Setelah cukup lama menjadi misteri, akhirnya James Gunn memberi sedikit kejelasan mengenai posisi Aquaman dalam semesta baru DC Universe (DCU). Dalam episode perdana Peacemaker: The Official Podcast, Gunn membahas beberapa elemen yang berkaitan dengan kontinuitas DCU, termasuk nasib dari karakter Jason Momoa sebagai Raja Atlantis. Pasalnya, Aquaman menjadi karakter terakhir era DCEU yang berkomunikasi dengan Peacemaker di akhir season pertama.

Dalam podcast tersebut, Gunn secara terbuka menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pasti apakah Aquaman akan menjadi bagian dari kanon DCU. “Apakah Aquaman itu kanon? Kita belum tahu, tapi aku rasa tidak,” ujar Gunn. Pernyataan ini tentu membuat banyak Geeks bertanya-tanya, terlebih mengingat Aquaman adalah salah satu film terlaris dalam sejarah DCEU. Namun Gunn juga menambahkan bahwa jika memang Aquaman dimasukkan, kemungkinan besar akan ada penyesuaian besar terhadap timeline ceritanya.

Hal ini berkaitan dengan dunia baru yang sedang dibangun dalam DCU. Dalam latar yang digambarkan di film Superman, metahuman telah dikenal oleh masyarakat selama ratusan tahun. Jika begitu, kemunculan Aquaman dalam konteks “pahlawan baru” menjadi kurang relevan. Gunn menjelaskan bahwa dalam dunia Peacemaker musim kedua, Aquaman bukanlah sosok sebesar Superman, setidaknya dari sudut pandang masyarakat. “Tidak mungkin Aquaman lebih terkenal daripada Superman di DCU,” tambahnya.

Situasi semakin rumit karena Jason Momoa dipastikan akan memerankan karakter lain dalam DCU. Ia akan tampil sebagai Lobo, seorang pemburu bayaran galaksi yang dikenal brutal dan eksentrik. Peran ini sudah dikonfirmasi akan muncul dalam proyek Supergirl mendatang. Meskipun aktor bisa memerankan dua karakter berbeda, penggunaan satu wajah untuk dua tokoh besar dalam semesta yang sama tentu bukan keputusan yang mudah, terutama untuk menjaga konsistensi narasi.

Meski begitu, Gunn belum sepenuhnya menutup pintu bagi Aquaman versi lama. Ia menyadari bahwa ada tekanan dari pihak studio mengingat kesuksesan film pertama Aquaman, meskipun sekuelnya tak berhasil menandingi capaian tersebut. Dalam hal ini, Gunn menekankan pentingnya membangun semesta baru yang solid, dan tidak sekadar melanjutkan warisan dari semesta sebelumnya yang kini sudah dianggap berakhir.

Bagi Geeks yang masih menaruh harapan pada kelanjutan petualangan Arthur Curry, masih ada peluang kecil di masa depan. Namun untuk saat ini, fokus DC Studios tampaknya lebih condong pada pembangunan cerita baru dan karakter-karakter segar. Apakah Aquaman akan tetap berenang di DCU atau tenggelam bersama masa lalu DCEU? Jawabannya mungkin masih menunggu ombak waktu yang tepat.

Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.