sutradara. Meski begitu, naskah tetap ditulis oleh Tarantino, memastikan kesinambungan dengan film pertamanya. Cerita kali ini akan mengikuti perjalanan Cliff Booth delapan tahun setelah peristiwa di Once Upon a Time in Hollywood, yang berlatarkan pada masa akhir “Golden Age” Hollywood di akhir 1960-an.
Selain Brad Pitt, jajaran pemain lainnya juga terbilang mengesankan. The Adventures of Cliff Booth akan dibintangi oleh Timothy Olyphant, Elizabeth Debicki, Carla Gugino, Yahya Abdul-Mateen II, J.E. Burton, dan Scott Caan. Sejauh ini, Leonardo DiCaprio yang berperan sebagai Rick Dalton dalam film pertama belum dikonfirmasi apakah akan kembali, meski namanya sempat disebut dalam beberapa laporan awal produksi.
Bagi Netflix, langkah ini menandai upaya serius untuk memperluas jangkauan film-film orisinal mereka ke pasar layar lebar. Sebelumnya, mereka hanya menayangkan film secara terbatas agar memenuhi syarat penghargaan Oscar. Namun dengan kesuksesan film seperti A House of Dynamite dan Frankenstein, Netflix tampaknya mulai lebih percaya diri menjajal perilisan besar-besaran di bioskop.
Sementara itu, The Adventures of Cliff Booth diprediksi akan menjadi salah satu film paling ambisius Netflix dari segi produksi, dengan anggaran mencapai sekitar 200 juta dolar AS. Angka tersebut dua kali lipat dari biaya produksi Once Upon a Time in Hollywood yang dibuat dengan 90 juta dolar dan berhasil meraup 392 juta dolar secara global serta meraih 10 nominasi Oscar.
Kesuksesan film pertamanya yang penuh nostalgia dan kritik sosial terhadap industri hiburan membuat ekspektasi terhadap sekuel ini sangat tinggi. Terlebih lagi, kehadiran David Fincher, yang dikenal lewat karya-karya seperti Fight Club, Gone Girl, dan The Social Network, dipastikan menambah bobot artistik sekaligus daya tarik tersendiri.
Dengan kombinasi antara naskah Tarantino, arahan Fincher, dan kembalinya Brad Pitt dalam peran yang membuatnya meraih Oscar, The Adventures of Cliff Booth berpotensi menjadi salah satu film terbesar pada 2026. Netflix pun tampaknya siap menjadikan proyek ini sebagai andalan baru mereka di dunia perfilman layar lebar.










