Avatar: The Last Airbender menceritakan tentang perjuangan Aang untuk menghentikan perang yang berkecamuk di Bumi. Perang tersebut sebenarnya diinisiasi oleh negara api, yang dipimpin oleh raja api Ozai. Perjuangan Aang pun tidak mudah, meski dia pada akhirnya mampu mengendalikan semua elemen yang ada, mulai dari tanah, api, angin, hingga air. Tetapi pada akhirnya, apa yang diusahakan oleh Aang membuahkan hasil. Raja api Ozai berhasil dikalahkan yang berarti perang telah berakhir.
Meski itu sudah cukup untuk menceritakan ending Aang, tetapi sebenarnya cerita tentang Aang pasca Avatar: The Last Airbender masih sangat panjang. Ceritanya pun berlanjut ke The Legend of Korra. Lantas yang menjadi pertanyaan terbesar adalah bagaimana nasib Aang setelah Avatar: The Last Airbender berakhir?
2Masih Harus Betarung
Jika kalian berpikir bahwa dunia di Legend of Korra sudah damai dan aman, tetapi ternyata tidak. Pasalnya ada seorang villain bernama Yakone yang memiliki kekuatan dahsyat. Yakone memang seorang pengendali air, tetapi sebenarnya dia memiliki kekuatan dahsyat yaitu pengendalian darah. Memang dahulu, sempat ada seorang pengendali darah yang eksis di dunia Avatar: The Last Airbender, tetapi yang harus diingat bahwa pengendali darah tersebut baru bisa mengendalikan darah dengan dahsyat ketika gerhana bulan terjadi.
Tetapi itu tidak terjadi dengan Yakone karena dia mampu mengendalikan darah dengan dahsyat tanpa gerhana bulan. Berkat kekuatan itu, Yakone menjadi seorang penjahat besar di Republic City. Setelah muncul masalah baru yang tidak bisa di atasi oleh kepolisian di Republic City, Aang kemudia turun langsung untuk menghentikan masalah yang terjadi, hingga mengharuskannya berhadapan dengan Yakone. Di awal pertarungan, Yakone memang berhasil mengendalikan tubuh Aang. Tetapi kekuatannya seolah belum ada apa-apanya ketika Aang berubah menjadi Avatar.
Pada akhirnya, Aang berhasil menangkap dan memenjarakan Yakone. Tetapi ancaman tidak berhenti dari sana, karena anak Yakone muncul dan membuat ulah kepada penerus Aang. Aang sebenarnya masih menghadapi banyak villain lain, tetapi skala ancamannya bisa dibilang biasa saja, dan tidak terlalu menggangu.










