Ending series Secret Invasion episode 4 yang baru saja tayang Disney+ bisa dibilang telah membuat kisah Nick Fury di MCU makin terpuruk. Pasalnya dia harus mengalami deretan kejadian tragis yang menimpa para sekutunya, mulai dari istri Skrull-nya Priscilla sampai sahabatnya Talos. Jika kalian ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi di Secret Invasion episode terbaru. Termasuk bagaimana nasib karaker Priscilla dan Talos, begitu juga dengan fakta mengejutkan terkait sosok di balik identitas Rhodey alias War Machine. Mari langsung saja simak penjelesan ending Secret Invasion episode 4 di bawah ini, Geeks!
Keberpihakan G’iah dan Priscilla
Secret Invasion episode 4 dimulai dengan adegan lanjutan dari ending episode minggu lalu yang memperlihatkan G’iah ditembak oleh Gravik. Dan ternyata G’iah mampu bertahan karena diam-diam dia sudah melakukan ekperimen Super Skrull kepada dirinya. Kemudian pada adegan selanjutnya kita diperlihatkan pada pertemuan singkat antara Gi’ah dan ayahnya Talos. Di mana G’iah terlihat pergi dengan kemarahan karena merasa ayahnya terlalu delusional ingin Skrull berbaur dengan manusia. Meskipun tujuannya masih menjadi misteri, yang jelas dia tidak akan kembali ke Gravik yang telah berusaha membunuhnya.
Di sisi lain kebimbangan juga dirasakan oleh istri Skrull Nick Fury yang bernama Priscilla. Karena dia diberi penting oleh Rhodey untuk membunuh suaminya. Singkat cerita Priscilla dan Fury bertemu di rumah mereka dan sama-sama mengetahui tujuan masing-masing. Ketika keduanya saling menembak, ternyata Nick dan Priscilla lebih memilih memulai hubungan mereka dari awal tanpa saling membunuh. Sebelum Nick pergi untuk melanjutkan upayanya dalam menghentikan rencana Gravik yang menguasai dunia, Priscilla mengatakan kepadanya untuk tidak perlu mengkhawatirkannya.
Dari kisah kedua Skrull wanita di Secret Invasion ini bisa kita simpulkan bahwa di ending episode 4 mereka berdua lebih memilih untuk tidak bersama Gravik, meskipun sang Skrull General tersebut tengah berjuang untuk bangsa mereka. Alasannya sederhana, karena saat ini orang terdekat mereka, Nick dan Talos, memilih untuk tidak menyerah dalam melawan Gravik. Walaupun begitu untuk sekarang alih-alih berjuang, G’iah dan Priscilla lebih memilih untuk bersembunyi sambil merenung apakah di episode selanjutnya mereka akan berbalik melawan Gravik atau tetap berdiam diri.
Rhodey adalah Skrull Wanita
Selain G’iah dan Priscilla, lewat Secret Invasion episode 4 kita juga akhirnya diperkenalkan pada Skrull wanita lain yang ternyata selama ini telah menyamar sebagai Rhodey alias War Machine. Fakta yang cukup mengejutkan ini bermula dari perintah Rhodey kepada Priscilla untuk membunuh Nick Fury. Nick sendiri tampaknya memang sudah sejak awal menyadari ada yang aneh dari diri Rhodey, mungkin sejak episode 2 ketika dia memanggilnya dengan nama depan bukan ‘Fury’. Sekarang setelah semuanya jelas, menjelang ending Secret Invasion episode 4, Nick langsung mendatangi Rhodey di apartemen mewahnya.
Rhodey yang tidak bisa mengelak bahwa dirinya adalah seorang Skrull, berusaha melawan tuduhan Nick dengan mengancamnya akan memperlihatkan footage ketika dia terlihat membunuh Maria Hill. Kita semua tahu bahwa yang membunuh Maria adalah Gravik yang menyamar sebagai Nick. Namun karena footage tersebut terlalu sulit untuk dijelaskan kepada dunia, maka saat ini Nick tampaknya memutuskan untuk mengalah terlebih dahulu.
Kalian pasti bertanya-tanya jika Rhodey di series Secret Invasion adalah seorang Skrull, lantas apakah yang selama ini kita lihat di film-film MCU sebelumnya adalah Skrull juga? Meskipun untuk sekarang belum ada penjelasan konkret, tetapi kemungkinan besar Rhodey yang asli justru tengah di tawan di suatu tempat. Dan yang kita lihat di Secret Invasion ini tidak lebih dari seorang imposter. Cepat atau lambat kita akan mengetahui nasib Rhodey yang sebenarnya, apalagi ke depannya dia dipastikan akan kembali sebagai War Machine di film Armor Wars mendatang.
Gravik Bunuh Talos dengan Kejam
Adegan terakhir di ending Secret Invasion episode 4 bisa dibilang adalah tragedi yang sangat mengenaskan bagi Nick Fury dan sahabatnya Talos. Semuanya bermula ketika Gravik dan para Skrull pemberontak menyamar sebagai teroris Rusia untuk menyerang iring-iringan Presiden Amerika. Tidak lama setelah itu Nick dan Talos datang untuk membantu paspampres Amerika. Sayangnya ketika mereka mencoba menyelamatkan Presiden Ritson dari mobil yang terbalik, Talos justru tertembak.
Meskipun pada akhirnya Nick berhasil menyelamatkan presiden, tetapi dia harus melihat dengan mata kepalanya sendiri ketika Gravik menusuk jantung Talos yang tengah terluka sampai mati. Pada titik inilah Secret Invasion episode 4 berakhir dengan semua keterpurukan yang harus dialami Nick. Apakah Talos mati? Untuk sekarang kemungkinan besar iya, karena dia tidak seperti anaknya G’iah yang sempat punya akses terhadap eksperimen Super Skrull agar bisa hidup kembali.
Ke Mana Nick Pergi Bersama Presiden?
Seperti biasa, ending dari Secret Invasion episode 4 sendiri sengaja dibiarkan menggantung. Di mana Gravik diperlihatkan berhasil kabur bersama para Skrull pemberontak, sedangkan Nick terpaksa meninggalkan jasad Talos demi menyelamatkan Presiden Ritson. Karena pertempuran di ending episode 4 berlangsung di Inggris, bukan tidak mungkin bagi Nick untuk mencari perlindungan dari sekutunya yang merupakan agen MI6, siapa lagi kalau bukan Sonya Falsworth. Berdasarkan spekulasi tersebut sepertinya untuk saat ini Nick akan pergi ke markas Sonya untuk mengamankan presiden Ritson.
Sekian penjelasan tentang ending Secret Invasion episode 4 yang penuh dengan tragedi bagi Nick dan Talos. Mengingat Secret Invasion tinggal tersisa dua episode lagi, sepertinya minggu depan kita akan melihat klimaks dari seriesnya. Gravik mungkin akan melancarkan rencana pamungkasnya untuk memicu perang dunia, di sisi lain Nick juga akan berjuang sekuat tenaga untuk menghentikannya. Siapa yang akan menang? Jawabannya akan terungkap di Secret Invasion episode-episode selanjutnya. Kita nantikan saja ya, Geeks.














