Live action adalah film yang menggunakan aktor nyata dan set fisik atau lokasi nyata, berbeda dengan animasi yang sepenuhnya digambar atau dibuat menggunakan komputer. Dalam live action, adegan difilmkan langsung menggunakan kamera, menampilkan langsung para aktor, properti nyata, dengan tambahan efek visual. Berbicara tentang live action, tentu saja Disney menjadi jawaranya. Disney sudah sering membuat remake film-film live action berkualitas. Tetapi ternyata nih Geeks, ada beberapa remake live action Disney yang dianggap terburuk sepanjang masa. Apa saja remake live action Disney terburuk? Simak berikut ini Geeks!
9Aladdin
Pada tahun 2019, Disney merilis film Aladdin yang disutradarai oleh Guy Ritchie. Film ini juga terinspirasi dari cerita rakyat Timur Tengah “One Thousand and One Nights.” Dibintangi oleh Mena Massoud sebagai Aladdin, Naomi Scott sebagai Putri Jasmine, dan Will Smith sebagai Genie, film ini menghadirkan versi modern dengan lagu-lagu baru serta penyesuaian pada karakter dan latar budaya.
Sinopsisnya mengikuti Aladdin yang jatuh cinta pada Putri Jasmine setelah pertemuan singkat di pasar. Saat ia ditugaskan untuk mengambil lampu ajaib dari Gua Keajaiban oleh Jafar, ia secara tidak sengaja membebaskan Genie dan memulai petualangan besar. Dengan bantuan Genie, Aladdin menyamar menjadi pangeran untuk mendekati Jasmine. Sementara itu, Jasmine berjuang untuk menentukan nasib kerajaannya sendiri dan tidak sekadar menjadi objek pernikahan politik.
Konflik memuncak saat identitas asli Aladdin terungkap, dan Jafar merebut lampu untuk mengambil alih kekuasaan. Meski sukses secara komersial, Aladdin mendapat ulasan negatif dari kritikus. Kritik utama diarahkan pada CGI yang dianggap tidak konsisten, terutama dalam penampilan awal Genie yang diperankan Will Smith, yang tampak tidak natural dan mengganggu. Selain itu, chemistry antar karakter dinilai kurang kuat, serta adanya perubahan budaya yang dianggap tidak akurat.










