Geeks tentu tahu dengan film Batman & Robin yang rilis di tahun 1997. Filmnya dianggap sebagai film Batman terburuk yang pernah dibuat. Saking negatifnya respon dari penggemar, sang sutradara filmnya, Joel Schumacher juga pernah meminta maaf kepada publik karena gagal membawa nama besar Batman dan justru “mencemarinya”. Keburukan Batman & Robin juga diakui oleh aktor sekelas George Clooney yang membintangi filmnya. Meski dengan segala keburukannya, film ini masih dianggap legendaris. Nah dalam artikel kali ini, kita akan membahas tentang fakta menarik dari film Batman & Robin, dan berikut adalah faktanya.
Ide Awal
Setelah kesuksesan finansial film Batman Forever di tahun 1995, Warner Bros ingin melanjutkan kesuksesan tersebut. Padahal ketika itu, Batman Forever mendapat respon beragam, ada yang menyukai, dan banyak pula yang membenci. Oleh sebab itu Warner Bros tertarik memproduksi sekuel Batman Forever, yang diberi judul Batman & Robin. Warner Bros kemudian menunjuk sutradara Joel Schumacher, dengan naskah garapan Akiva Goldsman.
Schumacher juga menunjuk deretan aktor besar Hollywood untuk membintangi film ini seperti George Clooney sebagai Batman, Uma Thurman sebagai Poison Ivy, Alicia Silverstone sebagai Batgirl, Anrold Schwarzenegger sebagai Mr. Freeze dan Chris O’Donnell sebagai Robin. Namun seperti yang sudah kita lihat, bahwa film ini tak sesuai dengan yang diharapkan Warner Bros, penonton, dan orang-orang dibelakang layar.
Cerita yang Menjanjikan
Sebenarnya, cerita dalam Batman & Robin cukup menjanjikan. Dalam film ini, Batman dan Robin kembali bergabung untuk melindungi Gotham dari ancaman kejahatan. Mereka menghadapi musuh-musuh berbahaya, yaitu Mr. Freeze dan Poison Ivy. Mr. Freeze, seorang ilmuwan yang terperangkap dalam kostum es, memiliki kekuatan membekukan apa pun yang ia sentuh. Dia mengancam akan membekukan seluruh isi kota. Di sisi lain, Poison Ivy, seorang ahli botani jahat, juga berusaha mengendalikan dunia dengan kekuatan tumbuhannya.
Poison Ivy menggunakan kecantikan dan manipulasinya untuk menciptakan pasukan tumbuhan yang setia padanya. Kemunculan dua villain inilah yang membuat Batman dan Robin harus turun gunung untuk menghadapinya. Di saat yang sama, Batman juga harus mengatasi masalah hubungannya dengan Alfred Pennyworth, pelayan setia dan figur ayah baginya. Mereka harus kembali dalam kebersamaan dan kepercayaan untuk mengalahkan musuh-musuh dan menyelamatkan Gotham.
Sekuel Batman & Robin yang Batal
Fakta Batman & Robin berikutnya menyangkut tentang pendapatan dan sekuelnya. Selama pekan pertama perilisan, Batman & Robin hanya mendapatkan pendapatan $42 juta. Dan ketika orang-orang sudah mengetahui bahwa film ini buruk, di pekan kedua, pendapatan yang didapatkan anjlok hingga 63%. Tetapi meski begitu, film ini masih meraup keuntungan total $238 juta, dan masih berada jauh dari yang Warner Bros targetkan. Kegagalan ini menjadi pukulan telak bagi Warner Bros, karena franchise andalan mereka ini tak lagi menghasilkan uang dalam jumlah banyak. Sadar bahwa perusahaan perlu memikirkan kembali tentang proyek Batman selanjutnya, akhirnya Warner Bros membatalkan rencana untuk membuat sekuelnya berjudul Batman Unchained.
Dalam sekuelnya yang rencananya masih akan digarap Schumacher, dia akan membawa aktor Nicolas untuk memerankan Scarecrow. Namun pihak studio telah kehilangan kepercayaan pada kemampuan Schumacher untuk menghadirkan petualangan Batman yang menarik, sehingga akhirnya film tersebut dibatalkan.
Masalah Produksi
Warner Bros ingin agar film Batman & Robin segera dirilis. Karena itulah mereka meminta Schumacher dan Goldsman untuk bergerak cepat. Warner Bros memberikan target rilis film ini di bulan Juni 1997, yang berarti film ini dikembangkan dalam waktu 2 tahun saja dari film sebelumnya. Padahal pada umumnya, jarak perilisan sekuel antara 3 tahunan. Dan Schumacher segera mengusulkan untuk menghadirkan Mr. Freeze sebagai villain utamanya. Setelah naskah rampung, Goldsman tidak yakin dengan hasil kreasinya tersebut. Goldsman juga mengakui bahwa jika naskahnya tetap digunakan, dia khawatir filmnya akan gagal. Tetapi Schumacher tidak mendengarkan kekhawatiran Goldsman yang akhirnya terbukti.
Mendapat Banyak Kritik
Yap, film ini memang mendapat banyak sekali kritik, baik oleh kritikus film maupun penonton biasa. Filmnya dianggap tidak mencerminkan sosok dan karakteristik Batman dengan baik. Bahkan Batman & Robin dianggap seperti film komedi, bukan film superhero pada umumnya. Dialog yang dihadirkan pun sangat buruk dan joke yang dilontarkan sama sekali tidak menghibur. Tak lupa, penampilan dari seluruh bintang yang terlibat juga sama buruknya. Padahal, filmnya dibintangi oleh George Clooney, aktor papan atas Hollywood kala itu.
Penggemar pun membandingkan Batman & Robin dengan film Batman sebelumnya garapan Tim Burton yang memiliki tone yang jauh lebih serius dan kelam, seperti yang dihadirkan di dalam komiknya. Kostum dari Batman pun mendapat kritik keras, dan diakui oleh Clooney sendiri, yang sebenarnya enggan mengenakan kostum tersebut. Ada banyak masalah yang terjadi dalam film ini, sehingga banyak kritik bermunculan.
Itulah dia Geeks beberapa fakta tentang film Batman & Robin. Meski buruk, tetapi diakui bahwa film ini sangat legendaris karena keburukannya itu. Menurut Geeks, apakah film ini seburuk itu















