Akhir-akhir ini nama Deadpool dan Wolverine kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar Marvel. Hal itu bisa terjadi karena aktor Ryan Reynolds dan Hugh Jackman baru saja mengumumkan bahwa mereka akan mengulang perannya sebagai kedua karakter tersebut di film Deadpool 3. Sampai saat ini masih belum terungkap akan seperti apa plot dari filmnya. Yang jelas, banyak penggemar yang sudah tidak sabar dengan aksi dari para karakter berkemampuan healing factor tersebut.

Ketika berbicara tentang kemampuan healing factor di Marvel Universe, tentunya tidak ada yang lebih terkenal dari Deadpool dan Wolverine. Karena faktanya mereka berdua memang pemilik healing factor terdahsyat dalam sejarah Marvel. Hal inilah yang kemudian membuat para penggemar kembali bertanya-tanya, apa yang akan terjadi jika mereka berdua saling bertarung? Siapa pemilik healing factor terkuat? Untuk itulah kali ini kita akan mencoba kembali mengulas seperti apa kehebatan healing factor dari masing-masing karakter ini. Sehingga kalian bisa mendapatkan gambaran atas jawabannya di akhir pembahasan.

Healing Factor Membuat Wolverine Makin Hebat

Di Marvel Comics, Wolverine adalah seorang mutan brutal dari Kanada yang lahir pada abad ke-19. Sejak awal dia sudah mempunyai kemampuan panca indra super, healing factor, dan cakar yang terbuat dari tulang di masing-masing tangannya. Setelah terlibat Weapon X Program, semua tulang dan cakarnya berubah menjadi adamantium yang jauh lebih kuat lagi. Sejak saat itu kemampuan healing factor-nya bahkan meningkat sangat pesat. Membuatnya dapat cepat pulih meskipun mengalami cedera yang sangat fatal. Termasuk ketika tubuhnya tertembak, tertusuk, terbelah, bahkan terurai.

Saat menghadapi villain bernama Nitro, dia bahkan pernah dibakar hidup-hidup sampai hanya tersisa tulang adamantiumnya. Namun, dengan cepat sel-sel di tubuhnya langsung tumbuh dengan sendirinya, mulai dari jaringan saraf, daging, kulit, sampai akhirnya utuh kembali. Bahkan dalam beberapa kesempatan lainnya, dia juga pernah diceritakan ‘nyaris’ mati karena ledakan dan serangan lainnya. Namun, pada akhirnya Wolverine selalu tampak ‘hidup kembali’ dengan keadaan yang jauh lebih hebat lagi. Karena pengalaman dan rasa sakit telah mengajarinya cara untuk bertahan hidup.

Yang lebih menariknya lagi, seiring dengan berjalannya waktu, kemampuan healing factor-nya ini mulai memengaruhi berbagai aspek lain di tubuhnya. Saat ini healing factor telah membuatnya kebal terhadap racun, virus, penyakit, obat-obatan, dan bahkan alkohol. Usianya juga terlihat berjalan lebih lambat dari orang-orang yang tidak mempunyai healing factor. Untuk tingkat yang lebih tinggi lagi, kemampuan healing factor di otaknya bahkan telah membuat Wolverine kebal terhadap pengendalian pikiran. Hanya dengan ini Wolverine tercatat sebagai salah satu mutan terkuat dalam sejarah Marvel.

Deadpool Mempunyai Healing Factor Paling Unik

Berbeda dengan Wolverine, Deadpool sama sekali tidak terlahir dengan kekuatan mutan. Awalnya dia hanyalah seorang pembunuh bayaran yang selalu menyelesaikan tugasnya dengan cara-cara kejam. Kehidupannya mulai berubah saat dia menderita penyakit kanker yang mengancam nyawanya. Untuk menyembuhkannya, dia lantas bersedia untuk menjadi subjek eksperimen Weapon X, yang ‘mencangkok’ kemampuan healing factor Wolverine ke dalam tubuhnya. Sejak saat itu dia memang tidak pernah sembuh dari penyakit kankernya, tetapi healing factor telah berhasil membuatnya bertahan hidup sampai sekarang.

Healing factor terus bekerja di dalam tubuhnya, memperbaiki semua sel yang terus-menerus rusak karena kanker. Hal inilah yang membuat healing factor-nya lebih unik dan juga lebih berbahaya bagi orang lain. Tidak seperti healing factor Wolverine yang biasanya dapat ‘ditularkan’ kepada orang lain. Suatu hari ras alien Skrull pernah mencuri sampel sel Deadpool dengan harapan mereka bisa menciptakan pasukan Skrull berkemampuan healing factor. Faktanya, sel Deadpool ternyata malah menghancurkan sel ‘sehat’ para Skrull dan membuat tubuh mereka perlahan-lahan hancur.

Pada dasarnya efek dari healing factor Deadpool sama seperti milik Wolverine. Di mana dia menjadi kebal terhadap penyakit, pengendalian pikiran, dan juga cedera fatal. Bedanya, karena sejak awal sel di dalam tubuh Deadpool sudah hancur, efek dari healing factor justru membuatnya tidak menua sama sekali. Jika Wolverine tetap menua dengan kecepatan yang sangat lambat, Deadpool justru tetap pada usia saat dia pertama kali mendapatkan healing factor. Dalam kisah alternatifnya di multiverse, dia bahkan terlihat masih sama meskipun usia manusianya sudah mencapai 800 tahun.

Siapa Pemilik Healing Factor Terkuat?

Setelah mengetahui sehebat apa kemampuan healing factor masing-masing karakter, sekarang tiba saatnya kita mengetahui siapa pemilik healing factor terkuat. Pada dasarnya, baik Deadpool maupun wolverine, keduanya sebenarnya sulit untuk mati, Karena bagi mereka, kemampuan healing factor seakan bergerak lebih cepat dari kematian. Mereka berdua sama-sama pernah sembuh dari luka yang tidak masuk akal. Seperti tubuh terbelah, hancur berkeping-keping, tubuh terurai sampai ke tingkat partikel terkecil, dan luka-luka lainnya yang mungkin akan membunuh manusia super lain.

Namun, jika harus memilih siapa pemilik healing factor terkuat, sebenarnya ada perbedaan yang cukup fundamental antara keduanya. Menurut Marvel, healing factor Wolverine jauh lebih superior dari Deadpool. Bukan karena Wolverine pemilik healing factor pertama, atau karena Deadpool bukan mutan. Melainkan karena adamantium di tubuh Wolverine telah membuat healing factor-nya nyaris bekerja secara ‘instan’. Di sisi lain Deadpool membutuhkan waktu yang lebih lama untuk menyembuhkan lukanya. Seperti yang sempat terlihat di film Deadpool 2 saat Juggernaut membelah tubuhnya.

Itulah pembahasan mengenai siapa pemilik healing factor terkuat, jawabannya adalah Wolverine. Walaupun begitu, jika keduanya bertarung, sebenarnya ada penilaian yang jauh lebih luas lagi untuk mengetahui siapa yang lebih hebat. Dan yang terpenting, semuanya kembali lagi kepada penulis yang menyajikan cerita mereka. Bisa Deadpool yang menang, atau bisa juga Wolverine, atau bahkan keduanya bisa sama-sama kalah dan mengulang siklus pertarungan mereka. Hanya waktu yang bisa menjawabnya. Kita lihat saja nanti seperti apa keseruan dari petualangan mereka berdua di film Deadpool 3 mendatang.