Kesuksesan MCU membuat banyak studio mencoba membangun cinematic universe sendiri, tapi tak semuanya berhasil. Beberapa proyek ambisius justru gagal total dan berhenti di tengah jalan. Berikut deretan cinematic universe yang gagal total, Geeks.
7Dark Universe (Universal Pictures)
Universal Pictures sempat mengguncang dunia perfilman ketika mengumumkan akan membangun sebuah semesta bernama Dark Universe. Gagasan ini muncul dengan tujuan menghidupkan kembali monster-monster klasik seperti The Mummy, Dracula, Frankenstein, Invisible Man, dan lainnya dalam format modern yang saling terhubung. Rencana tersebut mulai terlihat serius ketika The Mummy (2017) dirilis sebagai pembuka, dibintangi oleh Tom Cruise. Studio bahkan sempat merilis foto promosi besar-besaran bersama para aktor ternama seperti Russell Crowe, Javier Bardem, dan Johnny Depp sebagai wajah masa depan Dark Universe. Hal itu menunjukkan ambisi besar Universal untuk bersaing dengan Marvel dan DC.
Sayangnya, The Mummy gagal memberikan fondasi kuat untuk memulai semesta ini. Cerita filmnya justru lebih fokus memperkenalkan organisasi rahasia Prodigium dan membangun jembatan antar film ketimbang menyajikan narasi kuat dan mandiri. Hal tersebut membuat cerita terasa dipaksakan dan kehilangan arah. Kritikus juga menyoroti bahwa tone film tidak konsisten, antara ingin menjadi film aksi, horor, hingga petualangan. Akibatnya, identitas Dark Universe yang seharusnya menjadi keunikan justru tidak terlihat jelas sejak awal perjalanannya.
Reaksi dari Geeks dan penonton umum pun tidak menggembirakan. Meski secara pendapatan global masih tergolong tinggi, namun ulasan buruk yang menumpuk membuat studio berpikir ulang tentang kelanjutan proyek ini. Penundaan demi penundaan mulai terjadi pada film-film lanjutan seperti Bride of Frankenstein atau The Invisible Man versi baru. Tidak lama kemudian, banyak aktor yang sempat dikonfirmasi untuk karakter lainnya pun mulai menjauh dari proyek. Universal perlahan membungkam seluruh materi promosinya, termasuk menghapus halaman resmi Dark Universe dari situs web mereka.
Dark Universe akhirnya menjadi contoh konkret bagaimana semesta film yang tidak dibangun dengan pondasi cerita yang solid akan sulit bertahan. Proyek ini berakhir setelah hanya satu film resmi yang dirilis, sementara potensi besar monster klasik yang telah eksis sejak awal abad ke-20 pun gagal diangkat ulang secara maksimal.










