Serial Ironheart menghadirkan sesuatu yang cukup unik dalam semesta MCU, yaitu armor perpaduan antara teknologi canggih dan kekuatan magis. Momen puncaknya hadir di episode finale ketika Riri Williams harus melawan Parker Robbins alias The Hood yang mendapatkan kekuatan supranatural lewat perjanjian dengan Mephisto. Untuk menghadapi tantangan itu, Riri tak hanya mengandalkan teknologi, tetapi juga merancang sebuah armor baru yang terinfusi sihir. Namun, ternyata desain akhir yang kita lihat di layar bukanlah satu-satunya konsep yang pernah dikerjakan.
Melalui unggahan di Instagram, concept artist Marvel Studios, Josh Nizzi, memperlihatkan tiga desain alternatif yang sempat dipertimbangkan untuk armor magis Ironheart. Setiap desain menampilkan nuansa berbeda, mulai dari variasi warna, siluet, hingga fitur tambahan yang cukup mengejutkan. Nizzi bahkan mengungkapkan bahwa salah satu versi awal sempat dilengkapi roda di bagian kaki sehingga bisa digunakan untuk berseluncur layaknya sepatu roda. “Ada roda di kakinya supaya bisa meluncur,” tulis Nizzi sambil bercanda bahwa itu mungkin tidak terlalu dibutuhkan untuk sebuah armor berteknologi tinggi yang sudah bisa terbang.


Inspirasi utama dari armor magis Ironheart adalah mobil klasik milik ayah tirinya, Dodge Barracuda 1972. Nizzi yang ternyata juga penggemar muscle car mengaku sangat antusias saat mengerjakan konsep tersebut. “Armor final Ironheart memang bertema mobil Barracuda tahun 1972 milik ayahnya. Saya sendiri penggemar muscle car akhir 60-an dan awal 70-an, jadi proyek ini benar-benar menyenangkan,” ungkapnya. Bahkan, ia menambahkan detail seperti garis-garis ikonik mobil, ventilasi mesin V8, hingga bentuk hati di dada yang terinspirasi dari sabuk pengaman.
Dalam beberapa desain alternatif, Nizzi mencoba menonjolkan bentuk tubuh armor yang lebih ramping dan feminin, sementara di versi lain justru menekankan tema mobil yang lebih berat dengan detail ala garasi. Setelah ia meninggalkan proyek, artis konsep lainnya, Rodney Fuentebella, melanjutkan penyempurnaan desain dengan menambahkan detail yang membuat armor terlihat lebih realistis seolah dirakit di garasi, bukan di laboratorium canggih.
Menariknya, semua konsep awal menonjolkan warna merah dominan dengan aksen hitam. Namun, versi final yang muncul di serial justru lebih gelap dengan sentuhan warna merah dan oranye berapi-api. Perubahan ini tampaknya dimaksudkan untuk memberi kesan mistis sekaligus tetap mempertahankan identitas khas Ironheart.











