Seperti yang kita tahu, waralaba Fast & Furious yang telah eksis selama dua dekade lebih ini pada dasarnya adalah tentang ‘keluarga balap’ yang bersatu untuk menyelesaikan misi. Namun, ketika memasuki film kesembilannya yang berjudul F9 (2021), ada satu anggota keluarga yang hilang, dia adalah Luke Hobbs yang diperankan oleh aktor Dwayne ‘The Rock’ Johnson. Faktanya, The Rock memang telah menyatakan bahwa dirinya sudah tidak ingin lagi kembali di Fast & Furious. Apa sebenarnya alasan Dwayne mengambil keputusan drastis tersebut? Mari kita bahas lebih dalam di bawah ini, Geeks!

Bermula dari Konflik Dengan Vin Diesel

Sebagai pengingat, aktor yang sering dipanggil The Rock ini pertama kali bergabung dengan waralaba Fast & Furious pada tahun 2011, tepatnya di film Fast Five sebagai bounty hunter sekaligus agen Diplomatic Security Service bernama Luke Hobbs. Dia kemudian mengulang perannya di film Fast & Furious 6 (2013), Furious 7 (2015), dan film kedelapan yang berjudul The Fate of the Furious (2017). Saat menjelang perilisan film kedelapan itulah konflik antara Dwayne dan jajaran pemeran Fast & Furious mulai terungkap. Di mana Dwayne meluapkan semua kemarahannya melalui postingan Intagram.

Dalam postingan yang kini telah dihapus, Dwayne menyatakan “Lawan main wanita saya selalu luar biasa dan saya suka mereka. Namun hal tersebut tidak berlaku untuk lawan main pria. Bebera di antara mereka memang berdiri sebagai pria profesional, sedangkan yang lainnya tidak. Yang tidak adalah mereka yang terlalu pengecut untuk melakukannya.” Tidak lama setelah itu, sambil menyesali postingannya, Dwayne juga sempat berbicara kepada Vanity Fair bahwa orang yang dimaksud dalam kemarahannya adalah Vin Diesel, pemeran Dominic Toretto di waralaba Fast & Furious.

Advertisements

Pada saat itu, The Rock sendiri mengatakan bahwa sebenarnya masalah mereka telah selesai, dengan keputusan bahwa dia tidak akan pernah kembali lagi di film ‘utama’ Fast & Furious selanjutnya. Namun, saat Dwayne dan karakternya Hobbs kembali dengan sebuah film spin-off berjudul Hobbs and Shaw (2019), hal ini langsung menyulut emosi pemeran Fast & Furious lain, yaitu aktor Tyrese Gibson. Dalam postingan Instagram yang kini telah dihapus, Tyrese merasa bahwa Hobbs and Shaw adalah bukti keegoisan Dwayne yang malah menghadirkan sebuah film tentang dirinya sendiri.

Membalas pernyataan tersebut, Dwayne sempat mengungkapkan bahwa dia sangat kecewa dengan lawan mainnya tersebut, mengingat dia merasa hubungan mereka sebelumnya baik-baik saja. Pada akhirnya, lagi-lagi mereka menyelesaikan masalahnya dengan bertemu langsung, sama seperti yang Dwayne lakukan sebelumnya dengan Vin. Namun, itu semua ternyata tidak mengubah keputusan Dwayne yang telah bertekad tidak akan kembali lagi ke waralaba utama Fast & Furious.

The Rock Menolak Ajakan Rujuk Diesel

Dengan tayangnya film F9 tanpa The Rock, awalnya para penggemar berpikir bahwa semua aktor dan kru Fast & Furious telah berhasil move on. Namun, faktanya pada bulan November tahun lalu, Vin kembali mengungkit luka lama dengan mencoba membujuk Dwayne agar mau kembali. Menariknya, upaya ini dia sampaikan melalui sebuah postingan Instagram, di mana dia memanggil Dwayne sebagai ‘saudara kecilnya’. Vin bahkan menambahkan bahwa hal ini sengaja dia lakukan karena telah berjanji kepada mendiang Pablo alias Paul Walker untuk membuat ending Fast & Furious terbaik.

Alih-alih mendapatkan respons yang baik, dalam sesi wawancaranya dengan CNN, Dwayne justru mengatakan bahwa Vin sebenarnya sudah tahu bahwa dia tidak akan mau kembali ke waralaba Fast & Furious. Menurut Dwayne “postingan Vin adalah sebuah contoh dari sifat manipulasinya. Saya tidak suka ketika dia melibatkan anak-anaknya dan kematian Paul Walker. Jauhkan mereka semua dari itu. Kita telah berbicara tentang ini beberapa bulan lalu dan semuanya sudah sangat jelas.” Pada titik ini kita tahu bahwa Dwayne telah menolak ajakan rujuk Vin, yang menurutnya duduk permasalahannya sudah cukup jelas.

Nasib Karakter Hobbs di Fast & Furious

Berdasarkan semua masalah dan juga penyelesaian yang telah terjadi di antara para pemain Fast & Furious ini, sudah cukup jelas bahwa The Rock dan karakternya Hobbs tidak akan pernah muncul kembali di film Fast X dan Fast Furious 11 mendatang. Walaupun begitu, pada tahun 2021 lalu, Dwayne sempat mengungkapkan bahwa dia sebenarnya sudah memberikan idenya kepada Universal Pictures terkait film Hobbs & Shaw 2.

Sayangnya, karena sempat terpotong pandemi dan juga kesibukan Dwayne di industri perfilman Hollywood, sejak saat itu film Hobbs & Shaw 2 masih belum mendapatkan kabar pembaruan lagi. Walaupun begitu, sampai detik ini baik pihak Dwayne maupun Universal masih belum menyatakan bahwa proyek Hobbs & Shaw telah dibatalkan. Ada kemungkinan Universal memang berniat untuk menghadirkan film sekuel tersebut setelah film Fast X dan Fast Furious 11 dirilis secara berurutan pada 19 Mei 2023 dan Februari 2024 mendatang. Jika benar seperti itu, artinya perulangan karakter Hobbs masih belum berakhir.

Itulah pembahasan tentang alasan sebenarnya The Rock hengkang dan tidak mau kembali di waralaba Fast & Furious. Dengan semua masalah intens yang telah dia lalui bersama jajaran pemeran lain, tampaknya keputusan Dwayne memang tidak bisa diganggu gugat. Sepertinya Dwayne merasa bahwa jika dia berubah pikiran, masalah lama pasti akan muncul kembali di lokasi syuting Fast X atau Fast Furious 11. Sehingga baginya, berhenti dari Fast & Furious adalah keputusan terbaik yang bisa dia ambil ‘untuk saat ini’.