Eiichiro Oda akhirnya ungkap fakta sebenarnya mengenai apa yang terjadi dalam peritiwa  mengerikan di Ohara pada 20 tahun yang lalu. Hal ini berdasarakan informasi bocoran yang muncul di media sosial tentang One Piece chapter 1066. Seperti yang kita ketahui, dalam chapter sebelumnya pun Oda Sensei sudah mulai mengungkapkan berbagai rahasia mengenai apa yang sebenarnya terjadi pada masa lalu.

Hal ini dimulai dengan terungkapnya fakta bahwa teknologi yang ada di Egghead merupakan gambaran dari teknologi masa lalu. Dan ada kemungkinan juga bahwa teknologi tersebut merupakan milik Kerajaan Kuno atau Ancient Kingdom. Fakta ini tentunya mengejutkan, karena hal tersebut membuat kita berpikir bagaimana sebenarnya kehidupan pada masa lalu.

Dan setelah Oda Sensei mengungkapkan tentang kemungkinan apa yang ada pada masa abad yang hilang, Oda kembali mengungkapkan fakta tentang peristiwa di Ohara. Seperti yang Geeks ketahui bahwa peristiwa Ohara adalah salah satu peristiwa mengerikan dan menyedihkan di seri One Piece. Hampir semua orang tewas dalam peristiwa tersebut, kecuali Nico Robin.

Spoiler One Piece

Lalu, apa yang terjadi pada chapter 1066? Chapter tersebut memiliki judul “The Will of Ohara” atau “Tekad Ohara.” Chapternya sendiri dibuka dengan fakta bahwa Monkey D. Dragon dan Vegapunk ternyata ada di Ohara pada 20 tahun lalu, ketika World Government memutuskan untuk menghancurkan pulau tersebut. Yang menarik juga adalah ternyata mereka mengenal sosok Dr. Clover, sosok sejarawan yang tahu tentang abad kekosongan.

Pasca menyaksikan sendiri bagaimana mengerikannya World Government serta bagaimana penduduk Ohara menjadi korban dari kekejaman mereka, akhirnya Dragon memutuskan untuk membentuk sebuah pasukan. Kemudian, yang tidak kalah menarik juga adalah fakta bahwa ternyata tidak semua buku yang ada di Ohara hangus terbakar. Ternyata buku-buku tersebut berhasil diselamatkan. Ini tentunya jadi salah satu fakta peristiwa Ohara yang mengejutkan yang Oda hadirkan.

Dalam informasinya, pada saat itu, sekelompok raksasa muncul di Ohara. Mereka semua membantu untuk membawa buku-buku berharga tersebut menuju pulau Elbaf. Kelompok raksasa tersebut dipimpin oleh “seseorang yang menggunakan perban di seluruh tubuhnya.” Siapa dia? Tidak lain adalah Jaguar D. Saul. Di akhir chapternya, Oda menghadirkan juga momen epik di mana Luffy akhirnya bertemu dengan sosok Vegapunk asli.

Dalam pertemuan tersebut, Vegapunk tahu jika Luffy adalah anak dari Dragon. Dan dia juga tahu bahwa Luffy suatu hari akan datang ke pulau Egghead dan bertemu dengannya. Kabar baik untuk Geeks semua adalah tidak ada jeda mingguan untuk pekan depan. Artinya, chapter 1067 akan rilis sesuai jadwal yaitu pada tanggal 15 November mendatang. Dan untuk versi terjemahannya sendiri baru akan rilis pada 21 November 2022.

Spekulasi

Lagi-lagi Oda menghadirkan momen epik di beberapa chapter terakhir seri One Piece. Oda Sensei seolah ingin membuktikan kepada para fans bahwa fase terakhir ceritanya akan sangat luar biasa. Ada beberapa hal menarik yang muncul di chapter 1066 tersebut. Pertama adalah tentang hubungan Vegapunk dan Dragon. Ternyata, mereka memang memiliki koneksi yang cukup dalam.

Bagaimana kemudian Oda menghadirkan fakta bahwa mereka berdua juga terlibat atau berada di Ohara saat peristiwa mengerikan itu terjadi tentunya sangat tidak terduga. Kedua, sedikit demi sedikit Oda mulai menghadirkan informasi tentang sosok Dragon. Setelah sempat menjadi misteri, akhirnya Oda mulai sering menghadirkan Dragon di akhir cerita ini. Dan berbagai faktanya pun mulai terkuak.

Terakhir, para fans akhirnya akan melihat bagaimana sebenarnya sosok Vegapunk di chapter ini. Setelah Oda Sensei berhasil menghadirkan kejutan, dengan memunculkan sosok kloning Vegapunk, akhirnya sang ilmuwan akan muncul dalam wujud aslinya. Dan yang perlu dicatat adalah kabarnya informasi yang muncul baru sebagian kecil dari informasi penting lain yang ada di chapter tersebut.

Irvan Sukmaningrat
Irvan adalah content writer yang berpengalaman di bidang pop culture termasuk film, otaku stuff dan gaming. Di Greenscene, Irvan berfokus untuk coverage di topik seputar Otaku.