Setelah sukses memulai era baru DC Universe (DCU) lewat film Superman, James Gunn kembali membagikan informasi menarik soal masa depan semesta superhero tersebut. Dalam wawancaranya di podcast Happy Sad Confused, Gunn mengonfirmasi bahwa dua anggota penting Justice League, yaitu Flash dan Aquaman, tidak akan segera muncul dalam waktu dekat di DCU.
Gunn mengungkap bahwa karakter Batman pun masih akan butuh waktu untuk muncul secara resmi di DC Universe. Meskipun proyek The Brave and the Bold sedang dalam tahap pengembangan, film tersebut belum akan rilis berdekatan dengan The Batman Part II karya Matt Reeves. “Kemungkinan tidak di tahun yang sama,” ujar Gunn, mengacu pada jadwal rilis dua film Batman yang berbeda semesta tersebut.

Gunn juga menyebutkan bahwa The Brave and the Bold masih dalam tahap awal pengembangan. Bahkan, dibandingkan proyek lainnya seperti Supergirl atau Peacemaker 2, film Batman DCU ini belum begitu jauh progresnya. Sementara itu, Matt Reeves sendiri baru saja menyelesaikan naskah The Batman Part II dan dijadwalkan akan mulai casting musim gugur ini. Filmnya ditargetkan tayang pada Oktober 2027.
Terkait Wonder Woman, Gunn membenarkan bahwa filmnya sedang ditulis. Ia membantah kabar bahwa proses casting sudah dimulai. Menurutnya, pemilihan pemeran baru tidak akan dilakukan sampai naskahnya benar-benar rampung. Meski begitu, rumor soal jenis aktris yang diincar tetap menarik perhatian para penggemar.
Sementara itu, Gunn menjelaskan bahwa Flash dan Aquaman akan diistirahatkan dulu. “Kami butuh waktu untuk menyusun kembali arah yang tepat,” ungkapnya. Mengingat versi sebelumnya dari kedua karakter itu muncul dalam DCEU dan film terakhir mereka tidak terlalu sukses, keputusan untuk menahan kemunculan versi baru mereka dirasa masuk akal. Gunn ingin memastikan saat keduanya kembali, versi barunya benar-benar segar dan membangkitkan semangat baru.
Masalah terbesar yang sedang dihadapi, menurut Gunn, adalah soal karakter Batman yang kini punya dua versi film berbeda. Di satu sisi ada The Batman Saga milik Matt Reeves yang sangat sukses dan punya arah cerita sendiri. Di sisi lain, DCU memerlukan Batman sebagai karakter sentral. Strategi “Elseworlds” memang menarik, namun bisa membingungkan penonton kasual jika tidak dijelaskan dengan tepat.
Bila semua berjalan lancar, The Brave and the Bold kemungkinan baru tayang paling cepat pada 2028. Jadi, untuk sementara, Geeks harus bersabar dan menikmati gelombang film baru DCU yang akan datang, seperti Supergirl, Clayface, dan pastinya kelanjutan dari Superman.










