Serial Severance yang selama ini dikenal dengan gaya penyutradaraan khas Ben Stiller akan mengalami sedikit perubahan di musim ketiganya. Aktor sekaligus sutradara itu mengonfirmasi bahwa ia tidak akan mengarahkan satu pun episode untuk season terbaru. Meski begitu, Stiller menegaskan dirinya masih terlibat penuh sebagai produser eksekutif dan sudah menghabiskan berbulan-bulan untuk mempersiapkan pra-produksi.
Dalam wawancara bersama The Los Angeles Times, Stiller menjelaskan bahwa keputusan ini bukan karena dirinya menjauh dari Severance, melainkan karena jadwal yang padat dengan berbagai proyek baru. “Hal-hal seperti ini butuh waktu untuk bisa terwujud, dan semakin tua, semakin sadar bahwa waktu yang dimiliki sangat terbatas,” ungkapnya. Ia menyebut beberapa proyek yang sedang dikerjakan, termasuk sekuel Meet the Parents berjudul Focker-in-Law, perannya dalam drama komedi HBO The Band, sebuah film perang dunia kedua, hingga dokumenter tentang orang tuanya berjudul Stiller & Meara: Nothing Is Lost.
Meskipun tidak duduk di kursi sutradara, Stiller memastikan para penggemar tidak perlu khawatir. Melalui unggahan di media sosial, ia memberikan keyakinan bahwa tim kreatif serial ini sangat solid. “Sudah delapan bulan terakhir saya fokus penuh pada Severance season 3 dan saya tidak akan ke mana-mana. Kami punya para sutradara hebat dan tim yang menciptakan serial ini. Saya mencintai proses menyutradarainya dan berharap bisa kembali melakukannya suatu saat nanti. Saya merasa season 3 akan menjadi yang terbaik karena kami terus berkembang,” tulisnya.
Sejak debutnya pada tahun 2022, Severance memang berhasil mencuri perhatian dengan konsep unik tentang pekerja yang kehidupan personal dan profesionalnya dipisahkan secara ekstrem oleh teknologi. Visual yang estetik serta atmosfer unik menjadi ciri khas dari penyutradaraan Ben Stiller, termasuk dalam Severance. Oleh karena itu, keputusan sang kreator untuk mundur sementara dari kursi sutradara sempat membuat sebagian penggemar khawatir akan perubahan tone cerita.
Namun, menurut Stiller, justru dengan adanya lebih banyak sutradara yang ikut terlibat, serial ini akan semakin kaya sudut pandang. Ia percaya transisi ini bukanlah akhir dari gayanya dalam Severance, melainkan kesempatan untuk memberi ruang bagi ide-ide segar dari tim kreatif lainnya. Apalagi, Stiller tetap memantau secara langsung jalannya produksi, sehingga benang merah serial akan tetap terjaga.
Untuk Geeks yang menantikan kelanjutan kisah misterius di balik dinding Lumon Industries, semoga saja kabar ini tidak membuat ragu. Bahkan mari berharap musim ketiga Severance digadang-gadang menjadi yang paling seru sekaligus emosional, seperti yang dijanjikan oleh Stiller.










