Home MOVIE MOVIE FEATURES 10 Film Komedi Paling Kontroversial!

10 Film Komedi Paling Kontroversial!

Beberapa judul film komedi Hollywood masuk dalam kategori film komedi paling kontroversial dengan cerita dan lelucon yang mereka hadirkan. Meskipun film genre komedi bertujuan untuk menghadirkan gelak tawa, namun tidak jarang film komedi justru menghadirkan. Biasanya, kontroversi tersebut muncul karena banyak pihak yang tersinggung dengan cerita atau penggambaran mereka di film tersebut. Tetapi, beberapa pembuat film Hollywood nampaknya berani untuk melakukan hal tersebut. Inilah yang kemudian memunculkan beberapa film komedi yang paling kontroversial.

10 Tropic Thunder

Tropic Thunder merupakan salah satu film komedi yang cukup fenomenal di akhir era 2000an. Film komedi tersebut disutradara dan dibintangi oleh Ben Stiller, serta beberapa nama lainnya seperti Robert Downey Jr., Jay Baruchel, dan beberapa nama lainnya. Tropic Thunder bercerita tentang sekelompok aktor yang mencoba untuk membuat film tentang perang Vietnam.

Mereka semua pergi ke medan perang sungguhan dan benar-benar terlibat dalam perang tersebut. Tropic Thunder jadi film salah satu film komedi paling kontroversial karena beberapa hal. Misalnya, yang pertama adalah banyak pihak yang menganggap film ini mengangkat sisi kelam dari Hollywood. Kedua, bagaimana RDJ mengubah warna kulitnya menjadi hitam dianggap menyinggung kaum kulit hitam. Kontroversi dari RDJ tersebut bahkan masih berlangsung hingga sekarang.

9 White Chicks

Masih berkaitan dengan kontroversi warna kulit, film komedi paling kontroversial selanjutnya adalah White Chicks. Film ini berkisah tentang dua orang agen FBI yang menyamar untuk melindungi target mereka, Wilson bersaudari. Hal tersebut karena muncul laporan dua putri pewaris kerajaan hotel tersebut akan diculik oleh seseorang. Film ini menghadirkan lelucon stereotip tentang ras.

Contohnya, untuk menyamar dan melindungi targetnya kedua agen FBI yang aslinya berwarna kulit hitam memutuskan untuk berdandan menjadi wanita. Mereka berdua juga merubah warna kulitnya menjadi putih. Banyak pihak yang menganggap film komedi ini terlalu banyak menghadirkan lelucon stereotip tentang perilaku orang-orang kulit hitam dan putih. Namun, yang menarik adalah tidak sedikit juga yang mengapresiasi film ini.

8 Dogma

Menghadirkan unsur agama dan juga komedi, mungkin jadi sebuah ide menarik tetapi penuh resiko. Inilah yang kemudian terjadi dengan film Dogma karya Kevin Smith yang rilis di tahun 1999. Filmnya sendiri berfokus pada dua malaikat yang diperankan oleh Matt Damon dan Ben Affleck. Mereka berusaha untuk melakukan berbagai macam cara untuk bisa kembali ke surga.

Salah satu cara mereka adalah dengan “mengakali” aturan dan berbagai hal lainnya yang sudah tercatat dan ada di kitab suci. Tidak butuh waktu lama bagi Kevin Smith dan film ini mendapatkan gelombang protes yang sangat besar dari para penganut Kristani. Mereka menganggap jika film Dogma banyak menyinggung berbagai aturan dan tradisi yang sudah ada sejak lama. Yang paling mengerikan adalah Kevin Smith bahkan sempat beberapa kali mendapatkan ancaman kematian dari sosok yang tidak dia kenal.

7 The Gods Must Be Crazy

Film yang rilis di tahun 1980an ini tentunya sudah tidak asing di telinga Geeks semua. Bersetting di Afrika Selatan, The Gods Must Be Crazy menghadirkan suku Busman yang ada di wilayah Afrika Selatan dan juga salah satu dari mereka yaitu Nixau. Dalam ceritanya, Mpudi diperlihatkan harus berhadapan dengan berbagai kehidupan modern dan juga hal-hal unik lainnya.

Secara narasi dan komersil, film ini berhasil menghibur para penonton. Namun, banyak pihak terutama dari pihak-pihak yang menentang apartheid menolak dan menganggap film ini sebagai sebuah olok-olok. Berbagai ulasan juga menyoroti hal yang sama bagaimana film ini seolah menganggap para suku pedalaman di Afrika sebagai pihak yang kurang cerdas dan cenderung “lucu” dibandingkan manusia “normal” lain.

6 Ace Ventura: Pet Detective

Salah satu film epik yang Jim Carrey bintangi. Ace Ventura merupakan seorang detektif hewan yang memiliki sifat dan kepribadian yang unik dan nyeleneh. Dia memiliki keahlian untuk mencari hewan-hewan yang hilang. Dalam film ini, Ace Ventura mendapatkan misi untuk mencari seekor lumba-lumba dari maskot sebuah tim olahraga yang hilang bernama Snowflake. Ternyata, lumba-lumba tersebut dicuri oleh seorang petinggi kepolisan.

Yang kemudian memunculkan kontroversi dalam film tersebut adalah petinggi kepolisian sekaligus pelaku penculikan Snowflake merupakan seorang karakter transeksual. Hal itu pun memunculkan kontroversi jika filmnya dianggap menghina atau mengolok-olok para transeksual. Film sekuelnya, Ace Ventura: When Nature Calls, juga jadi salah satu film komedi paling kontroversial karena menghadirkan lelucon stereotip dari berbagai ras.

5 American Pie

Franhcise American Pie merupakan komedi dewasa yang paling populer, bahkan hingga sekarang. Film pertamanya sendiri rilis di awal 2000an di mana ceritanya berfokus pada sosok Jim yang hidup di sebuah keluarga religius dan baik-baik. Namun, seperti halnya para remaja laki-laki Jim memiliki hasrat seksual dalam dirinya. Dan hal tersebut membuat Jim dan teman-temannya memutuskan untuk menghilangkan keperjakaan mereka saat momen kelulusan SMA.

Film American Pie banyak mendapatkan kritikan karena dianggap menormalkan seks sebelum pernikahan, seks bebas, dan berbagai kenakalan remaja lainnya. Namun, terlepas dari semua kontroversi dan kritikan yang muncul franchise tersebut terus melahirkan berbagai film dan cerita lain. Hanya saja, standar filmnya sudah dinaikan menjadi khusus dewasa. Sayangnya, hal tersebut tetap tidak merubah citra dari filmnya.

4 Bruno

Nama Sacha Baron Cohen memang terkenal sebagai aktor sekaligus komedian yang paling berani untuk menghadirkan sebuah cerita. Salah satu contohnya adalah bagaimana dia muncul dalam film Bruno. Film ini menghadirkan cerita yang banyak menyinggung berbagai isu-isu yang terjadi di Amerika – dan dunia. Misalnya tentang isu politik hingga masalah seksualitas seseorang.

Sacha Baron Cohen benar-benar membawa film ini pada tingkatan yang sangat ekstrim di mana tidak sedikit pihak yang melakukan protes. Yang paling ekstrim adalah bagaimana proses pengambilan film ini dilakukan secara rahasia, Sacha sempat memunculkan kerusuhan dan kekacauan di sebuah tempat di mana butuh 40 polisi untuk menyelamatkan para kru. Sacha juga mendapatkan ancaman kematian dari berbagai orang dan film ini dilarang tayang di banyak negara.

3 The Dictator

Seperti yang disebutkan di atas, menyinggung sebuah negara dan agama memang menjadi resep ampuh untuk memunculkan sebuah kontroversi besar. Ini juga yang kemudian dihadirkan oleh film The Dictator yang diperankan oleh Sacha baron Cohen. Film ini menghadirkan Cohen sebagai sosok diktator bernama Aladeen yang merupakan sosok pemimpin di sebuah negara Arab bernama Wadiya.

The Dictator sebenarnya berhasil menghadirkan lelucon satir dan sarkasme tentang negara-negara diktator. Secara komersil juga film tersebut bisa dikatakan cukup sukses. Namun, film ini juga nyatanya dianggap menyinggung negara-negara Arab serta umat Islam. Bahkan, dalam salah satu adegan Cohen menghadirkan lelucon yang mereferensikan tentang peristiwa 9 September.

2 The Interview

Rasanya memang masuk akal jika film karya Evan Goldberg dan Seth Rogen ini jadi salah satu film komedi paling kontroversial. Pasalnya, The Interview menghadirkan cerita di mana pihak Amerika Serikat berusaha untuk menghancurkan Korea Utara dan menghabisi sang pemimpin, Kim Jong-Un. Banyak efek domino mengerikan yang kemudian muncul pasca perilisan film ini.

Pertama, situs dari Sony berhasil diretas oleh pihak Korea Utara dan mereka meminta film tersebut untuk ditarik peredarannya. Kedua, film tersebut membuat hubungan bilateral dari Korea Utara dan Amerika memanas. Kim Jong-Un dikabarkan tidak senang dengan hal tersebut, yang mana terdapat spekulasi jika pihak Korea Utara hampir saja memunculkan konflik panjang.

1 Borat

Film komedi paling kontroversial yang terakhir adalah Borat. Lagi-lagi, Sacha Baron Cohen yang kemudian menjadi “dalang” dari berbagai kontroversi yang muncul di film tersebut. Borat sendiri bercerita tentang seorang reporter dari Kazahstan bernama Borat Sagdiyev. Dia pun kemudian mendapatkan kesempatan untuk melakukan pertukaran budaya ke Amerika bersama rekannya, Azamat Bagatov.

Namun, yang terjadi justru hal-hal konyol, tidak terduga, dan hal epik lainnya yang mana bisa dibilang Cohen benar-benar sukses memerankan karakternya. Meskipun Cohen mendapatkan pujian karena mampu “menipu” banyak orang dengan menyamar menjadi Borat, film ini menghadirkan kontroversi global terutama di wilayah Eropa Tengah. Film tersebut dianggap tidak menghadirkan fakta sebenarnya mengenai para penduduk di sebuah desa di Rumania yang dianggap sebagai wilayah Kazahstan.

Para penduduk di sana dipaksa melakukan hal konyol demi gambar sehingga memunculkan kesan jika mereka adalah penduduk yang tidak cerdas. Belum lagi, Cohen menipu penyanyi senior untuk menyanyikan sebuah lagu yang tidak sesuai dengan penjelasan di awal pertemuan mereka. Sampai sekarang, film ini tetap jadi film komedi yang banyak orang-orang perbincangkan.

Meskipun film komedi seharusnya memunculkan gelak tawa, namun dengan alur cerita yang terlalu berani serta bagaimana para pembuat film juga terlalu berani mengangkat isu sensitif maka akan muncul kontroversi di berbagai kalangan. Dan skala kontroversi tersebut tentunya tidak bisa kita tebak, yang mana mungkin bisa megancam stabilitas hubungan sebuah negara.

Exit mobile version