Saat ini DC adalah salah satu perusahaan hiburan Amerika, khususnya komik, yang sangat populer di seluruh dunia. Semua itu bisa terjadi karena upaya dari para orang di dalamnya yang telah berjuang memperkenalkan komik-komik DC. Bahkan jauh sebelum pendirinya Malcolm Wheeler-Nicholson meresmikan perusahaan DC pada tahun 1939, yang pada saat itu masih bernama National Allied Publications. Nama DC sendiri sebenarnya baru muncul setelah komik tentang Superman dan Batman mulai populer di Amerika.

Namun tahukah kalian, terlepas dari semua sejarah panjang tersebut, ternyata Superman dan Batman yang debut pada tahun 1938 dan 1939 secara berurutan, bukanlah superhero pertama DC. Pada kenyataannya orang-orang kreatif DC sudah bergerilya memperkenalkan kisah-kisah komiknya sejak tahun 1935. Di mana setidaknya ada lima hero yang telah mereka perkenalkan jauh sebelum era Superman dan Batman. Penasaran ‘kan? Langsung saja simak daftarnya di bawah ini, Geeks!

Jack Woods

Jack Woods adalah hero pertama DC yang sering terlihat mengenakan baju biru dan syal merah. Karakternya sendiri pertama kali muncul pada tahun 1935 melalui komik perdana dari National Allied Publications alias DC Comics yang berjudul New Fun Comics #1. Dia digambarkan sebagai seorang Texas Ranger, polisi koboi yang sering berhadapan dengan para penjahat dari Meksiko. Di kisah pertamanya dia bahkan terlihat berhasil meringkus dua penjahat sekaligus. Hal ini mengindikasikan bahwa sejak awal DC memang sudah menciptakan karakter yang lebih kuat dari manusia pada umumnya.

Dr. Occult

Tidak banyak yang tahu bahwa Doctor Occult sebenarnya debut sebelum Batman. Bahkan sejak awal, dia sudah terkenal sebagai detektif manusia yang khusus menangani masalah gaib. Muncul pertama kali di komik New Fun #6 yang rilis pada tahun 1935, Doctor Occult adalah hero pertama DC yang mengenakan jubah dan celana dalam di luar. Dengan jimat saktinya, Doctor Occult selalui berhasil menangain sejumlah kasus yang tidak bisa ditangani oleh manusia biasa. Pada tahun 1985, DC pernah membawa karakternya ke DC Universe melalui komik All-Star Squadron #49. Sejak saat itu dia terkenal sebagai Detektif Hantu terbaik di DC Universe.

Speed Saunders

Cyril Saunders alias Speed Saunders adalah salah satu detektif pertama DC yang terkenal sering menyelesaikan berbagai kasus berbahaya. Saunders sendiri pertama kali muncul di Detective Comics #1 yang rilis pada tahun 1937. Faktanya nama DC sendiri sebenarnya adalah inisial dari Detective Comics yang dimulai dengan kisah Saunders. Alasan mengapa dia disebut ‘Speed’ Saunders adalah karena dia selalu menyelesaikan kasusnya dengan sangat cepat. Pada tahun 1999, komik JSA Returns: Sensation Comics #1 menceritakan bahwa Speed Saunders ternyata adalah sepupu dari Shiera Sanders alias Hawkgirl.

Slam Bradley

Selain Speed Saunder, Detective Comics #1 juga telah memperkenalkan detektif hebat lainnya yang bernama Slam Bradley. Meskipun Slam debut di halaman setelah kisah Speed, tetapi petualangannya terbilang lebih panjang. Dalam kesempatan lain dia juga pernah bekerja sama dengan Batman yang baru muncul dua tahun setelahnya. Kerja samanya dengan superhero lain bahkan tidak berhenti sampai di situ saja. Pada tahun 1981, Slam Bradley kembali muncul di Detective Comics edisi ke-500, di mana dia bekerja sama dengan Batman dan Catwoman untuk menyelesaikan sebuah kasus.

Jor-L

Nama Jor-L mungkin terdengar cukup familier bagi para penggemar komik DC modern. Faktanya, dia memang mempunyai nama yang sama dengan ayah Kal-El alias Superman. Namun, selebihnya dia sama sekali tidak ada hubungannya dengan Superman. Jor-L yang satu ini adalah polisi masa depan yang eksis pada tahun 3000-an. Dengan baju biru dan penutup kepala yang mirip seperti topeng Batman, Jor-L pertama kali muncul di komik New Adventure Comics #12 pada tahun 1937. Jor-L sendiri adalah hero DC yang pertama kali melakukan petualangan ke luar angkasa. Di mana pada saat itu DC memang lebih banyak menceritakan kisah tentang detektif daripada polisi luar angkasa.

Itulah para superhero pertama DC yang ternyata telah melakukan debutnya jauh sebelum Superman dan Batman. Para superhero ini mungkin pada akhirnya menjadi sumber inspirasi bagi banyak superhero modern. Hal tersebut terlihat dari komposisi warna merah dan biru yang juga diterapkan sebagian besar kostum awal superhero DC lainnya. Jika diambil kesimpulan, kebanyakan komik DC sebelum tahun 1940 memang lebih berfokus pada kisah detektif. Cukup masuk akal mengapa akhirnya DC mengambil nama dari inisial komik mereka yang pertama kali populer, yaitu Detective Comics.