Film Jurassic World: Rebirth memperkenalkan berbagai spesies dinosaurus baru dengan ukuran yang jauh lebih besar dan desain yang lebih ekstrem dibandingkan film-film sebelumnya. Sejumlah makhluk dalam film ini dirancang untuk tampil sebagai ancaman utama yang tidak hanya menantang kemampuan karakter manusia tetapi juga menggambarkan eksperimen genetik yang semakin tidak terkendali. Beberapa dinosaurus yang tampil di film ini memiliki struktur tubuh unik, kekuatan luar biasa, serta peran penting dalam alur cerita.

7Mutadon

Dinosaurus ini merupakan hasil penggabungan antara Velociraptor dengan spesies pterosaurus yang memiliki kemampuan terbang. Mutadon memiliki tinggi sekitar dua meter dan berat sekitar dua ratus lima puluh kilogram. Penampilannya menonjol karena memiliki sayap berselaput besar di bagian lengannya serta cakar raptor yang tajam di kaki dan tangan. Ciri fisiknya menciptakan perpaduan antara kekuatan serangan darat dan fleksibilitas udara, menjadikan Mutadon sebagai salah satu spesies paling sulit ditangani oleh para protagonis di film ini.

Mutadon dikembangkan sebagai salah satu dinosaurus hasil eksperimen yang ditujukan untuk menciptakan predator yang mampu menyerang dari berbagai arah. Proses desain makhluk ini dikisahkan memakan waktu yang sangat panjang karena tim ilmuwan kesulitan menciptakan bentuk sayap yang tetap mempertahankan kelincahan khas raptor. Beberapa prototipe awal digambarkan gagal bergerak secara efektif di udara atau kehilangan keseimbangan saat mendarat. Bentuk akhir Mutadon menampilkan struktur tubuh yang lebih ramping, tulang dada yang lebar, serta kemampuan meluncur secara cepat di udara.

Saat adegan perburuan di area hutan terbuka dimulai, Mutadon memperlihatkan kecepatan dan kemampuan manuver tinggi yang membuatnya sangat berbahaya. Ia mampu meluncur dari ketinggian dan menyerang dengan cakar dari arah yang tidak terduga. Dalam beberapa adegan, Mutadon bahkan berhasil menghindari tembakan dari senjata otomatis dengan kecepatan geraknya. Peran dinosaurus ini sangat menonjol dalam pertarungan udara singkat yang menjadi salah satu titik klimaks di pertengahan film.

Kembali
Arif Wijaya
Penulis di Greenscene.co.id sejak 2023, sangat passionate mengenai film & tokusatsu.