Salah satu teori yang menarik dan berkembang di kalangan fans menyebutkan bahwa wilayah pulau Elbaph kemungkinan tidak terpengaruh oleh waktu. Elbaph merupakan sebuah pulau di New World yang menjadi rumah bagi para suku raksasa. Banyak hal menarik muncul di pulau tersebut yang mana membuat para fans tentunya penasaran apa lagi yang akan Oda hadirkan berkaitan dengan pulau tersebut. Namun, terdapat sebuah teori menarik yang menyebutkan bahwa wilayah Elbaph mungkin tidak terpengaruh waktu.
Peringatan Tentang Elbaph

Nama pulau Elbaph sudah sejak awal cerita One Piece direferensikan di mana saat itu kru Topi Jerami pergi ke Little Garden dan untuk pertama kalinya bertemu dengan Dory dan Broggy. Mereka kemudian menjelaskan tentang Elbaph dan kru Topi Jerami sendiri menyebutkan bahwa mereka suatu hari nanti akan pergi ke pulau tersebut. Setelah puluhan tahun akhirnya kelompok Topi Jerami tiba di pulau tersebut.
Menariknya kemudian adalah terdapat peringatan tentang pulau Elbaph yang ditulis oleh Louis Arnot terlepas dari pulaunya yang sangat indah dan menghadirkan banyak kesan mendalam dengan berbagai hal luar biasa di sana. Peringatan dihadirkan Louis Arnot sendiri menyebutkan bahwa meskipun Elbaph sangat indah dan membuat manusia betah untuk tinggal di sana namun, dia mengingatkan untuk tidak terlena berlama-lama di sana.
Karakter Louis Arnot sendiri memang tidak pernah muncul dalam ceritanya sejauh ini. Akan tetapi, menurut informasi yang Oda Sensei hadirkan dalam ceritanya Louis Arnot sendiri adalah seorang penjelajah atau petualang. Perlu dicatat bahwa para petualang atau penjelajah berbeda dengan bajak laut. Sesuai namanya, mereka sengaja pergi ke berbagai tempat yang memang belum terjamah atau belum pernah didatangi sebelumnya.
Para petualang atau penjelajah ini akan memberikan informasi penting dari pengalaman atau apa yang dia temukan dalam petualangannya. Louis Arnot sendiri adalah sosok petualang yang menulis buku Brag Men yaitu buku yang dibaca oleh Nami saat di Little Garden. Narasi yang muncul dalam arc tersebut merupakan kutipan dari buku Louis Arnot. Kemudian, Louis Arnot sendiri diketahui mengetahui tentang suku raksasa.
Hal ini terlihat dari cerita yang dia tulis dalam buku Brag Men di mana isinya sendiri adalah tentang asal-usul Little Garden serta bagaimana kemudian dia memberikan penjelasan tentang Elbaph di chapter 1132 kemarin. Berbagai hal yang ada dalam buku Brag Men banyak dianggap sebagai sebuah mitos atau isapan jempol belaka. Meskipun begitu, bagi sesama penjelajah atau bajak laut apa yang ditulis oleh Louis Arnot dianggap sebagai sesuatu yang nyata.
Namun, dari apa yang sudah terjadi sejauh ini termasuk tentang Elbaph dan suku raksasa nampaknya memang tulisan Arnot memang benar. Dalam chapter 1132 kemarin catatan Louis Arnot kembali dihadirkan setelah sekian lama di mana catatanya menyebutkan jika Elbaph memang adalah sebuah wilayah atau tempat yang sangat indah dan mengagumkan. Semuanya terlihat sangat besar dan masif.
Karena itulah, tidak mengherankan banyak orang yang terpesona dengan pulau Elbaph dan ingin tinggal untuk waktu yang sangat lama di sana. Tetapi, dalam catatannya Arnot justru memberikan peringatan kepada siapapun yang terpesona untuk berada di sana dan bahkan ingin tinggal di sana. Menurut catatannya meskipun semuanya nampak sangat mengesankan dan mengagumkan, tetapi akan lebih baik jika siapapun tidak berlama-lama berada di pulau Elbaph.
Tidak dijelaskan apa yang kemu yang kemudian jadi alasan bagi seorang untuk tidak berlama-lama di Elbaph. Namun, mengingat apa yang dihadirkan dalam catatan Arnot memang terbukti artinya semua hal itu merupakan pengalaman pribadinya. Juga, tentu ada alasan yang kuat mengapa kemudian dia memberikan peringatan tersebut. Terkait hal ini terdapat sebuah teori menarik di mana Elbaph kemungkinan tidak terpengaruh oleh waktu.
Ke Halaman 2










