Beberapa proyek film di Hollywood ternyata bukan hanya didanai oleh pihak rumah produksi melainkan juga oleh para mafia. Ketika menghadirkan sebuah proyek film sudah menjadi hal yang lumrah jika pihak rumah produksi akan mengeluarkan dana produksi atau budget produksi. Meskipun ada juga film yang didadanai dari saku pribadi sang sutradara namun, menariknya ada film yang justru didanai oleh pihak mafia. Apa saja?
8The Cotton Club
Pasca kesuksesan Francis Ford Coppola dengan film The Godfather pada tahun 1972 kemudian, pada tahun 1984 sang sutradara kembali menghadirkan film lainnya yang berjudul The Cotton Club. Filmnya sendiri dibintangi oleh Richard Gere, Nicolas Cage, dan Laurence Fishburne dan menghadirkan cerita tentang kehidupan dan petualangan dari para musisi dan juga para mafia yang ada di sebuah klub Jazz kota New York.
Terlepas dari filmnya yang gagal di box office namun, The Cotton Club di ketahui banyak mendapatkan pujian dari para kritikus. The Cotton Club juga masuk nominasi Golden Globes dan bahkan, Academy Awards. Sama seperti mayoritas film di filmnya The Cotton Club juga menghadapi banyak sekali drama di balik layar. Contohnya adalah bagaimana pihak pembuat film harus mengalami banyak konflik dengan pihak mafia yang terlibat di dalamnya.
Produser filmnya, Rober Evans, harus menghadapi fakta bahwa wakil produsernya, Roy Radin, sebenarnya tidak memiliki pengalaman di industri film dan dia merupakan seorang promotor konser. Kemudian, mantan kekasih dari Evan, Lonie Jacobs, yang juga bergabung dalam filmnya ternyata merupakan salah satu gembong narkoba dan memiliki koneksi dengan para penjahat yang mana hal ini terbukti menjadi sebuah hal yang fatal.










