Cerita tentang Game of Thrones memang selalu menarik untuk kita simak. Bagaimana tidak? Game of Thrones selalu menawarkan cerita yang penuh intrik dan konflik kekuasaan. Ditambah lagi, kita juga disuguhkan dengan konflik keluarga yang menambah kompleksitas ceritanya. Tak jarang terjadi pengkhianatan yang membuat ceritanya semakin seru untuk terus kita simak. Nah dalam cerita Game of Thrones, ada banyak sekali pengkhianat yang dianggap paling keji. Siapa saja para pengkhianat paling keji di Game of Thrones? Simak berikut ini Geeks!

9Theon Greyjoy

Pengkhianat di Game of Thrones berikutnya adalah Theon Greyjoy. Theon Greyjoy adalah putra dari Balon Greyjoy, penguasa Kepulauan Besi (Iron Islands), dan merupakan pewaris House Greyjoy. Setelah pemberontakan ayahnya terhadap Mahkota gagal, Theon dijadikan sandera oleh Eddard Stark dan dibesarkan di Winterfell bersama anak-anak Stark. Meski tumbuh dengan kenyamanan dan rasa diterima, Theon sering merasa terjebak antara identitasnya sebagai anak Greyjoy dan kesetiaannya pada keluarga Stark.

Konflik batin ini menjadi salah satu tema besar dalam perjalanan hidupnya di Game of Thrones. Saat Robb Stark memimpin pemberontakan melawan Lannister, Theon mengkhianatinya demi membuktikan kesetiaannya pada keluarganya sendiri. Ia merebut Winterfell dan mengaku membunuh Bran dan Rickon Stark, meskipun sebenarnya hanya membunuh dua anak petani. Tindakannya ini membuatnya kehilangan dukungan baik dari Stark maupun Greyjoy, dan akhirnya ia ditangkap oleh Ramsay Snow.

Di bawah kekuasaan Ramsay, Theon mengalami penyiksaan brutal secara fisik dan mental, hingga kehilangan jati dirinya dan diberi nama baru: “Reek”. Namun, Theon perlahan menemukan kembali keberaniannya dan mulai menebus kesalahan masa lalunya. Ia membantu Sansa Stark melarikan diri dari Winterfell dan kemudian mendukung saudari kandungnya, Yara, dalam upaya merebut kembali kekuasaan House Greyjoy.

Restu
https://www.greenscene.co.id/author/restuprawira/