Film Avatar: Fire and Ash yang rilis pada akhir 2025 memperkenalkan sebuah klan baru yang berbeda dari Na’vi lainnya, yaitu Ash People atau dikenal juga dengan sebutan Mangkwan Clan. Tidak seperti Omatikaya, Ash People akan menjadi ancaman serius bagi Jake Sully serta keluarganya. Nah Geeks, sebelum menyaksikan filmnya di Desember nanti, mari kita bahas tujuh fakta menarik tentang Ash People yang akan membuat Geeks semakin penasaran dengan jalan cerita di film ini.

7Latar Belakang Ash People yang Tragis

Mangkwan Clan atau Ash People dulunya hidup tidak jauh berbeda dengan Omatikaya, dengan sebuah hometree raksasa sebagai pusat kehidupan mereka. Namun, sebuah letusan gunung berapi menghancurkan segalanya, mengubah hometree mereka menjadi batang hangus dan desa menjadi tanah penuh abu.

Kehancuran yang mereka alami membuat anggota klan ini memiliki pandangan hidup yang gelap. Tidak ada lagi penghormatan terhadap alam, dan mereka menolak prinsip yang dijunjung tinggi oleh mayoritas Na’vi. Geeks akan melihat bagaimana bencana ini mengubah cara berpikir dan budaya mereka, sehingga menciptakan jurang perbedaan yang sangat jelas dengan klan- klan lain.

Setelah tragedi tersebut, Ash People hidup di wilayah vulkanik yang keras dan berbahaya. Lingkungan yang tidak ramah membuat mereka terbiasa menghadapi penderitaan, menjadikan fisik mereka terlihat lebih kurus dan penampilan mereka jauh lebih menyeramkan dibandingkan Na’vi lain. Kondisi ini semakin memperkuat identitas mereka sebagai kelompok yang berbeda dan penuh kegelapan.

Perubahan budaya yang lahir dari bencana ini tidak hanya memengaruhi penampilan, tetapi juga perilaku sehari-hari. Mereka menjadi klan yang dikenal penuh dengan amarah dan kebencian.

Kembali
Egie
Sejak bergabung dengan Greenscene pada 2021, Egie adalah content writer yang memiliki passion tinggi untuk topik pop culture seputar komik, film dan series.