Sutradara peraih Oscar, Guillermo del Toro, mengumumkan proyek film terbarunya yang akan berjudul Fury. Pengumuman ini ia sampaikan secara langsung saat menghadiri sesi tanya jawab dengan penonton di ajang Toronto International Film Festival (TIFF), di tengah promosi film terbarunya Frankenstein yang akan tayang Oktober mendatang. Menariknya, del Toro akan kembali berkolaborasi dengan Oscar Isaac, aktor yang juga menjadi pemeran utama dalam Frankenstein.

Dalam kesempatan tersebut, del Toro memberikan sedikit bocoran soal proyek Fury. Ia menyebut film ini akan mengambil genre thriller kriminal yang intens, dengan suasana yang jauh lebih gelap dan penuh ketegangan dibanding karya-karyanya sebelumnya. Ia bahkan mengatakan bahwa film ini akan menjadi karya yang “sangat kejam, sangat brutal,” sekaligus menandai kembalinya dirinya ke gaya film seperti Nightmare Alley. Pernyataan ini tentu menimbulkan rasa penasaran di kalangan Geeks yang sudah akrab dengan gaya khas del Toro yang memadukan keindahan visual dengan nuansa kelam dan atmosfer mencekam.

Fury kabarnya akan berpusat pada sebuah makan malam misterius, di mana para tamu secara perlahan menjadi korban pembunuhan satu per satu. Meski belum banyak detail yang terungkap, tema seperti ini seolah menjadi panggung yang tepat bagi del Toro untuk kembali memainkan unsur ketegangan, psikologi karakter, dan mungkin, sentuhan supernatural yang selama ini jadi ciri khasnya. Apakah Fury akan tetap menghadirkan nuansa fantasi seperti film-film del Toro sebelumnya? Itu masih menjadi misteri yang patut dinantikan jawabannya.

Kembalinya Oscar Isaac dalam proyek ini juga menjadi sorotan tersendiri. Aktor yang dikenal lewat perannya di Star Wars, Ex Machina, hingga Dune ini menunjukkan chemistry yang kuat dengan del Toro dalam Frankenstein. Jika kolaborasi keduanya di Frankenstein sukses besar, maka kerja sama lanjutan di Fury bisa menjadi awal dari kemitraan kreatif baru yang sangat menjanjikan di industri film.

Reputasi Guillermo del Toro sebagai “ahli kisah monster” memang sudah tak terbantahkan. Lewat film-film seperti Hellboy, Pan’s Labyrinth, The Shape of Water, hingga Crimson Peak, ia selalu berhasil menghadirkan kisah-kisah dengan dunia yang unik, tokoh-tokoh penuh emosi, dan visual yang memesona. Namun, dengan Fury, tampaknya del Toro ingin menantang dirinya sendiri untuk menyelami sisi lain dari dunia thriller yang lebih realistis dan tanpa kompromi.

Bagi Geeks pencinta film thriller psikologis, Fury tampaknya akan menjadi tontonan wajib. Meskipun belum diumumkan jadwal rilis resminya, proyek ini sudah menjadi salah satu film yang paling dinantikan dalam waktu dekat.

Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.